Regards,
Adiyanto
Email-only user

----- Original Message ----- 
From: <[EMAIL PROTECTED]>
Sent: Friday, June 24, 2005 4:40 PM
Subject: Re: BPPT Tawarkan Software Gratis


From: [EMAIL PROTECTED]
Subject: BPPT Tawarkan Software Gratis

Kamis, 23 Juni 2005  9:09:00

BPPT Tawarkan Software Gratis

Software gratis BPPT itu adalah Komura, Kantaya, Kasipena, dan Kutahu. Badan 
Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) kembali menawarkan software 
alternatif. Beberapa di antaranya sudah pernah diperkenalkan empat tahun silam.

"Ada empat aplikasi yang tersedia untuk beragam kepentingan," ujar Sulistyo 
Suhrowardi, direktur Pusat Pengkajian dan Penerapan Teknologi Informasi dan 
Elektronika, BPPT, kepada wartawan, Rabu (22/6/2005). Keempat software tersebut 
adalah Komura, Kantaya, Kasipena, dan Kutahu. Aplikasi tersebut diluncurkan 
sebagai software alternatif bagi mereka yang ingin menggunakan peranti lunak 
berlisensi. "Keempat software yang dibuat BPPT ini merupakan software General 
Public License (GPL)," jelas Sulistyo.

Kendati merupakan software GPL yang semestinya bisa memungut biaya atas 
pendistribusian program komputer, BPPT menggratiskan keempat software tadi. 
Dengan sendirinya, keempat software tadi bisa dimanfaatkan secara luas oleh 
masyarakat tanpa perlu membayar sepeser pun. "Pihak lain diperbolehkan 
menyalin, mendistribusikan, dan bahkan modifikasinya," ucap Sulistyo.

Peluncuran Komura, Kantaya, Kasipena, dan Kutahu, lanjut Sulistyo, dilakukan 
untuk menjawab kebutuhan software berlisensi di masyarakat. Keempat software 
itu diyakini bisa menggantikan posisi program-program komputer bajakan yang 
marak dipergunakan masyarakat. "Apalagi, cara penggunaannya tidak jauh berbeda 
dengan software komersial," katanya.

Sulistyo belum dapat memastikan apakah software yang dikembangkan BPPT akan 
dijadikan sebagai software resmi di kalangan institusi pemerintahan. Sejauh 
ini, belum ada komitmen yang tegas soal hal tersebut. "Pemerintah daerah 
Ponorogo (Jawa Timur), Bali, dan Binjai (Sumatera Utara) malah sudah lebih dulu 
memanfaatkannya," ungkapnya.

Perangkat lunak yang disediakan untuk perkantoran itu bertajuk Kantaya. Ini 
merupakan web-based groupwave. "Kantaya bisa dijalankan di sistem operasi 
manapun. Programnya mirip dengan Microsoft Exchange ataupun Lotus Domino," 
cetus Sulistyo.

Sementara itu, untuk pengelola warung internet tersedia Komura. Komura adalah 
sistem jaringan komputer murah. Software ini sangat cocok untuk warung internet 
yang beroperasi sebagai game center. Sistem jaringan komputernya terdiri dari 
server Linux WinBI dan sejumlah terminal berupa komputer sederhana tanpa 
hard-disk. "Sayangnya, belum semua multiplayer game bisa dimainkan di Komura," 
sesal Sulistyo.

Dari segi skala ekonomi, Sulistyo memaparkan Komura akan lebih ekonomis 
ketimbang pembelian komputer secara terpisah. Kesimpulan ini berlaku untuk 
pembelian komputer di atas empat unit. "Komura tersedia dalam CD bootable yang 
bisa langsung dipasang untuk membangun jaringan komputer yang murah. Peminatnya 
juga dapat men-download-nya di www.software-ri.or.id."

BPPT juga memperkenalkan Kasipena. Perangkat lunak ini merupakan Kantaya untuk 
dunia pendidikan. "Sedangkan Kutahu adalah contoh e-learning sederhana," ujar 
Sulistyo. Keempat open source software tersebut dipastikan Sulistyo kompatibel 
dengan aplikasi-aplikasi desktop dari software komersial. Format file-nya sudah 
standar. "Penggunanya bisa menyimpan file dalam format rtf ataupun pdf."

Berdasarkan hasil riset, Kementerian Riset dan Teknologi memantau hal-hal yang 
menjadi penghambat penguasaan komputer di masyarakat. Riset ini melibatkan 
kalangan pemerintah daerah, usaha kecil menengah, serta dunia pendidikan. 
"Biaya komunikasi dan perangkat keras masih mahal, terbatasnya pelatihan, dan 
kendala bahasa adalah penyebabnya," ungkap Sulistyo.

BPPT berharap ketersediaan software gratis dengan kinerja yang dapat diandalkan 
akan membuat penguasaan komputer di Indonesia meningkat. Terlebih, software 
tersebut tersedia dalam tampilan bahasa Indonesia. "Kami tidak memiliki target 
khusus dalam hal jumlah pengguna." (rei)

© 2005 Hak Cipta oleh Republika Online

Hangtuah Digital Library
-


[Non-text portions of this message have been removed]



 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/Indo-Linux/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 



Kirim email ke