From: Suryo Gumilar < [EMAIL PROTECTED]>
Date: Aug 2, 2006 1:55 PM
Subject: [kks_melati] Nonton RCTI 17 jam = generasi potato couch
To: [EMAIL PROTECTED]
Pada masa ini, televisi menjadi media informasi tak terpisahkan bagi masyarakat, tidak saja di Indonesia namun diseluruh dunia. Televisi juga menjadi media propaganda ampuh untuk penyebaran pesan, pemikiran dan ideologi.
Masih ingat saat TVRI menjadi mercu suar mesin propaganda Orba ? Yang baik-baik disiarkan yang buruk-buruk ditutupi, orang-orang yang menjerit minta keadilan disebut teroris, penjahat, cecunguk dan sebutan negatif lain. Pikiran rakyat dibentuk melalui televisi, sehingga peran propaganda ini turut membantu 32 tahun rezim Orba berkuasa.
Maka, televisi juga menjadi elemen pembentuk karakter bangsa. Televisi turut berperan dalam membentuk pola pikir masyarakat. Dia bagai pisau bermata dua. Buruk televisi maka buruklah rakyat.
Sayangnya, yang terjadi di negeri ini kebanyakan adalah buruknya televisi.
Seri sinetron menjual mimpi dan jauh dari kenyataan, reality show yang menjual si miskin demi rating, hingar bingar pesta pora dan entertainment memadati layar kaca. Menjauhkan masyarakat dari realita negeri ini yang makin bobrok, digerogoti baik dari luar maupun dari dalam.
Televisi lalu menjadi candu. Melupakan masyarakat dari segala kesenjangan, hutang-hutang dan membiusnya dalam kepalsuan sinema, hiburan, nyanyian, pencarian idol, acara hantu-hantuan dan gosip.
Parahnya lagi, televisi yang sudah bobrok ini dirayakan. Dan cara merayakannya pula kembali mematikan pergerakan aktif masyarakat.
Adalah RCTI yang akan berulang tahun sweet 17th, punya hajatan memecahkan rekor nonton RCTI selalam 17 jam. Nontsop. Tentu berhadiah, 50 juta.
Jadilah kita menjadi generasi potato couch. Dididik untuk didepan televisi, nongkrong, dari pagi hingga malam hanya untuk menonton televisi. Tidak gerak, pasif apalagi dengan makanan ditangan, wuah posisi wueenak tenan.
Pupus sudah harapan meraih prestasi bangsa diolahraga karena generasi penerusnya terkena obesitas. Pupus sudah harapan meraih prestasi emas olimpiade Fisika, Matematika, Kimia, Komputer karena seharian nonton tayangan yang tidak mendidik sama sekali.
Pupus sudah harapan mengenal dan mencintai alam kembali karena hanya sekedar untuk bangkit dari sofa nyaman dan pergi berkebun, tracking naik sepeda, naik gunung, pergi ke pantai kalah oleh nafsu nonton televisi.
Pupus sudah semangat kritis dan kekeluargaan masyarakat karena waktu untuk pergi keluar untuk menyapa tetangga saja tidak ada karena dihabiskan nonton televisi.
Adalah seorang dari RCTI diundang ke suatu seminar lalu berkata
"Saya melarang anak saya untuk menonton televisi karena tayangan televisi merusak"
Lalu ada peserta bertanya bagaimana mungkin anda yang insan pertelevisian justru melarang anak anda padahal justru anda yang membuat program-program televisi tersebut ?
Si RCTI itu lalu tersenyum, suatu senyum ketidak berdayaan.
Apakah kita sebegitu tidak berdayanya ?
sumber:
Harian Seputar Indonesia formulir pendaftaran nonton RCTI 17 jam
http://www.rcti.tv/nonton 17 jam
[EMAIL PROTECTED]
Untuk mengubah mode digest dimana anda menerima ringkasan email dlm sehari : [EMAIL PROTECTED]
You are receiving Individual Emails Change Delivery Settings
Visit Your Group | Yahoo! Groups Terms of Use | Unsubscribe
__,_._,___
--
DICKY SATYADEWA
TRiC - 077
InBIKE - 031
HTML - 853
HORNET - 151
(www.tric.or.id) & (www.inbike.org)
----------------------------------------------
http://dickydewa.multiply.com
--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
Anda tergabung dalam milis Indosat Bikers Community (InBike)
-----------------------------------------------------------------------------------------------
hapus reply email yang tidak berguna untuk efisiensi email
-----------------------------------------------------------------------------------------------
Untuk mendaftar kirim email data diri ke [EMAIL PROTECTED]
Untuk keluar milis kirim ke [EMAIL PROTECTED]
Untuk mengirim ke milis email ke [email protected]
http://www.inbike.org
http://inbike-2006.fotopic.net
http://inbike.multiply.com
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---

