torrent itu pilihan saya yang terakhir,
sederhana, selain (kebanyakan)lebih lambat,
juga ada 'aplot'nya, bukannya pelit,
kalo' ada yang donlot doang kenapa hrs lebih mahal (network cost),
service volume based mis: quota ADSL yang berbatas a/ menderita nih
krn itungan nya akumulasi uplot + donlot.

contoh kasus, ST-TOS season3 saya sdh seminggu-an deh sejak diberitahu
torrent nya o/Kang Budiss, yang berhasi baru 12 episodes,
tapi dengan http, dapet 6 season SG-1 dalam hitungan waktu yang sama.

TksUntukST-TOSnya
MN

--- In [email protected], "Budiss" <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
> On 21/03/2007 at 20:12 ikhwanul halim <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> 
> > Mas Budiss,
> > Paling aman pake torrent, deh. Emang kadang-kadang lambat, tergantung
> > bandwith en seeders. Tapi selama ini saya jarang gak komplit.
> 
> Betul mas, materi film dan sejenis banyak sekali pake sistem bittorrent.
> Masalahnya, kita di Indonesia ini "menderita" tarip internet termahal di
> dunia (dibandingkan dengan income per capita). Jadi hanya sedikit yang
> mampu mendayagunakan sistem bittorrent. Banyak perusahaan juga
> ngeblok bittorent dan server seperti rapidshare, karena adminnya kuatir
> bandwidth habis dipakai download.
> Karena itu untuk kebanyakan orang lebih murah beli premium account
> daripada download via bittorent, aneh tapi nyata ;))
> 
> Salam,
> Budiss.
>


Kirim email ke