Cemana cerita menghina Tuhan Hindu ni?
Siapa yg menghina? Apanya dijadikan sendal?

Yang kulihat di TVOne beberapa hari lalu liputan tentang makin rukunnya Muslim 
India dengan Muslim Melayu di bulan Ramadhan kali ini di kota Medan...


*sustainability should focus on processes and teams, rather than on a small 
group of people who thinks he's superman

-----Original Message-----
From: "syahganda nainggolan" <[email protected]>
Sender: [email protected]
Date: Sun, 22 Aug 2010 08:16:04 
To: <[email protected]>
Reply-To: [email protected]
Subject: Re: [immam] Fw: [kalam_salman] Masjid di bakar

Juga tuhan ummat hindu dijadikan sandal

Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss...!

-----Original Message-----
From: "Muslim Armas" <[email protected]>
Sender: [email protected]
Date: Sun, 22 Aug 2010 07:54:18 
To: <[email protected]>
Reply-To: [email protected]
Subject: Re: [immam] Fw: [kalam_salman] Masjid di bakar


Kalau aku lihat banyak kepentingan yg bermain, bagaimana "teroris" di Aceh 
sebelumnya latihan dulu di Mako Brimob Kelapa Dua, ustadz ABB koq ditangkap 
lagi tanpa ada bukti baru, kelihatannya Kapolri juga lagi cari muka ke SBY dan 
negara adidaya...sementara yg lain juga bermain memperkeruh keadaan...
-----Original Message-----
From: "syahganda nainggolan" <[email protected]>
Sender: [email protected]
Date: Sun, 22 Aug 2010 06:59:10 
To: <[email protected]>
Reply-To: [email protected]
Subject: Re: [immam] Fw: [kalam_salman] Masjid di bakar

Ingat, ummat hindu juga lagi ngamuk di Medan, karena tuhannya dijadikan sendal. 
Kelihatannya isu2 ini terkait rencana pergantian Kapolri atau meningkatnya 
ekskalasi anti SBY?

Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss...!

-----Original Message-----
From: "Muslim Armas" <[email protected]>
Sender: [email protected]
Date: Sun, 22 Aug 2010 05:31:27 
To: <[email protected]>
Reply-To: [email protected]
Subject: Re: [immam] Fw: [kalam_salman] Masjid di bakar


Jangan sampailah kita teradu domba sehingga Medan menjadi Ambon kedua, yg 
diminta PBI sudah benar, biarlah hukum yg menyelesaikannya, kalo Poldasu gak 
bertindak, ke Polri kita demo, yg penting jgn sampai umat Islam yg minoritas di 
Porsea sana terdzalimi...kalo udah sampai begitu, wajib hukumnya kita membela 
mereka...

-----Original Message-----
From: [email protected]
Sender: [email protected]
Date: Sat, 21 Aug 2010 23:00:58 
To: <[email protected]>
Reply-To: [email protected]
Subject: Re: [immam] Fw: [kalam_salman] Masjid di bakar

Memang zionis selalu berusaha menyusup ke semua kelompok utk melakukan adu 
domba, apalagi mengingat target mereka utk terciptanya new world order semakin 
dekat. Semua negara akan dilemahkan lewat peperangan, dengan perang dan mind 
control (menciptakan berita2 yg membuat orang memiliki keyakinan dan opini yg 
salah) mereka menguasai masyarakat dunia. Pembantaian camp sabra shatila th 82 
contoh bagaimana mereka menggerakkan kelompok phalangist kristen libanon 
membantai pengungsi palestina. Terorisme di indonesia jg adalah contoh 
bagaimana mereka menyusupi dan membelokkan kelompok2 islam guna menciptakan 
opini yg salah. 
Minggu lalu saya mendengar ustad ceramah mengatakan ada mesjid yg dihancurkan 
kelompok kristen di medan tapi semua orang diam saja, tapi ketika hkbp di 
bekasi diserang banyak orang islam yg mengkritik. Ceramah ini ada menimbulkan 
kesan menggunakan logika balas dendam. Jika benar ada pengrusakan mesjid apakah 
benar kita boleh balas dendam dengan cara yg sama di daerah lain? Hati2 dengan 
rekayasa zionis. Kristen advent sendiri sudah menganggap paus sudah 
dikendalikan zionis dan menurut kepercayaan mereka Paus yg berikutnya nanti 
adalah jelmaan Lucifer.  Mereka akan terus melakukan rekayasa, tapi rekayasa 
Allah jauh lebih unggul (sori, lupa ini quran surat dan ayat berapa).


Sent from my BlackBerry®
powered by Sinyal Kuat INDOSAT

-----Original Message-----
From: "norman ginnting" <[email protected]>
Sender: [email protected]
Date: Sat, 21 Aug 2010 15:01:48 
To: <[email protected]>
Reply-To: [email protected]
Subject: Re: [immam] Fw: [kalam_salman] Masjid di bakar

Waduh...bahaya ini berita!..please jangan disebarluaskan..karena masyarakat 
Sumut yang heterogen, multi enik dan agama sudah berapa kali dipancing untuk 
rusuh dan diadu domba..banyak yg mau melihat Sumut jadi seperti Ambon dulu, 
rusuh.. tapi kita masyarakat Sumut sudah biasa bersatu walaupun beda agama 
karena ada Dalian Natolu di Batak atau Rakut Sitelu di Karo. Kita sebagai anak 
Sumut jangan ikut2an terpancing..
Wass,
NG
Powered by Telkomsel BlackBerry®

-----Original Message-----
From: "Teuku Gandawan" <[email protected]>
Sender: [email protected]
Date: Sat, 21 Aug 2010 14:41:59 
To: Milis IMMAM<[email protected]>
Reply-To: [email protected]
Subject: [immam] Fw: [kalam_salman] Masjid di bakar


Ada yg tau kasus ini?

