Date: Sat, 31 Dec 2005 19:55:13 UT
From: Ibrahim Abdul Kohar <[EMAIL PROTECTED]>
Subject: Nomor Bukti Buku Tragedi Kemanusiaan 1965-2005
 
 
Link Nomor Bukti Buku Tragedi Kemanusiaan 1965-2005 Dec 31, '05 2:54 PM ET
for everyone
 
Link: 16J42

Sekedar Tanda Terima
Nomor Bukti Buku
Tragedi Kemanusiaan 1965-2005
Antologi Puisi Cerpen Esai Curhat
karya tulis para penulis:
Aguk Irawan MN
A. Kohar Ibrahim
Amarzan Ismail Hamid
Arira
Bayu Abdinegoro (Narcxist)
Daniel Mahendra
Eep Saefulloh Fatah
Fadjar Sitepu
Ferren Bianca
Francisca Fanggidaej
Hartinah Sareko
Heri Latief
Ilham Aidit
Indraningrum
Iramani-id
Mario
Mawie Ananta Jonie
Mandia Patra
MiRa
Nadir Attar
Omie Lubis
Petra Dipantara
Pramoedya Ananta Toer
Pringgo Widagdo
Putu Oka Sukanta
Ragil Nugroho
Septi Wulandari
Setyaning
Sihar Ramses Simatupang
Svetlana
Tari
Tom Iljas
T. Iskandar A.S.
Tuti Martoyo
Utji Kowati Fauzia
Yonathan Rahardjo
Zeta Rosa


Hasil penerbitan kerjasama "Sastra Pembebasan" dan Penerbit Toko Buku Malka Bandung, 2005, yang peluncurannya dilakukan pada tanggal 29 September 2005 bertempat di Pusat Dokumentasi Sastra HB Jassin, Taman Ismail Marzuki, Jalan Cikini Raya 73, Jakarta. Dengan pembicara: Ilham Aidit. Pembahas: KH Abdurrahman Wahid, Mantan Presiden RI; Asvi Warman Adam, Peneliti LIPI; Eep Saefulloh Fatah, Penulis, columnis; Rieke Dyah Pitaloka, Artis. Moderator: Witaryono. Musik: Frannky Sahilatua.

Buku yang baik tema yang diangkat maupun proses daya upaya penerbitannya saya anggap bersejarah bahkan boleh dikata merupakan semacam variasi "anak zaman yang melahirkan zaman" jika diingat perjalanan perjuangan kehidupan masyarakat manusia yang panjang -- sejak manusia mampu mengekspresikan diri dengan sarana gambaran kehidupan di tembok geleri guha-guha. Alhasil sejarah perjalanan peradaban-kebiadaban manusia bukan baru sejak 1500 atau 2005 tahun, melainkan 30.000-an tahun SM!

Buku ini memang sungguhnyalah menggelitik hati jika disimak isinya yang terdiri dari "kumpulan tulisan anak korban, sang korban dan pemerhati masalah pembantaian G30S-1965." Sebagai suatu "Antologi 40 Tahun Tragedi Berdarah 1965" yang sampai detik ini belum juga terjelaskan-jemelaskan dari pihak-pihak yang paling bertanggungjawab dengan segala alasan dan motivasinya. Alasan dan motivasi yang secara hakiki masih berkarakter penghinaan atas kebenaran sekaligus atas manusia dan kemanusiaan.

Mengingat materi isinya yang beragam macam dalam bentuk prosa dan puisi setebal hampir 350 halaman itu, yang baru saya terima Saptu 31 Desember 2005, belum sempat saya baca dalam waktu singkat harini juga. Maka dari itu saya belum bisa memberikan kesan-kesan yang selayaknya. Hanya ingin menggarisbawahi baris-baris kata pengantar atau "semacam prolog"nya, antara lain bahwa "Kumpulan ini hanyalah salah sebuah cara dari banyak hal untuk menyadarkan kita, manusia Indonesia, yang tak boleh lari dari kenyataan sejarahnya sendiri....Empat dasa warsa telah berjalan. Dan kita masih lagi terus merawi sejarah. Dengan beragam macam versinya. Hingga sampailah kita pada depan gerbang kebenaran yang sejati. Meski entah kapan."

"Namun satu hal yang pasti: pengabur sejarah kebenaran, tersipu-sipu malu, berdiri pergi meninggalkan meja diskusi, berjalan menyeret diri, terseok-seok, dan menghilang di tikungan jalan. Jalan kebenaran!"

Dan akhirnya saya pun menggaris-bawahi saran Pramoedya Ananta Toer yang tertera di kulitmuka buku tersebut, sebagai berikut: "Setelah empat puluh tahun, tuntutan itu tetap harus dilakukan. Bukti-buktinya jelas: siapa yang digulingkan dan siapa yang menggulingkan."

Hasil terbitan berupa buku yang menggores sejarah bermakna cerah ini adalah sebagai pelengkap dari rangkaian buku yang sudah maupun yang tentunya banyak lagi akan hadir dan mengalir di tengah masyarakat manusia Indonesia -- cepat atau lambat. *** (AKI)



Information about KUDETA 65/ Coup d'etat '65click: http://www.progind.net/  
http://geocities.com/lembaga_sastrapembebasan/


Yahoo! Photos
Ring in the New Year with Photo Calendars. Add photos, events, holidays, whatever.

Hancurkan Kapitalisme,Imperialisme,Neo-Liberalisme, Bangun Sosialisme !
******Ajak lainnya bergabung ! Kirimkan e-mail kosong (isi to...saja)ke:
        [EMAIL PROTECTED] (langganan)
        [EMAIL PROTECTED] (keluar)
Site: http://come.to/indomarxist




SPONSORED LINKS
Indonesia visa Indonesia phone card Indonesia calling card
Indonesia travel Indonesia Indonesia hotel


YAHOO! GROUPS LINKS




Kirim email ke