yeah sih...tapi.. tapi.. tapi... Indie ..hics hics hics  sniff, gue
..gue... khan cuma mau 'bahas' ide cerita film nya aja,(tentunya dari
sudut sci-fi).
Terlepas soal akting, penulisan cerita atau 'gaya' sipembuat filmnya
tidak OK...itu sih masalah lain...dan itu masalah selera, khan?.

Ini sama asyiknya kalo gue nonton TOS walaupun tidak sekeren dan
sehebat TNG atau stargate dlm hal casting, penulisan cerita, special
effect dll. Tapi ide sci-fiction-nya yg segar dan ada trobosan baru
dan orisinil ..eh ...tepatnya ada ide yg 'nyeleneh' dari pandangan
umum (mainstream), dan gue masih bisa kasih 'jempol' untuk TOS soal
itu.  Walaupun, ketika gue nonton TOS, sekeliling gue pada tertawa
lihat gaya film yg udah ja-dul banget.....["wah...elu nonton film
apa-an tuh, kuno amaat"]

So.. di film sunshine yg membahas Matahari sebagai ide dasarnya dan
apakah bom sebesar manhattan bisa berhasil 'memperpanjang' usia
matahari? Wah,.. itu sih masih jauh terpikirkan bila dibandingkan dng
technology yg ada sekarang. Tetapi ide yg 'nyeleneh' itulah yg gue salut. 
Atau, ini sama gelinya orang2 jaman dulu kalo melihat gambar leonardo
tentang mesin terbang (helicopter berbentuk alur spiral), walau secara
teknis adalah salah. plus, ide leonardo masih dianggap fantasi untuk
zamannya ....tetapi ide-nya ttg helicopter (vertical take-off) adalah
sama dng jaman skrng,  apalagi bila tau yg menggambar ternyata bukan
orang zaman skrng. 

Nah,.. ringkasan kata ....cuma ingin membahas film Sunshine dari sisi
fiksi ilmiahnya aja lho.

