Dear Mas Fazra,
Tahun lalu, saya juga implementasi Export Import dari Oracle 9i ke Oracle 10g 
RAC, lancar dan tidak ada kendala sama sekali. Dengan Estimasi Down Time Server 
30 menit dgn Database sebesar 300 GB, pada Server Pentium 4 - 3 Ghz, RAM 4 GB, 
mengunakan SAN dgn Fiber Optic. File DMP simpan di SAN, itu lebih cepat 
daripada transfer dari PC lain atau Storage lain.

Disini saya melakukan Export Import dari BACKUP SERVER ke MAIN SERVER. Jadi, 
artinya bahwa MAIN SERVER sudah dalam kondisi READY. Bukan melakukan EXPORT 
database lalu DOWN Server, lalu New Install kemudian baru Import database. Itu 
terlalu lama. Sekedar saran aja, Buat Simulasi dulu atau Trial Implementasi 
sebelum anda melakukan Down Time Server. Jika anda ingin Sharing lbh lanjut, 
silahkan email japri aja.

Salam,

 
Nathan 


----- Pesan Asli ----
Dari: martin <[EMAIL PROTECTED]>
Kepada: [email protected]
Terkirim: Senin, 14 Januari, 2008 12:22:19
Topik: Re: [indo-oracle] Migrasi versi Database dengan File yang sangat besar.









  


    
            Dh,



Problem yang sama kalau saya mau upgrade DB dan ganti server. Pendapat 

saya saja, berhubung exp/imp cara terbaik ( menurut saya ) bila upgrade 

db krn didalam exp/imp db kan disusun kembali sehingga extent,

watermark,dll di reset ke nilai awal dan hasil dbnya bisa lebih baik. 

kalau mau mempercepat process exp/imp paling server baru install dulu os 

dan dbnya baru exp/imp dan waktu ftp akau gunakan cross cable deh lebih 

cepat dibanding pakai switch lagi. itu pun kalau exp/imp enggak ada 

masalah. ada yang bisa bantu cara lain ???



CMMIW

thank's

mks



Fazra Zelia wrote:

> 

> 

> Dear all,

> 

> Saya ingin bertanya, saya ingin melakukan migrasi dari 9i ke 10gR2 (tunggu

> 11 sudah R2 aja baru upgrade kesana).

> Masalahnya adalah besar file2 saya saat ini sudah sampai 900GB.

> 

> Bagaimana cara migrasi data dari 9i ke 10g, dimana 9i memiliki server yg

> berbeda dgn 10g (install baru di server baru).

> Mekanisme bagaimana yang paling pas? ---> pertimbangannya adalah yang down

> time-nya sebentar dan tidak rumit. (ruang lingkup pada environment 24x7).

> 

> Pilihan yang paling saya tahu sih, export ke dump file, lalu file di-ftp ke

> server lain, lalu diimport di server tersebut,

> tetapi, downtime-nya sepertinya pasti lama sekali ya... (berapa lama kira2

> untuk melakukan itu di datafile sebesar 900GB)...?

> 

> Atau ada cara lainnya?

> mohon pencerahannya, sekalian diberikan kira2 estimasi waktu dari tiap2

> metode.

> 










      ________________________________________________________ 
Bergabunglah dengan orang-orang yang berwawasan, di di bidang Anda! Kunjungi 
Yahoo! Answers saat ini juga di http://id.answers.yahoo.com/

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke