---------- Forwarded message ----------
From: Allan < [EMAIL PROTECTED] >
Date: Apr 14, 2006 12:25 AM
Subject: FSRJ Safety Riding dan Macetnya Jakarta
To: [EMAIL PROTECTED]
SAFETY RIDING DAN MACETNYA JAKARTA
Ahh banyak sudah yang berbicara tentang Safety Riding, tapi masih belum puas juga diri ini ingin ngomong tentang safety riding, filosofi yang ingin saya tularkan kepada bro semua disini adalah prinsip dan turunan dari arti kata Safety Riding.
Kalau semata-mata yang kita dapatkan dari pelatihan safety riding baik dari materinya MSF USA, HDCI maupun ATPM semua merujuk kepada how to up-grade skill kita dalam mengendarai sepeda motor agar selamat, dimulai dari kesiapan fisik, motor, perlengkapan pelindung kemu dian diteruskan bagaimana kita naik dan turun dari motor, bagaimana kita menambah dan mengurangi kecepatan, menikung dan menjaga keseimbangan, melakukan scanning dan positioning selama diperjalanan, apakah itu cukup bagi kita untuk memahami sebuah arti kata dari Safety riding ?, lalu apa hubungannya dengan stop sebelum garis putih, apa hubungannya dengan tidak menyalakan sirine, strobo, apa hubungannya dengan Arogansi, punya SIM?
Ada pemahaman yang lebih luas dari sebuah kata Safety Riding yaitu Aman dan Nyaman, saya mengedepankan kata Aman terlebih dahulu baru kemu dian Nyaman, Aman berarti kita mengamankan diri kita terlebih dahulu terhadap semua kemungkinan mengalami resiko kecelakaan yang mungkin terjadi, ini berarti kita mengendarai motor pada ambang bawah batas kemampuan kita mengendarai sepeda motor, pada ambang bawah kemampuan kita mengantisipasi kondisi sekitar, Aman juga harus berlaku kepada lingkungan sekitar kita, termasuk pengguna jalan yang lainnya, karena jika sekitar kita tidak aman maka kondisi itu akan mengancam keamanan kita.
Kedua Nyaman, nyaman dalam hal ini adalah nyaman dijalan, kalau sama-sama berada dijalan maka kita akan berinteraksi dengan pengguna jalan lainnya, yang masing masing ingin juga Aman dan Nyaman, jika semua memiliki keinginan yang sama dengan latar belakang yang berbeda maka harus ada saling pengertian diantara sesama pemakai jalan, dan jika pengertian itu belum ada haruslah ada sebuah guideline tegas yang mengarah kesana, dan seharusnyalah peraturan lalu lintas menjadi guideline tumbuhnya rasa nyaman dikalangan pengguna jalan.
Itulah pemahaman sederhana mengapa kita harus membiasakan diri berhenti sebelum garis stop, tidak menggunakan sirine, tidak arogans dll, agar kita merasa nyaman, agar orang lainpun merasa nyaman, jadi Safety Riding tidak semata-mata memenuhi kepentingan diri kita sendiri, tapi juga memenuhi kepentingan pengguna jalan lainnya.
Beberapa kali saya katakan dalam talk-show maupun pelatihan SRC, bahwa yang utama dalam penerapan safety riding di jalan raya, adalah bagaimana kita menerapkan prinsip aman dan nyaman, bukan bagaimana kita mampu menikung dengan rebah serebahnya hingga foot step nempel aspal, atau mengendarai sepeda motor kita diatas ambang kemampuan sepeda motor itu sendiri.
Persoalan sekarang adalah kondisi lalu lintas Jakarta yang sedemikian carut marutnya, lalu lintas di Jakarta semakin dirasakan tidak efisien, mahal dan menguras emosi, bisakah prinsip aman dan nyaman kita terapkan ?
Sedikit mengurai tentang kondisi lalu lintas di Jakarta, dasar berfikir kita haruslah bertumpu pada bahwa sistim transportasi yang baik akan memberi andil yang bagus kepada ekonomi, social politik dan ujung-ujungnya peradaban, semakin buruk tata transportasi (darat) semakin lambat pergerakan ekonomi, social politik maupun peradaban ( itulah kenapa Meneer Deandles membuat jalan "tol " dari Anyer hingga Panarukan, masih inget ?? ),
Jakarta belum mempunyai sistim transportasi massal seperti di negara tetangga, buruknya sistim transportasi ini telah membuat masyarakat urban di Jakarta mencari alternative dan sepeda motor-lah sasarannya, kecil, lincah dan murah ( biaya operasional sepeda motor masih lebih murah dibandingkan bus regular sekalipun ) apa lagi ditambah kebijakan pemerintah didalam penjualan sepeda motor, maka yang terjadi tahun ini ada 4 juta sepeda motor di Jakarta, dan lucunya motor dituding sebagai biang keladinya kemacetan sampe-sampe mau ada jalur khusus sepeda motor, pelarangan sepeda motor melintas pada ruas-ruas jalan tertentu, dan yang lebih parah data kecelakaan menunjukan 80% kecelakaan lalu lintas dialami oleh pengguna sepeda motor.
Belum lagi masalah kompetensi seseorang menggunakan sepeda motor, boro-boro tahu safety riding dengan turunan Aman dan Nyaman, punya SIM juga nggak, persoalan lain juga gak kalah yang bikin sakit kepala adalah Tilang dengan segala sistimnya yang seharusnya sebagai sistim punishment malah menjadi ajang mencari tambahan dana ( dari pak Polisi yg gajinya kecil, tapi tugasnya seabrek ), maka jadilah polisi sebagai watch dog ( anjing penjaga ) you salah gw terkam, kalo perlu gw jebak , padahal seharusnya kan gak begitu,…
Lalu bagaimana kita bisa berbuat, pertama kita harus meyakini bahwa kebenaran harus dijalankan dan kita mulai dari diri kita sendiri dari lingkungan kita sendiri, toh kita menyadari bahwa Safety Riding ujung-ujungnya adalah untuk keselamatan kita sendiri, maka mulailah dengan diri sendiri, kedua kita bergerak secara bersama-sama menajdi katalisator dari pergerakan besar yang berkeinginan untuk memperbaiki kondisi lalu lintas Jakarta yang carut marut ini, melalui pemahaman dan penerapan safety riding.
Saat ini pergerakan safety riding yang berujung kepada tertib lalu lintas sudah menggelinding, beberapa perusahaan besar juga sudah gerah melihat kondisi ini dan ikut serta dalam kampanye safety riding, minggu ini telah dimulai dari kota Lampung, akankah kita sebagai seseorang yang banyak mengalami kondisi pahitnya lalu lintas Jakarta akan berdiam diri ?, ayo kita berbuat sesuatu….
DICKY SATYADEWA
TRiC - 077
InBIKE - 031
HTML - 853
HORNET - 151
( www.tric.or.id) & (www.inbike.org)
----------------------------------------------
http://dickydewa.multiply.com
--
DICKY SATYADEWA
TRiC - 077
InBIKE - 031
HTML - 853
HORNET - 151
(www.tric.or.id) & ( www.inbike.org)
----------------------------------------------
http://dickydewa.multiply.com
--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
Anda menerima pesan ini karena Anda tergabung pada grup Grup Google "InBike Community" grup.
Untuk mengirim pesan ke grup ini, kirim email ke [email protected]
Untuk keluar dari grup ini, kirim email ke [EMAIL PROTECTED]
Untuk pilihan lainnya, lihat grup ini pada http://groups.google.com/group/Inbike
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---

