On 09/03/2007 at 8:53 Thio Agustinus <[EMAIL PROTECTED]> wrote:

> Tepat...
> Persis kayak ending nya "Contact"
> (Sorry kalau ada yang belum nonton, masih pengin nonton... ini spoiler
> banget)
> Jodie Foster, bukannya ketemu alien, tapi malah ketemu bokap nya yang
> udah lama meninggal. So, alien ini, supaya bisa menyampaikan
> pesan-pesannya lebih jelas dan lebih kena, menggunakan figur sang
> ayah... dan tempat yang familiar bagi karakternya Jodie Foster. Nahh
> berhubung figur yang ditampilkan adalah ayahnya Jodie Foster, makanya
> gue sampe sekarang juga nggak ngerti.. nggak nyambung... pesan apa sih
> yang sebetulnya ingin mereka sampaikan. Sudah memberi pesan, tapi koq
> nggak sekalian first contact kayak Vulcan gitu lho..

Pesan pertama ialah tentang keberadaan mereka. Dan ini sudah bentuk
dari first contact, kayak pesan lewat radio.
Hingga saat ini, kita manusia (human) masih belum mampu mewujudkan
tehnology memakai media lain yang lebih cepat (seperti ada yang menamai
subspace, hyperspace dll), jadi pesan dan apapun yang kita komunikasikan
cuman berkecepatan max ialah kecepatan cahaya, yaitu kecepatan gelom-
bang elektromagnetic melewati angkasa.
Seperti di StarTrek Voyager (Season 6 episode 10, Pathfinder) digambarkan
kalau kecepatan komunikasi ini bisa dipercepat bila dilewatkan worm hole
buatan yang didapat saat Barclay memakai alat untuk menciptakan micro
worm hole, dan di Stargate ketika alat Stargate di aktipkan. Juga di Contact
dengan alat rancangan alien yang akan membuat semacam worm hole.
Jadi ide di Startrek Voyager, Stargate dan di Contact itu sama, sama2
memanfaatkan worm hole buatan untuk akselerasi kecepatan pesan yang
akan disampaikan. Sebab kalau tidak di akselerasi akan memakan waktu
ribuan hingga jutaan tahun cahaya, sedangkan di Contact Jodie Foster
cuman first contact beberapa menit saja (dari mulai hingga betul2 kontak).
Hal ini seperti yang mas Eri katakan, di worm hole itu ruang waktu dilipat atau
dimanipulasi, sehingga tidak linear lagi.

Tidak langsung secara phisik first contact mungkin karena mereka dihalangi
"prime directive" nya, mungkin juga karena sulit alih tehnology yang begitu
canggihnya, langsung, agar kita bisa merancang-bangun suatu alat yang
membangkitkan worm hole buatan, dan mampu men-transport seluruh body
manusia seperti alat stargate.
Hal ini juga disinggung di StarTrek Voyager, karena micro worm hole itu
hanya bisa dilewatkan pesan2, tetapi tidak bisa dipakai men transport human.

Salam,
Budiss.

Kirim email ke