Ups sorry, ... perbaikan: di 10g sudah bisa ngefek ke sub-object dgn menggunakan option CASCADE, tanpa perlu drop tablenya...
bw --- In [email protected], "yulius_wibowo" <yulius_wib...@...> wrote: > > Oracle database sendiri khan ORDBMS (Object Relational DBMS), > yg mana table2nya bisa didefinisikan bisa sbg relational table (yg biasa kita > pakai) juga bisa sbg "object". > > Menurut saya, buat para programmer yg sudah terbiasa dgn penggunaan class dan > object mungkin sangat effisien kalau table2nya didefinisikan sbg object. > Tapi, bagi kita2 yg sudah terbiasa menggunakan perintah SQL (standard bahasa > utk mengakses DBMS), untuk mengakses table dgn type object akan merasa > kesulitan. Selain itu penanganan table dgn type object sedikit rumit (SQL-nya > jadi lebih panjang). > > Saya beri contoh: > Misalnya ada sebuah type object, sebut saja OBJ1 dgn member (a, b, c). > Kemudian OBJ1 tsb dipakai utk mendefinisikan table TBL_OBJ1. > Lalu data dimasukkan...1,2.3... > Apabila kita ingin merubah OBJ1, sebut saja menambahkan member baru "d", maka > prosesnya tidak semudah di spt di bahasa "pemrograman: java, c#, > objectiveC,..." yg menerapkan inheritance (superclass berubah, subclass melu > wae ...ikut berubah) ... lha kalau di Oracle TBL_OBJ1 harus didrop dulu baru > bisa merubah OBJ1... aduuhhhhhh....!!! > > Bagi saya, akan lebih mudah kalau pengaksesan table berupa objectnya > dilakukan di sisi "pemrograman"nya, misalnya kalau dalam bahasa Java ada > istilah JPA (Java Persistence API)...Bagi programmer table dilihat sbg > "object", tapi buat DBA table dilihat sbg relational table. Dengan demikian > bisa sama2 untung, buat programmer tidak perlu tahu SQL, bagi DBA bisa tuning > table dgn mudah (menambahkan index, partitioning, reorganize, ...) > > > cmiiw, > Bowo > > > --- In [email protected], Handy <handy.sanjaya@> wrote: > > > > Dear All, > > > > Ada yg bisa memberikan pencerahan utk subject diatas? Selama ini saya > > menggunakan RDBMS utk memodelkan bisnis proses dari suatu aplikasi. Kemudian > > ada teman yg coba memperkenalkan OODBMS, menurut dia sekarang relational > > database sudah tidak perlu, krn inefficient. lbh efisien memperlakukan table > > dalam database sebagai object. > > > > Kira2 ada yg bisa memberikan pencerahan utk kasus diatas? > > > > Thx,' > > > > > > [Non-text portions of this message have been removed] > > >

