Oh gitu? Salam buat mas Suryo ya... gue pernah beberapa kali beli komik dia yang di jual, termasuk beberapa komik starwars yang NJO series tuh.
Kalau dia lupa ma gue, pasti dia ingat sohib2 gue Robin dan Andy dari Masyarakat Cerita Silat. Gue emang jarang nongol kalau ada acara, gue suka nya kalau ada acara makan2... ha ha ha... o iya, dan acara tanda tangan komik oleh pelukis komik nya atau buku oleh penulis nya. Begicu... Tanyain dia dong, kapan jual komik2 starwars nya lagi... he he he... mungkin karena semua komik superhero gue udah musnah, gue harus mulai dari nol lagi, jadi kalau dia masih punya yang mau dijual mungkin gue berminat... Koleksi gue gak hanya komik dan graphic novels yang hilang, tapi juga trading cards, art books, technical manual books, ships schematics, posters dan segala lainnya yang berbentuk kertas was beyond saving. Dibandingkan comic dan graphic novels, art books jauh lebih mahal nilainya. Juga art books anime jepang yang dijual di Jakarta hanya ada di satu tempat. Satu serial, bisa habis 1 juta rupiah. Nah itu yang gue sakit hati banget. Art book anime jepang biasa nya banyak memuat gambar2 yang tidak ada di film maupun komik nya. Nah itu yang bikin nangis. Gue juga kehilangan semua jenis buku: novels, biographies, histories, archeologies, forensics, mythologies, medicals, dll yang gak bisa dihitung lagi, tapi masih bisa dibeli ulang kalau niat banget. Kalau komik superhero, biasanya graphic novels nya masih bisa dibeli lagi di amazon.com. Memang value nya beda, tetapi kita masih bisa dapat lagi kalau niat. Sementara kalau art book, jarang bisa dipesan online dan kita sangat tergantung importer baik dari jepang maupun hongkong. Mau nitip temen pun susah karena buku nya berat sekali dan kayanya gak manusiawi banget kalau nitip hand carry... ha ha ha... Donal bebek kan terbit lagi album2 nya? Dari kisah yang lama2 sekali juga dimuat lagi. Sama seperti graphic novel. Value yang dulu di iklas in aja, kalau masih bisa beli lagi mending lu mulai koleksi dari nol lagi deh. Sugar and Spike masih banyak di jual di amazon.com. Pesen aja. Kalau gak dapet yang baru, beli aja yang used. Biasanya kalau beli used item di amazon, harus punya alamat di USA, jadi mesti mengandalkan pertemanan untuk kirim lagi ke Indonesia. Hey... kalau nyari koleksi itu gampang, mungkin tidak akan ada collector macam kita yang hobby hunting dan meminjam istilah orang 'awam' buang2 duit dan energy untuk nyari barang bekas. But we both now... that's the art of collecting! So... setelah banjir dan tsunami (serius nih emang lu korban tsunami? dimana? Aceh? Anyer?) maka kita tetap sisihkan dana untuk koleksi lagi... Koleksi kan gak ada matinya, setuju?? Kita saling menghibur aja yah... he he he... Salam, Indie Salam, Indie --- In [email protected], "ikhwanul halim" <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > Lady Darth, > > Ternyata universe kecil, ya. Gua ama dia satu company. Cuma kalo dia di HO, > gua di branch. Hobby gua sama dia sama, komik en musik (especially prog > rock). Kalo koleksi komik, banyakan dia dari gua. (jelas aja, pakar komik) > Sayangnya dia bukan trekkis, he he he. > > Koleksi komik loe hanyut kena banjir kemarin? Gua turut sakit hati, deh. > Teringat koleksi gua puluhan tahun yang gak pernah kepikiran untuk dijual > hanyut sama tsunami. Bobo dari nomor perdana (masih 24 perak, no 2-nya 35 > perak), HAI dari perdana, EPPO, Zaman, Karl May, Tintin, Asterix, Kuncung > (nah lo bingung kan?), Deni manusia ikan, beberapa edisi MAD, Archie, > Sugar&Spike (ada yang bisa nunjukin dimana nyarinya?), Labil, Tombal, Storm, > Trigan, Arad Maya, Valerian, Hobbit, Donal Bebek, Teen Titans, Startrek, > Spiderman, X-Men, Batman, Godam, Gundala, Kho Ping Hoo, Joko Lelono, > perangko kesayangan, kartu telpon, dll (panjang banget ntar list-nya) hilang > kabeh!, hik hik hik huaaaaaaa! Hiks hiks hiks. > > halfklingon >
