--- Lulu <[EMAIL PROTECTED]> wrote:

Cantumkan Nama Anda, Dukung Petisi Freeport

Sudah waktunya rakyat menghentikan “penjajahan”
Freeport. Menuntut pemerintahan SBY berani bertindak
!. Cantumkan nama Anda, Dukung Petisi “SELAMATKAN ASET
BANGSA, SELAMATKAN RAKYAT PAPUA ! Dengan mengirim
(nama, alamat atau asal organisasi) ke [EMAIL PROTECTED]
org atau [EMAIL PROTECTED] org

SELAMATKAN ASET BANGSA, SELAMATKAN RAKYAT PAPUA !

Telah 40 tahun Freeport mengeruk emas dan tembaga di
Papua. Ibarat sebuah penjajahan di abad modern,
perusahaan asal Amerika Serikat ini menguasai cadagan
emas terbesar dan tembaga kedua terbesar di dunia,
yang berada di Papua. Tak ada perubahan berarti di
Papua setelah kehadiran Freeport, sebaliknya :
pemiskinan, pelanggaran HAM dan kerusakan lingkungan
meningkat pesat dan menjadi potret dominan disekitar
pertambangan PT Freeport.

Gaji salah seorang CEO Freeport mencapai Rp 432 Milyar
pertahun, sementara rakyat Papua harus puas dengan
penghasilan Rp 2 juta pertahun.

Freeport memasok emas terbesar kedua ke negaranya.
Sementara rakyat Papua harus bergumul dengan jutaan
ton limbah tailing yang sekiranya diekspor ke Jawa,
bisa menenggelamkan Jakarta, Depok, dan Bekasi
sekaligus. Masing-masing dengan kedalaman lima meter.

Freeport mendapat pengamanan ketat tentara dan Polisi
yang dibayar jutaan dolar pertahun. Sementara
suku-suku yang hidup disekitar pertambangan Freeport
hidup tanpa rasa aman, terus di intimidasi, mengalami
ketegangan serta pelanggaran HAM. Sebagian dari mereka
harus mengais emas di limbah tailing perusahaan dengan
resiko dikejar dan ditembaki tentara.

Indonesia hanya mendapatkan tetesan royalti dan pajak
yang tak seberapa. Sementara Freeport bahkan mampu
membeli perusahaan tambang Raksasa Phelps Dodge
seharga USD 26 Milyar .

Sudah waktunya rakyat menghentikan “penjajahan”
Freeport. Menuntut pemerintahan SBY berani bertindak
!. Cantumkan nama Anda, Dukung Petisi “SELAMATKAN ASET
BANGSA, SELAMATKAN RAKYAT PAPUA ! Dengan mengirim
(nama, alamat atau asal organisasi) ke [EMAIL PROTECTED]
org atau [EMAIL PROTECTED] org


Petisi ini dibuka hingga tanggal 22 April 2007 dan
akan diserahkan kepada :
(1) DPR RI, DPD dan Presiden RI
(2) Komisi ECOSOC PBB
(3) Presiden dan Kongres Amerika Serikat
(4) Pemegang Saham PT Freeport McMoran
(5) Pemerintahan negara yang membeli hasil Tambang PT
Freeport

PETISI

SAATNYA BERTINDAK BENAR DAN BERANI :
SELAMATKAN ASET BANGSA, SELAMATKAN RAKYAT PAPUA !

Tambang PT Freeport Indonesia (PT FI) adalah bukti
salah urus sektor pertambangan di Indonesia dan bukti
tunduknya hukum dan wewenang negara terhadap
korporasi. Pemerintah menganggap emas hanya sebatas
komoditas devisa yang kebetulan berada di Tanah Papua.
Telah sekian lama Pemerintah menutup mata terhadap
daya rusak industri pertambangan yang begitu dalam di
Tanah Papua.

