Arlandi Landjono <[EMAIL PROTECTED]> wrote: let's say suatu bintang punya
diameter 1 juta km pada saat dia masih hidup.
dan misalnya, ada pengamat mengorbit dg aman sekitar 20 juta km dari bintang
itu.
kemudian satu waktu, mati menjadi black hole.
bagi si pengamat tadi, orbitnya yg 20 juta km itu akan tetap aman kan? atau
berubah?
kayanya sih tetep aman yah... secara si black hole punya massa yg bisa
dianggap tetap dari sewaktu doi masih jadi bintang. karena massanya tetap, maka
gravitasinya tetap dan orbitnya tetap. bisa diitung dari rumusnya Newton: g =
m/(r^2)
apa benar2 waktu di event-horizon berhenti? kan cahayanya masih berputar2
aja di event-horizon?
gak berhenti?
kalau dia masuk lebih dalam daripada event-horizon, udah beda lagi kan. karena
udah gak bisa lagi
diamati.
event horizon itu adalah batasan antara tempat dgn escape velocity di bawah
kecepatan cahaya dgn di atas kecepatan cahaya. di luar event horizon, escape
velocity di bawah kecepatan cahaya dgn demikian cahaya msh bisa lolos, begitu
masuk event horizon cahaya udah ga bisa lolos. kalo mengingat rumus Einstein
bahwa semakin cepat benda bergerak mendekati kec. cahaya maka semakin besar
time dilationnya, maka bisa disimpulkan kalo di bawah event horizon waktu
berhenti. kira2 gitu kali yee?
"jam berapa sekarang?"
"jam 11:35i "
hehehe
wah di tempat gue jam 12:07r tuh (r = real time)
-adi-
---------------------------------
Have a burning question? Go to Yahoo! Answers and get answers from real people
who know.
[Non-text portions of this message have been removed]