Assalamu'alaikum Wr Wb, Awak juga mohon maaf kalo ada salah2 kata atau salah2 tulis dalam kita berinteraksi.. Semoga dalam Ramadhan kali ini kita diberikan kesehatan dan kesempatan untuk beribadah dan lebih mendekatkan diri kepada Allah SWT.
--- Pada Sen, 9/8/10, Muslim Armas <[email protected]> menulis: Dari: Muslim Armas <[email protected]> Judul: [immam] Marhaban Ya Ramadhan Kepada: [email protected] Tanggal: Senin, 9 Agustus, 2010, 9:34 AM Sama-sama, kami sekeluarga juga mohon dibukakan pintu maaf atas segala kesalahan dan khilaf. Semoga puasa kita dan ibadah Ramadhan kita diterima Allah SWT. آمِّيْنَ يَا رَبَّ الْعَالَمِيFrom: "Teuku Gandawan" <tganda...@gmail. com> Sender: im...@yahoogroups. com Date: Mon, 9 Aug 2010 00:56:00 +0000To: Milis IMMAM<im...@yahoogroups. com>ReplyTo: im...@yahoogroups. com Subject: [immam] Marhaban Ya Ramadhan السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ Mohon maaf atas segala laku yang tak tepat, kata yang salah, canda yang terlalu. Izinkan saya dan keluarga bisa memasuki bulan Ramadhan dengan maaf yang ikhlas. Terima kasih. وَ السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُ Salam, Gandawan *sustainability should focus on processes and teams, rather than on a small group of people who thinks he's superman