salam
/iful


--- In [email protected], "warbird692001"
<[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
> Wah, nonton film secara "buta" memang asik buat orang yang banyak duit
> dan bisa nonton semua film tanpa harus memilih atau mengorbankan
> kesempatan nonton film lainnya. 
> 
> Buat orang2 yang jatah nonton hanya sebulan dua atau tiga kali seperti
> gue ini (dan mayoritas ABG yang protes itu) harus pinter2 memilih,
> kalau gak maka kesempatan nonton film lain nya hilang dan harus puas
> lewat dvd saja. 
> 
> Half spoiler? Gak juga, karena yang gue ceritakan itu semua ada di
> teaser trailer maupun theatrical trailer nya. Boleh di check. 
> 
> Menilai movie menurut gue memang gak bisa lepas dari style director,
> script writer dan actor nya. Movie kan kreasi dari orang2 itu. Gimana
> menilai lukisan tanpa tahu style pelukis nya siapapun itu? Gak mungkin
> toh? 
> 
> Buat kebanyakan orang, film yang istimewa adalah yang bisa lebih bagus
> dari film2 yang pernah dibuat oleh orang itu sebelum nya. Kalau nonton
> sekali film Peter Jackson misalnya, maka otomatis film2 dia berikut
> nya punya standard yang tinggi nya sama dengan itu. Gak mungkin orang
> melihat hasil karya Peter Jackson tanpa membandingkan nya dengan Lord
> Of The Ring Trilogy. Atau nonton film M. Night Syamalan tanpa
> mengharapkan twist ending sekeren Sixth Sense... gak mungkin. 
> 
> Makanya review2 film di majalah selalu memberikan informasi film apa
> yang pernah dibuat, ditulis atau dimainkan oleh cast dan crew nya.
> Bahkan di poster film sering tertera tulisan: From the creator of,
> From the producer of. Bahkan sutradara atau producer yang terkenal
> cukup memberikan jaminan nama mereka saja kepada penonton. Misalnya
> kalau dibaca di poster2 film seperti ini:
> Wes Craven's ...
> Lucas Film Presents:...
> Jerry Bruckheimer's ...
> 
> Ya itu sih cara mayoritas orang nonton film... gak semuanya kaya gitu.
> Dan kadang2 juga nama gak menjamin selalu bagus (dengan pengecualian
> untuk Michael Bay). Buktinya ada Iful yang nonton gak perlu tahu
> trailers dulu atau baca2 poster. It's about choices aja sih. 
> 
> SPOILER ZONE:
> .
> .
> .
> 
> Iful.. kalau anak ABG saja mentertawakan teori itu, bagi seorang
> trekkie kaya lu, masa sih masih perlu dibahas? ha ha ha... 
> Dibioskop itu gue pun mendengar komentar2 seperti ini: 
> Udah kering duluan kali... 
> Udah sama dengan Mars dong.
> Dan komentar senada gitu, keluar dari mulut ABG loh.
> 
> Asli sewaktu dia bilang matahari mau di blow up dari core dengan bom
> yang kekuatan nya bisa menghancurkan manhattan island, banyak juga
> yang ketawa. 
> 
> Anak sekarang gak bisa dibohongin dengan techno babbles. Bagus juga,
> kemajuan jaman. Gue jadi senang karena ternyata anak2 itu dalam nonton
> film gak asal2 nonton aja, tapi mikir juga. Walaupun gue tau yang
> drawing mereka nonton pasti awalnya adalah jaminan nama Chris Evans
> dan Cillian Murphy. 
> 
> Jujur aja, villain di film itu kesan nya seperti monster di film
> B-movie yang justru menjadi bahan tertawaan penonton. Lha wong persis
> seperti kejar2 an di film Texas Chainsaw Massacre. Misalnya: Adegan
> klise kejar2 an di tempat gelap.. pembunuhan menusuk dari belakang
> dengan angle sedemikian rupa supaya penonton tidak melihat datangnya..
> penjahat yang gak ada matinya.. suara nafas yang luar biasa kencang
> sampai bisa kedengaran 2 meter jauh nya.. jaminan bahwa jagoan nya gak
> akan mati (karena satu2 nya yang bisa mengoperasikan alat/pesawat/atau
> kalau di film horror biasanya masih perawan/perjaka).. pesan yang
> dikirim sebelum kejadian.. semuanya adalah adegan klise film horror.
> Nonton Friday the 13th yang dibuat tahun 80 an dengan adegan kejar2 an
> di film Sunshine terasa gak jauh berbeda. 
> 
> 50+50.. Cepek deh!
> 
> Salam,
> Indie
> 
> 
> --- In [email protected], "iful_17sb" <iful.spock@> wrote:
> > 
> > Kembali ke ide film Sunshine, mungkin yg dimaksud film in adalah life
> > cycle matahari pada fase sebelum matahari menjadi 'Red Giant'  dan
> > selanjutnya supernova atau malah menjadi bintang kerdil dingin. [Bila
> > bintang lahir sbg fase 0 dan kondisi 'Red Giant' fase 10, jadi saat
> > sekarang matahari ada di fase 5 atau nyaris ditengah-tengah life cycle
> > matahari/bintang].
> > 
> > Secara teori hampir semua life cycle bintang/matahari seblum menjadi
> > raksasa merah malah menjadi lebih terang, panasnya meningkat dan
> > membesar. Sedemikian sehingga planet Merkurius pun akan kehilangan
> > orbitnya alias 'collaps' ke matahari. Kayaknya manusia akan memilih
> > alternatif lain daripada mengirim misi ke matahari. Krn dlm 4 - 5 
> > juta tahun kedepan sebelum matahari menjadi 'Red Giant', kondisi bumi
> > sudah kering kerontang spt Merkurius skrng ini....dimanakah manusia
> > saat itu?
> > Atau dari ide film ini, kemungkinan saja matahari punya tabiat yg unik
> > drpd bintang2 yg lain..yaitu tidak melewati fase 'Red Giant' tapi
> > reaktor fusinya langsung menyusut hilang menjadi bintang kerdil? 
> > 
> > /iful
> > 
> >
>


Kirim email ke