singkat nya penonton, ehemm.... 10 dimensi, kita tinggal 3 dimensi, sisa nya 7 lapis legit...eh langit (branes) 1 dimensi waktu = 11
LuckyNumberEleven MN ***he.he..he.. (lagi) --- In [email protected], ERI <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > Hi guys, > > Gw penuhi janji gw nih. Gw pingin berbagi cerita sedikit. > yang bosen yah, ga apa-apa. yang mules silahkan. > > Upaya penggabungan teori Relativitas dengan Quantum dan penggabungan 4 > forsa (force, gaya) fundamental alam ternyata membawa misteri baru bagi > manusia > Setelah teori superstring diperkenalkan, yang tadinya diyakini sebagai > teori pamungkas dan kandidat kuat dari 'Theory of Everything', ternyata > teori ini pun terpecah menjadi 5 teori. So much for the single theory of > everything, eh? > > ----- > Sebelum lanjut, gw tinjau dikit mengenai teori superstring ini ya. > Theory supertring mengajak kita memulai pamahaman baru mengenai > partikel. kalo dulu kita bayangkan partikel berbentuk bola atau titik, > maka di theory superstring, partikel adalah sebuah tali super kecil yang > memiliki panjang saja (berdimensi 1), dengan minimum panjang sesuai > skala Plank terekecil. (kuecil banget!). > Tali (string) nan kecil ini bergetar menghasilkan materi dan energi. > Semua partikel materi dan energi adalah hasil variasi getar dari satu > species string yang sama. Tidak ada string jenis anu atau yang lain. > hanya satu species itu aja. > > Pemahaman dasar akan bentuk partikel ini merubah segalanya. Teori ini > sangat indah dan mampu menggabungkan Relativitas dan Quantum dengan > sangat baik. Teori superstring dikukuhkan sebagai teori yang baik > setelah sebuah pertikel rekaan yang diramalkan keberadaanya oleh teori > ini terbukti. partikel itu adalah graviton (=partikel pembawa gaya > gravitasi) > > Namun ada 3 kendala pada teori ini, yaitu: > > SATU. forsa gravitasi masih membandel untuk bisa digabungkan. > Ada 4 forsa fundamental alam; forsa kuat, forsa lemah, forsa > elektromagnetic, dan forsa gravitasi. Menggabungkan keempat forsa ini > bertujuan untuk mengerti mekanika big bang, penciptaan alam semesta. > 3 forsa berhasil digabungkan, namun gravitasi belum bisa. Teori > relativitas dan teori mekanika quantum saling menjatuhkan saat persamaan > matematis dibawa ke gaya graviasi di tingkat quantum. > > DUA. Persamaan matematis teori supertring hanya bekerja baik di semesta > 10 dimensi (9 dimensi ruang + 1 dimensi waktu) > Mereka sementara itu meyakini bahwa dimensi extra itu ada disekeliling > kita namun terpilin (manifold) sangat kecil sehingga kita tidak mampu > merasakannya. dua Orang ahli matematika mencoba memvisualisasikan > terpilinnya dimensi extra itu yang disebut manifold calabi-yau. > > TIGA. Toeri superstring terpecah menjadi 5 teori. > > ----- oke lanjut lagi. > > Kemudian di tahun 1995, seorang fisikawan Amerika bernama Edward Witten > (dianggap sebagai orang tercerdas dan paling genius di muka bumi saat > ini, juga disebut sebagai 'the truly successor of Einstein') > mengemukakan teorinnya yang berhasil menggabungkan 5 teori > superstring.yang ada saat itu. Ia memperkenalkan toerinya; M-Theory. Ia > berpendapat bahwa kelima toeri superstring itu sebenarnya sama. seperti > menemukan gajah dalam kegelapan, ada yang menemukan kakinya duluan, > kepalanya duluan, ekornya duluan, padahal mereka sebenarnya menemukan > hewan yang sama, yaitu gajah. M-Theory memberi penerangan dalam > kegelapan sehingga mereka mampu melihat wujud 'gajah' itu. > > M-theory berhasil gemilang dengan melibatkan 1 dimensi ruang lagi. > Sehingga persamaan matematis M-theory bekerja sempurna di semesta 11 > dimensi (10 ruang + 1 waktu). > Semakin aneh ya? > > Mengapa dimensi extra itu harus kecil dan terpilin, pada M-Theory, > dimensi extra tidak harus kecil. melainkan sangat besar. Edward