Ngomongin masalah pertelevisian nih, semua serial TV pastilah titik beratnya pada rating dong.
Di amrik setiap tahunnya ada banyak sekali serial yang harus rela di 'cancel' oleh producer nya karena tidak mencapai rating yang memadai. Industry pertelevisian di sana jangan dibanding kan dengan di Indonesia lah. Di amrik, kalau lu perhatikan, sekarang mulai banyak serial yang season 1 nya berupa mini seri. Apabila laku, maka season 2 nya akan dibuat, kalau tidak, ya sudah tamat aja. Karena itu, serial yang bisa bertahan lebih dari 4 season sekarang ini , berarti hebat banget. Karena setelah season ke 4, biaya pembuatan film dan bayaran cast dan crew nya sangat besar (kan tiap tahun naik). Kalau rating gak bagus (berarti pemasukan iklan kurang) maka serial itu gak bisa survive di business TV alias merugi. Penonton ST memang banyak karena dari berbagai generasi. Tetapi kenyataan nya ST ENT tidak bisa lebih dari season 4, karena rugi dan harus di cancel. Hasil rating ENT ternyata tidak bisa bersaing dari CSI dan Desperate Housewife. Ternyata bumbu2 sci-fi gaya roddenberry, sudah tidak cukup kuat lagi untuk menyedot penonton TV yang ternyata lebih rela memilih CSI atau Desperate Housewife dibanding nonton ENT. Mungkin juga cara penyajian cerita nya yang tidak mendukung persaingan pasar, tapi yang pasti sih kurang mendatangkan duit buat UPN yang rumors nya udah hampir bangkrut itu. Slot waktu prime time agar ditonton oleh banyak orang hanya terbatas sekali. Dan ini menjadi rebutan dan serial yang sudah bertahan lebih dari 4 season pasti mendominasi slot prime time karena banyak nya iklan. Dan karena ini banyak juga film2 lain yang sengaja tidak dipasang bertabrakan dengan film2 primetime. Maksain diri juga sama aja bunuh diri. Walaupun genre berbeda, tapi kalau untuk broadcast TV harus diingat jumlah TV ditiap rumah gak sama dengan jumlah penghuni. Maka akan ada keputusan memilih. Dan sayangnya pemilih Desperate Housewife lebih dominan daripada pemilih ENT... Film2 kagetan (yang gak nyangka banget bakal laku keras) seperti 4400, Dexter, Kyle XY, Sleeper Cell dan jaman dulu kalau ingat Buffy The Vampire Slayer, semua awalnya adalah miniseries. Bahkan Dexter, awalnya adalah serial untuk cable TV, bukan broadcast, sehingga kadar violence dan sex nya lebih kental dan durasi film nya lebih lama. Tapi akhirnya bisa mendobrak dunia broadcast (Kalau gak salah CBS deh). Untuk Kyle XY, gue gak tahu apakah season 2 nya akan dibuat karena rumors2 nya simpang siur. Tapi Dexter udah dipastikan akan dibuat season 2 nya dan berupa mini seri juga. Format seperti ini mulai banyak nih. Yang nonton Dead Zone pasti tahu bahwa dari season 1-5 sekarang ini, tiap season nya hanya berisi 13-14 film saja. Gue rasa, ini cara efektif mengirit biaya produksi. Kalau saja ST mau berubah dan gak sombong mengikut pola lama yang padahal gak sesuai dengan kantong mereka lagi, dan mulai coba membuat format semacam ini, gue yakin mungkin masih bisa menarik penonton baru. Asalkan ceritanya original, bukan recycle kisah2 startrek yang lama seperti spin-off2 nya selama ini. Padahal dulu sempet ramai rumors mau dibuat film seri Star Trek Academy, ini ide yang original, tapi batal dan malah dibuat Enterprise. Masalahnya gimana caranya bikin gebrakan supaya orang rela meninggalkan Heroes atau Lost atau CSI demi menonton ST? Gak gampang ya... gue kebayang kakak adik rebutan remote, mau nonton rerun ENT atau Heroes... akhirnya biar gak berantem, remote nya diambil sang Ibu yang kemudian nonton Desperate Housewife. Siapa sih yg gak tertarik miniseri sci-fi baru yang ceritanya original? I only wish George Lucas mau ngebeli copy right nya ST deh kalau bener UPN bangkrut. Oh iya, BSG awalnya tidak ditujukan untuk TV US loh. Tetapi karena di UK dan Canada laku, barulah BSG masuk (mengadu untung) di dunia TV US yang persaingan nya ketat. Kita tunggu aja apakah BSG bisa bertahan sampai lebih dari 4 season. Salam, Indie --- In [email protected], "Keanu R" <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > ehm... saya mo nambah kesan thd pilot episode nya BSG plus ttg > serenity aka firefly. > ehm lagi (sori rada batuk dalam 2 hari ini), mungkin krn dibuat nya > belakangan timbang ST & B5, kesan real nya itu terasa banget. maju > mundur nya kamera, zoom-in-out nya, music&effects, etc. membuat > protess saya thd (maaf) pilihan ras & teknologi berkurang banyak > banget. Spt SG, Sci-Fi sekarang titik-berat nya lbh kepada > kenyamanan/keseruan tonton-an tsb. (rating??) > > Kalo' ST, Sci-Fi nya beneran, pake perhitungan, seperti fisika modern > yang di jadi-in sinetron, Oh I just love this movies/series > > LongLiveTrekkers > MN > ***ramalan saya, BSG mengandung kadar hentai sekitar 25%, BO :) >
