Menarik, yang aku tahu;
Ordinarily, starship combat occurs only at impulse speeds, but some forms of
fighting are possible while traveling at warp. To do this, the target has to be
within range, of course; warp velocities quickly outstrip the range of any
weapon. Usually this means that the attacker has to match or nearly match warp
speeds with the other ship.
Ships cannot ordinarily use beam weapons, such as phasers, in warp speed
combat. Energy beams dissipate so quickly in the presence of moving warp
fields, especially when deflector shields are also active, that theyre
effectively
useless. However, there are two options. The first is to attempt to precisely
match warp speeds with the target and align the beam weapon shot along the
targets velocity vector.Success means velocities have been matched and the
vector determined, allowing the ship to use beam weapons on the target.
Second, the ship can use Starfleets new ACB jacketed phasers. This technology
jackets a phaser beam in an annular confinement beam, effectively propelling
it at a superluminal speed equal to that of the ship which fired it.
ACB-jacketed phasers work in warp or impulse combat; in warp combat they
function just as they do at impulse speeds (the range, damage, and Accuracy
remain the same).
Missile weaponstorpedoesare the primary weapons of warp combat. Every torpedo
contains a warp sustainer engine which allows it to move at a speed equal to
that of the vessel which fired it (even though it cant initiate warp speed
movement on its own). The range, damage, Accuracy, and other characteristics of
a torpedo remain the same regardless of the velocity of the ship which fired it.
Apa mungkin karena kecepatannya warp-nya rendah? Pada ST-Tos dan ST-Ent, warp
speed itu linear (warp 1 = 1x kecepatan cahaya, warp 2 = 2x kecepatan cahaya,
dst), sedangkan pada ST-Tng,ST-DS9, ST-Voy scala-nya ganti jadi curve scale
(warp 2 bukan lagi 2x cahaya tapi lebih, aku lupa itungan pastinya) dan max-nya
pada warp 10, dimana kecepatannya infinite. Max Starfleet ship pada 2378 adalah
warp 9.982.
Ayip.
riz aircooled <[EMAIL PROTECTED]> wrote: Wah2
penjelasannya sgt detail, apakah sudah komplit?
Benar2 membuat saya makin penasaran
Makasih ya pertanyaan saya akhirnya ada jawaban, tapi terus terang saya akan
coba mengkajinya dahulu dgn dan kemungkinan besar akan ada pertanyaan lanjutan,
saya harap anda tidak bosan memberikan pencerahan pada saya...
Lalu bagaimana dgn teori Subspace/Hyperspace??
Senang berdiskusi dgn anda
Herdi
Eri <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
On 12/20/06, *riz aircooled* wrote:
> Tentu saja saya ingin lebih mengetahui penjelasan anda lebih jauh
mengenai:
> 1. Teori Subspace/Hyperspace
> 2. Warp buble
Ok.
> Apakah benar kecepatan warp adalah kecepatan yg selalu melebihi kecepatan
> cahaya?
> Berapa cepatkah kecepatan impuls?
Ya. Kecepatan Warp memang melebihi kecepatan cahaya.
Impuls dibawah kecepatan cahaya (mendekati cahaya) mengenai
> Apakah setiap pesawat terdiri dari 2 mesin (impuls dan warp)?
Ada 3: Thruster, impulse dan Warp
> Bagaimana teori energi yg dibutuhkan utk kedua teori di atas apakah ada
penjelasannya?
> Karena menurut Einsten energi yg dibutuhkan menjadi tak terhingga menurut
e-mail dari rekan yg lain.
Dalam Star Trek, atau apa pun yang menganut teori Warp bubble, pesawat TIDAK
memacu mesinnya untuk mencapai kecepatan melebihi cahaya. Hal ini tidak
mungkin (Einstein) karena energi yang dibutuhkan menjadi "tak hingga"
(e=mc2).
Oleh karena itu, maka digunakanlah warp-bubble yang dihasilkan oleh warp
engine. Warp bubble adalah sebuah medan di sekitar pesawat yang mengurung
ruang-waktu di sekeliling pesawat. Bubble membuat void di depan pesawat dan
menumpuk space di belakang pesawat sehingga pesawat dengan sendirinya
bergerak ke depan karena tersedot oleh void di depan / terdorong oleh
tumpukan space di belakang.