*sustainability should focus on processes and teams, rather than on a small 
group of people who thinks he's superman

-----Original Message-----
From: [email protected]
Sender: [email protected]
Date: Sat, 21 Aug 2010 14:34:50 
To: Kalam Salman<[email protected]>; Diklat Kader 
Salman<[email protected]>; Alumni Al-Azhar 
91<[email protected]>; <[email protected]>; setiadi 
ihsan<[email protected]>
Reply-To: [email protected]
Subject: [kalam_salman] Masjid di bakar

Sedulur-sedulur se-jagat..
Sebuah berita dr sumatera utara.
Apa yg hrs kita perbuat?

Negeri ini sptnya memang sdh dtanam bom waktu olh penjajah kafir yg suatu saat 
akan meledak.
Bom waktu utk mencegah kebangkitan islam di nusantara, melayu raya.

Salam,
Nurcholid


Pembakaran Mesjid Terjadi di Sumatera Utara, Luput Dari Perhatian Media 
Nasional atau apa?

MEDAN  - Mungkin berita ini tidak ramai terdengar, karena media-media nasional 
seperti tidak tertarik memberitakannya atau peristiwa ini luput dari perhatian 
mereka?

Sebuah Mesjid yang terletak di wilayah Sumatera Utara dibakar habis oleh orang 
tidak dikenal.  Mesjid Syeikh Ali Martaib yang terletak di Desa Lumban Lobu, 
Kecamatan Porsea, Kabupaten Toba Samosir, Tapanuli Utara dibakar pada akhir 
Juli lalu.

Menurut laporan, mesjid ini telah tiga kali dibakar secara sengaja.  Masjid 
berusia ratusan tahun tersebut dibakar pertama kali pada tahun 1986, saat itu 
Mesjid masih bernama Mesjid Fii Sabilillah, dibakar sleuruh karpet dan sajadah 
yang berada di dalamnya.  Di tahun 2009 kembali terjadi pembakaran, yaitu 
pembakaran mushaf-mushaf Al-Qur'an dan buku-buku keagamaan hingga mengenai 
Mihrab mesjid.  Lalu terakhir pada 27 Juli 2010 lalu, Mesjid ini dibakar 
sekitar pukul 5.00 pagi ba'da Shubuh oleh orang tak dikenal.

Masjid itu merupakan salah satu masjid tertua di Kecamatan Porsea yang 
diperkirakan sudah  berusia ratusan tahun dan berdiri di wilayah mayoritas 
Nasrani. Saat ini kondisi bangunan masjid tinggal puing-puing dan hanya  
sebagian kecil bagian dinding terbuat dari papan itu  tersisa.  Dari kondisi 
lapangan menunjukkan, kasus kebakaran pada masjid di Porsea itu  cenderung  
karena disengaja dan direncanakan, seperti yang dilaporkan waspada medan.  

Dewan Pimpinan Pusat Persatuan Batak Islam (PBI) mengutuk keras aksi pembakaran 
tersebut dan mendesak Polda Sumatera Utara untuk mengusut kasus ini.

“Kami yakin terbakarnya masjid Fiisabilillah tersebut cenderung tindak 
kejahatan, karenanya Polda sumut perlu mengusut tuntas dan menangkap para 
pelaku pembakaran rumah ibadah itu”,  kata Ketua Umum DPP PBI Prof DR H Abdul 
Muin Sibuea, MPd kepada pers di Medan, Rabu (4/8), seperti yang dilansir 
waspadamedan.com.

Tragisnya, pasca pembakaran Masjid tersebut belum ada pengusutan serius dari 
Polres  Tobasa. Maka PBI berharap agar Poldasumut mengambil alih pengusutan 
kasus ini. 
Berbicara mengenai peristiwa ini, Ustadz Abu Jibriel mengatakan, "Siapa yang 
memicu permusuhan dan peperangan, Islam atau salibis?"

"Perang di ambon, perang di poso mereka lah yang memulai, di bekasi pada hari 
pendidikan nasional mereka memulai membuat onar di masjid agung bekasi, kini 
terjadi lagi di Sumatera.  Karena itu umat Islam harus segera bangkit 
menyatukan langkah untuk bersiap menghadapi peperangan yang mungkin tidak lama 
lagi akan dicetuskan oleh mereka," lanjutnya.

Saat ummat Islam beramai-ramai menuntut dibubarkannya kebaktian liar di Bekasi, 
berbagai kalangan memprotes aksi ummat Islam dan mengatakan melanggar HAM, tapi 
saat terjadi pembakaran sebuah Masjid, rumah ibadah ummat Muslim, dimana suara 
kelompok-kelompok tersebut?  Bukankah hal ini juga melanggar HAM? (haninmazaya)



Sent from my BlackBerry®
powered by Sinyal Kuat INDOSAT

------------------------------------

Untuk berpartisipasi dana pada kegiatan KALAM SALMAN, kirim ke :
Bank Syariah Mandiri, no: 009-0132660, a/n Keluarga Alumni Masjid (KALAM) 
Salman ITBYahoo! Groups Links





------------------------------------

Yahoo! Groups Links





------------------------------------

Yahoo! Groups Links





------------------------------------

Yahoo! Groups Links





------------------------------------

Yahoo! Groups Links





------------------------------------

Yahoo! Groups Links





------------------------------------

Yahoo! Groups Links





------------------------------------

Yahoo! Groups Links





------------------------------------

Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/immam/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/immam/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke