Penggunaan transporter, baik ship-to-surface maupun surface-to-ship, sebetulnya dilakukan dari kapal. Makanya kalo dari surface juga pasti "order" ke kapal, "Picard to Enterprise. Four to beam up." Maka **ngwwwiiiiiinnngg** lenyaplah mereka. Nggak bisa mereka mentransport diri mereka sendiri. Jadi sah-sah aja butuh power gede. Kan power dari kapal.
Dalam kondisi tertentu, ada di episode tertentu (yang gue nggak inget) dan kalo nggak salah di film Nemesis, kru yang lagi "away" dibikinin portable transporter yang punya power sendiri. Tapi pastinya itu untuk keadaan darurat dan dengan keterbatasan jarak tempuh. Jadi kayaknya untuk visual appearance, penjelasan keterbatasan power cukup masuk akal. Ario _____ From: [email protected] [mailto:[EMAIL PROTECTED] On Behalf Of Keanu R mungkin juga memang 'belum' kepikiran o/ penulis :) konsep perang pake kamera muncul nya thn berapa yah?? kalo' soal power, proses tele-transportasi jauh lebih memakan power IMHO deng MN --- In indo-startrek@ <mailto:indo-startrek%40yahoogroups.com> yahoogroups.com, "Holodeck 2469" <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > Masalahnya mungkin di jarak/distance. > Di film Aliens kan 'away team' dimonitor > langsung dari kendaraan/mobile unitnya > yang jaraknya gak jauh. Toh mereka juga > bahkan gak bisa kontak dengan kapal yang > ada di orbit kan... > Kalau di ST, dengan gelombang subspace > bisa tetap kontak. Hanya 'mungkin' untuk bisa > tampil video masih perlu power/energy yang > besar kali ya... jadi hanya bisa ship-to-ship > atau paling gak dengan shuttle. > > Dari sisi lain... kalo di kapal udah bisa tahu > semua kondisi 'lapangan', gak seru lagi filmnya.. :p > > ======================== > Ignatius S Wibowo > [EMAIL PROTECTED] > ======================== [Non-text portions of this message have been removed]