Witten > memperkenalkan konsep "membrane" atau disingkat "brane" > String2 berdimensi satu itu (= 1 brane) bergetar dengan ujung2 nya > bertumpu pada lembaran dua dimensi (= 2 brane). Dan juga ada yang > bertumpu pada dua buah lembaran 2 branes > Jarak antara lembar-lembar 2 dimensi itu (atau jarak antar 2 branes) > adalah dimensi ruang ke-3 (yaitu semesta kita). > M-Theory meyakini bahwa kita hidup di sebuah braneworlds - alam semesta > yang kita tinggali ini adalah semesta 3 dimensi = 3 branes. > > Nah perhatikan baik-baik. > Dimana dimensi-ruang extra yang ke 4, 5, 6, 7, 8, 9, dan 10? > Kalau alam semesta kita adalah 3 branes, maka dimensi-ruang ke 4 > merupakan jarak antar 3 branes (semesta kita) dengan 3 branes yang > lainnya. Membentuk sebuah ruang baru = 4 branes > > Bayangkan sebuah dunia di dalam televisi. orang2 yang berada di dalam > televisi tidak menyadari bahwa mereka hidup di alam 2 dimensi-ruang dan > sedang diamati oleh kita yang hidup di alam 3 dimensi-ruang. Jarak > antara kita dan televisi adalah sebuah dimensi ruang ke 3 yang tidak > dimiliki semesta di dalam televisi. > > Dimana dimensi-ruang ke-5? > Dimensi ruang ke-5 adalah jarak antar 4 branes. Membentuk sebuah semesta > ruang baru = 5 branes. > Dimensi ruang ke-6 adalah jarak antar 5 branes. Membentuk sebuah semesta > ruang baru = 6 branes. > Dimensi ruang ke-7 adalah jarak antar 6 branes. Membentuk sebuah semesta > ruang baru = 7 branes. > Dimensi ruang ke-8 adalah jarak antar 7 branes. Membentuk sebuah semesta > ruang baru = 8 branes. > Dimensi ruang ke-9 adalah jarak antar 8 branes. Membentuk sebuah semesta > ruang baru = 9 branes. > Dimensi ruang ke-10 adalah jarak antar 9 branes. Membentuk sebuah > semesta ruang baru = 10 branes. > > Bila semesta kita adalah lapis ke nol, maka: > 4 braneworlds = lapis pertama > 5 braneworlds = lapis kedua > 6 braneworlds = lapis ketiga > 7 braneworlds = lapis keempat > 8 braneworlds = lapis kelima > 9 braneworlds = lapis keenam > 10 braneworlds = lapis ketujuh > > Sudah mulai mules dan pingin ke belakang? silahkan... saya tunggu... hehehe > atau semakin menarik pembahasannya? ayo kita lanjutkan sedikit lagi... > > Perlu diingat bahwa semua ini adalah hasil dari perhitungan persamaan > matematis, melibatkan teori2 yang ada (relativitas, quantum, dll) yang > pernah terbukti sesuai pengamatan. bukan ide asal-asalan. > > Bagaimana manusia membuktikan kebenaran M-Theory? > Forsa kuat, forsa lemah dan forsa elektromagnetik (cahaya) tidak bisa > meninggalkan braneworlds yang menjadi semestanya dalam hal ini 3-branes > Cahaya tidak mampu pergi ke 4-braneworlds makanya kita tidak bisa > mengandalkan cahaya untuk mendeteksi dimensi extra.begitu pula dengan > kedua forsa yang lainnya. > Namuan berbeda dengan yang satu ini; yaitu graviton. sebuah partikel > penghantar forsa gravitasi. sebuah partikel penting khas toeri > superstring yang terbukti keberadaanya. > > Hanya gravitasi yang bisa meninggalkan braneworld dan berada di > braneworld lainnya. String yang bergetar dan membentuk graviton ini > merupakan satu2-nya string yang bersifat khusus mampu bertumpu antara > braneworlds > > Dengan bermodalkan pengetahuan ini, maka dibangunlah sebuah fasilitas > khusus yaitu "Laser Interferometer Gravitational Wave Observatory" > (LIGO) oleh California Institute of Technology (CIT) bekerja sama dengan > Massachusetts Institute of Technology (MIT). LIGO berfungsi menangkap > gelombang gravitasi khusus yang membawa signature unik dari dimensi lain. > Dalam beberapa tahun lagi kita bisa tau apakah M-Theory benar. > > > Tambahan: > Lalu, dimana dimensi waktu. > Pada pembicaraan ini, dimensi waktu adalah kekal adanya. > > > > Sumber: > "The Fabric of the Cosmos" > by: Brian Greene. > > "Universe in a Nutshell" > by: Stephen W. Hawking > > > must read books! >