Dengan energi yang sangat besar, Bubble melengkungkan ruang-waktu (warp)
sedemikian rupa hingga jarak tempuh menjadi pendek dgn perubahan waktu yang
sangat kecil. Kecepatan yang dihasilkan melebihi cahaya (bagi pengamat dari
luar) namun sebenarnya pesawat di dalam bubble tidak pernah melanggar hukum
Einstein.
Mekanismenya begini: Dari reaksi partikel-antipartikel (yang dipakai adalah
deuterium & antideuterium) di warp-core, terhasilkanlah energi yang sangat
besar. Energi ini ditangkap di dalam sebuah chamber berbahan dasar khusus
dan dilindungi medan magnet besar yang menjaga agar energi tidak keluar.
Kemudian energi ditransfer dalam bentuk plasma = warp plasma, dan dialirkan
ke warp nacelle. Kemudian oleh plasma injector, warp plasma sengaja
dipertemukan dengan warp coil. Coil bereaksi dan menghasilkan Warp Bubble.
> Berikut ada pertanyaan menggelitik saya yg makin membuat saya penasaran:
> Bisakah, misalkan kita ada di dlm enterprise yg sedang melaju dalam warp
> speed,
baik itu dalam teori warp bubble atau subspace melihat datangnya pesawat
lain baik dari arah depan, blk atau samping?
> Saya jadi ingat beberapa waktu lalu episode enterprise di Indosiar dikejar
oleh pesawat kaumnya Silik dalam warp speed 4 ke atas lalu terjadi tembak
menembak dgn phaser yg menurut buku panduan star trek merupakan energi
murni, dimana semestinya energi murni bergerak dalam kecepatan cahaya,
bukankah karena kapal enterprise berada dalam kecepatan warp yg notabenenya
diatas kecepatan cahaya maka cahaya tembakan phaser seharusnya tidak lagi
terlihat, bukankah begitu?
IMHO:
Hanya ada satu cara bila dua pesawat yang melaju dalam kecepatan warp untuk
bisa saling bertemu. Atau bila kalimatnya saya rubah; Hanya ada satu cara
bila ada dua pesawat yang sedang mengatifkan warp bubble nya untuk saling
bisa bertemu, yaitu: "berada dalam satu bubble"
Maksudnya, saat Silik mengejar Enterprise, warp bubble di pesawat Silik
masuk/beririsan dengan warp bubble di Enterprise. Sehingga kedua pesawat
berada di satu bubble.
INGAT, space-time di dalam bubble adalah space-time yang terkurung; atau
space-time normal, namun terpisah dengan space-time di luar bubble.
Kalau sudah bersama2 berada di dalam bubble satu bubble, ya tentu saja
pesawat bisa saling menembak.
Ini menjawab pertanyaan lanjutannya:
Kenapa phaser bisa ditembakkan ke depan selagi pesawat melaju dalam warp?
JAWAB: karena pesawat yang berada di dalam warp bubble TIDAK pernah bergerak
lebih cepat dari cahaya. Tembak-menembak di dalam bubble adalah sama dengan
tembak menembak di luar bubble.
Ini juga berarti: pesawat tidak bisa melihat pesawat lain yang sedang
bergerak di dalam bubble. Kecuali dalam kondisi khusus. Misal, sebuah peswat
yang baru melesat dalam warp akan meninggalkan jejak/residu, berupa ion2
atau partikel seperti tachyon. Computer bisa melakukan perkiraan arah
perginya pesawat itu.
Di ST juga dikenal Long-ranged scanner dan subspace scanner. Yaitu pemindai
subspace. Scanner ini mampu mendeteksi apapun di normal space dan di
subspace.
Salam,
Eri
--
tix-oi sak-khet se-veh
("Live Long and Prosper")
[Non-text portions of this message have been removed]
[EMAIL PROTECTED]
*Milis Komunitas Star Trek Indonesia
http://groups.yahoo.com/group/indo-startrek
"...to boldly go where no Indonesian has gone before."
----------------------------------------------------------
Website: http://www.indo-startrek.org
Email: indostartrek @ yahoo . com
Forum: http://www.indo-startrek.org/forum
Friendster: http://www.friendster.com/indost
=/\= ================================================= =/\=
Yahoo! Groups Links
__________________________________________________
Do You Yahoo!?
Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam protection around
http://mail.yahoo.com
[Non-text portions of this message have been removed]
Send instant messages to your online friends http://uk.messenger.yahoo.com
[Non-text portions of this message have been removed]