MENYULAP TESSA JADI MACHO
Banglis

 
Banglis dijual perpaket
 
Cukup tempel pakai double tape atau bisa juga dibaut (
 

Banglis alias cambang dan alis tebal, merupakan lambang kemaskulinan. Cewek pun pasti langsung terpesona melihat pria seperti itu. Nah, ternyata kesan itu pun bisa diterapkan pada motor Tessa Kaunang; Yamaha Mio.

Hasilnya, bisa menyulap sosok betik (bebek matik) yang semula imut-imut, jadi lebih padat berisi, macho dan kekar. Pengaplikasiannya juga simpel, tinggal pakai doubel tape atau dibaut. Biayanya juga terjangkau, kok. Alamak mana tahan awak!

TAK SEPERTI FAIRING
Apa ada yang menolak bila Mio dibilang cantik? Bodi ramping dan punya pinggul aduhai. Ayo taruhan, gimana kalo bintang iklannya diganti laki-laki berewokan dan berkumis tebal. Ih, enggak janji, deh yang ada malah jibang alias jijik banget.

Johanes Hanafi tak ingin melawan kodrat yang digariskan pabrikan Yamaha. Intinya, meski diperuntukkan bagi wanita, namun tak membuat pria jadi kemayu saat menungganginya. Jadi, ia pun merekayasa sayap Mio yang kecil agar terlihat lebih kekar.

Lalu menambahi alis pada kedua sisi dekat sein. "Idenya dari aksesori Mio di Thailand. Tapi biar gampang diingat, penambahan peranti tadi saya sebut cambang dan alis Mio," ujar pemilik toko aksesori Motor Bike di Pasar Mobil Kemayoran (PMK), Jakpus.

Nah, menempelnya cambang dan alis di sayap besutan 'Tessa Kaunang' itu, malah bikin gregetan. "Asyik aja ngeliatnya, Mio gua jadi lebih kekar," ucap Ardi Mawardi yang ikut memasang banglis pada Mio warna biru 2005 miliknya.

Banglis itu dibuat dari fiberglass. Untuk cambang, lekukannya mengikuti kontur sayap orisinal bagian bawah. Sehingga bila diperhatikan sekilas, seolah tampak menyatu bukan komponen tambahan. "Bagusnya lagi bagian dalam tak kopong seperti fairing. Tapi dilapis sehingga terlihat padat," ungkap Leonardo Basuki pemilik toko Win Audio yang ikutan tren pasang banglis.

Pasti Anda menebak banglis tersebut berat? Ternyata enggak juga, tuh. Sebab bobotnya cukup ringan saat diangkat, karena bagian dalam kosong. Sebab itu kenapa Johanes percaya diri menggunakan double tape untuk merekatkan banglis di Mio.

Di situ juga sebenarnya dibuatkan dudukan baut agar tidak mudah dilepas tangan jail. Namun masalahnya, pemilik Mio harus rela mengebor sayap agar baut dapat terpasang. "Tidak semua orang mau. Inginnya saat dilepas tak ada yang rusak," ujar pria yang memokuskan diri berdagang pernik dari Thailand.

Dengan harga paket Rp 425 ribu berikut pemasangan, banglis sudah bisa menonjolkan kemaskulinan Mio. Selain itu, peranti itu juga tak cuma hiasan, tapi berfungsi ganda. Sebab bentang sayap lebih lebar, air hujan tak mudah menyiprat ke sepatu dan celana.

Ini buat yang enggak mau dibatasi! Erol
[EMAIL PROTECTED]


--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
Anda menerima pesan ini karena Anda tergabung pada grup Grup Google "InBike Community" grup.
 To post to this group, send email to [email protected]
 Untuk keluar dari grup ini, kirim email ke [EMAIL PROTECTED]
 Untuk pilihan lainnya, lihat grup ini pada http://groups.google.com/group/Inbike
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---

Kirim email ke