Selama 40 tahun beroperasi,   PT Freeport telah
merusak tak hanya pegunungan Grasberg dan Erstberg,
tetapi sudah merubah bentang alam seluas 166 km
persegi di daerah aliran sungai Ajkwa, mencemari
perairan di muara sungai dan mengkontaminasi sejumlah
besar jenis mahluk hidup, dan mengancam perairan
dengan air asam tambang berjumlah besar.

Kesejahteraan penduduk  penduduk Papua semakin jauh
dijangkau. Di wilayah operasi PT Freeport, sebagian
besar penduduk asli berada di bawah garis kemiskinan
dan terpaksa hidup mengais emas yang tersisa dilimbah
PT Freeport. Timika bahkan menjadi tempat
berkembangnya penyakit mematikan seperti HIV/AIDS,
bahkan jumlah penderita  tertinggi berada di Papua.

PT Freeport masih menyisakan persoalan pelanggaran HAM
yang terkait dengan tindakan aparat keamanan Indonesia
di masa lalu dan kini. Ratusan orang telah mengalami
pelanggaran HAM berat bahkan meninggal dunia tanpa
kejelasan. Hingga kini tidak ada satu pun pelanggaran
HAM yang ditindaklanjuti serius oleh Pemerintah bahkan
terkesan diabaikan.

Sementara itu, dari tahun ke tahun PT Freeport terus
mereguk keuntungan dari tambang emas, perak, dan
tembaga terbesar di dunia. Para petinggi PT Freeport
terus mendapatkan fasilitas, tunjangan dan keuntungan
yang besarnya mencapai 1,5 juta kali lipat pendapatan
tahunan penduduk Timika. Kondisi wilayah Timika bagai
api dalam sekam, tidak ada kondisi stabil yang
menjamin masa depan penduduk Papua.

Pemerintah harus segera melakukan upaya nyata dan
terukur untuk menyelesaikan kasus PT Freeport.
Pertambangan PT Freeport di Papua harus ditinjau
ulang. Pemerintah harus segera membentuk panel
independen melalui peraturan presiden yang terdiri
dari para ahli hukum, lingkungan, sosial, ilmuwan,
tokoh-tokoh HAM dan wakil masyarakat Papua. Panel ini
dibentuk untuk melakukan tindakan sebagai berikut:

1.        Melakukan perubahan Kontrak Karya PT FI,
yang lebih menguntungkan rakyat Papua khususnya, dan
Indonesia pada umumnya.
2.        Melakukan evaluasi terhadap seluruh aspek
pertambangan PT FI mulai dari pengelolaan lingkungan
hidup, pelanggaran HAM serta  sosial ekonomi.
3.        Memfasilitasi sebuah konsultasi penuh dengan
penduduk asli Papua terutama yang berada di wilayah
operasi PT FI dan pihak berkepentingan lainnnya
mengenai masa depan pertambangan tersebut.
4.        Menindaklanjuti temuan-temuan pelanggaran
hukum melalui instansi yang berwenang, termasuk
diantaranya sejumlah pelanggaran hukum lingkungan,
perpajakan, dan pelanggaran HAM yang terjadi di masa
lalu dan saat ini.
5.        Memetakan dan mengkaji sejumlah skenario
bagi masa depan PT FI di Tanah Papua, termasuk
kemungkinan penutupan, pengurangan kapasitas produksi,
pengolahan limbah, dan pengembalian keuntungan kepada
rakyat Papua secara bermartabat.

Jakarta, 28 Maret 2007


       
____________________________________________________________________________________
8:00? 8:25? 8:40? Find a flick in no time 
with the Yahoo! Search movie showtime shortcut.
http://tools.search.yahoo.com/shortcuts/#news


Bersatu Rebut Kekuasaan: Hancurkan Kapitalisme, Imperialisme, Neo-Liberalisme, 
Bangun Sosialisme!

Situs Web: http://come.to/indomarxist
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/indo-marxist/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/indo-marxist/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    mailto:[EMAIL PROTECTED] 
    mailto:[EMAIL PROTECTED]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 

Kirim email ke