penjelasan yang hebat.
makanya pada akhirnya pun Borg kalah sama virus...(di Voyager)


Salam
Eri



Ario Wirawan wrote:
>
> Proyektil itu adalah sesuatu yang dilontarkan. Jadi senjata proyektil 
> adalah
> senjata yang melontarkan amunisinya. Beberapa contoh antara lain: pistol
> (dengan amunisi peluru), ketapel (dengan amunisi batu atau kelereng), 
> meriam
> (dengan amunisi bola meriam). Jadi amunisi senjata proyektil menjadi
> destruktif karena kecepatannya. Tanpa kecepatannya sebenarnya amunisi
> senjata-senjata proyektil itu tidak destruktif.
>
> Atau, at least, relatif tidak se-destruktif pada saat mereka ditembakkan.
> Relatif artinya, kalau bola meriam (cannonball) digulingkan ke dinding 
> bata,
> maka dinding itu tidak akan hancur. Tapi kalau digulingkan sampai melindas
> kaki kita, ya kaki kita tetap akan remuk.
>
> Bedanya dengan sistem senjata lain mungkin adalah senjata ledak 
> (explosive)
> yang bersifat destruktif melalui kekuatan ledakannya, dan (lebih umum
> digunakan di era Star Trek) senjata energi seperti phaser dan 
> disruptor yang
> bersifat destruktif melalui energi yang difokuskan. Mungkin untuk yang
> belakangan-belakangan ini deskripsinya kurang pas, tapi yaah kurang lebih
> begitulah.
>
> Mengenai kenapa Borg tidak dilawan oleh senjata proyektil (maksud
> pertanyaannya secara permanen kan?), ini juga terkait dengan adaptabilitas
> Borg. Pisau dapur, batleth dan peluru Thomson yang ditembakkan Picard
> berhasil membunuh Borg hanya karena mereka "belum tahu" akan sifat
> destruktif dari senjata-senjata itu, atau mungkin lebih tepatnya, tidak
> menyangka bahwa mereka akan diserang oleh senjata-senjata itu, sehingga
> personal shield mereka tidak diset untuk menangkis senjata-senjata 
> tersebut.
> Mereka (saat itu) hanya siap menghadapi senjata energi. Perlindungan 
> itu pun
> masih lolos pada beberapa tembakan pertama karena Worf merotasi modulasi
> phaser kru Enterprise.
>
> Kita lihat, setelah menghadapi beberapa tembakan phaser, personal shield
> mereka sudah beradaptasi pada modulasi phaser Starfleet sehingga phaser
> tidak lagi efektif dalam menghadapi mereka. Hal ini juga sudah dijelaskan
> secara verbal oleh Worf. Hal yang sama pastinya juga bisa diterapkan pada
> pisau, batleth dan peluru. Setelah mereka "merasakan" sifat destruktif
> senjata-senjata tersebut, pastinya mereka bisa menyesuaikan personal 
> shield
> mereka sehingga senjata-senjata itu tidak lagi efektif melawan mereka. 
> Jadi
> ya memang adaptabilitas Borg begitu tinggi sehingga setiap ketemu 
> Starfleet
> harus selalu kreatif mencari cara-cara baru untuk mengalahkan mereka.
>
> Kayaknya sih gitu...
>
> Ario
>
> _____
>
> From: [email protected] 
> <mailto:indo-startrek%40yahoogroups.com> 
> [mailto:[email protected] 
> <mailto:indo-startrek%40yahoogroups.com>]
> On Behalf Of Djony Siswanto
>
> maksudnya proyektil itu apa aja nih contohnya??
> Bukannya ada photon torpedo yang cukup 'destructive' dibanding phaser
>
> Djony
>
> ________________________________
>
> From: indo-startrek@ <mailto:indo-startrek%40yahoogroups.com>
> yahoogroups.com
> [mailto:indo-startrek@ <mailto:indo-startrek%40yahoogroups.com>
> yahoogroups.com] On Behalf Of eon_strife
>
> Penasaran sih...Kenapa Starfleet gak membuat senjata-senjata proyektil
> untuk melawan Borg ?
>
> [Non-text portions of this message have been removed]
>
>  


-- 
Salam,
Eri

tix-oi sak-khet se-veh
("Live Long and Prosper")

Kirim email ke