Kalau masalah sapi begitu, gak hanya di Indonesia saja.
Di negara2 Asia dan Africa lainnya juga begitu.
Dan gak ada undang2 negara maupun internasional nya.
Itu hanya agar timbangan menjadi lebih berat dan mereka dapat untung.
Tapi sebetulnya tidak berbahaya apabila di konsumsi oleh manusia koq. 
Ya.. kalau hidup udah sejahtera, gue jamin mereka juga gak akan
berbuat begitu untuk mencari tambahan uang. Kalau pakan ternak naik
terus harganya, kan untung mereka tambah berkurang malah bisa rugi.
Gue walaupun gak setuju, butI can understand very well why they do it.
And I'm not in the position to judge them.   

Masalah apakah bangsa ini sayang binatang atau nggak, kaitan nya
selalu dengan masalah kesejahteraan rakyat.
Gue dulu punya kenalan orang WWF yang sering ke sumatra, sulawesi dan
kalimantan untuk menertibkan penangkapan hewan langka yang dilindungi
undang2 dan dia banyak cerita. 

Sekarang, bayangkan kalau kita sebagai orang indonesia mendengar
masalah ini.

Binatang sejenis kuskus (gue lupa nama latinnya) sering menyerang
tanaman rakyat dan menyebarkan penyakit. Lantas diburu sampai masuk ke
hutan, dan dibunuh untuk menyelamatkan desa. 
Atau menangkap hewan untuk dijual dan uangnya untuk beli beras. 

Of course sewaktu WWF datang dan memberikan penyuluhan, orang2 itu iya
iya saja. Tapi begitu pergi, mereka balik lagi. 
Yang bener aja, masa hidup binatang lebih penting dari perut kita?
Begitu kata mereka. 

Tapi itu semua bukan berarti bangsa kita bukan penyayang binatang kan?
It's the last resources to survive. Seperti kata Darwin, dalam evolusi
terjadi hukum survival of the fittest.  

Kalau masih miskin, mau bagaimana caranya lagi mereka bertahan hidup
kalau tidak mengambil apa yang ada di alam? 

Sama seperti di Rwanda. Orang2 yang memburu gorilla itu setelah
bersabar selama 15 tahun, akhirnya membunuh researcher amerika yang
giat menghalang2 i perburuan mereka. Orang lapar koq dilawan dengan
alasan riset pengetahuan dan perlindungan hewan langka.......

Salam,
Indie

--- In [email protected], "J" <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
> Bangsa kita penyayang binatang..?
> 
> Di koran sekarang diberitakan lagi marak daging gelonggong.
> 
> mungkin anda belum pernah melihat proses nya, tapi saya pernah melihat
> di metro tv, sapi mulutnya dimasukin selang sampai sekarat & kejang2
> karena penuh air.
> 
> dan komentar di koran: itu penyiksaan binatang, tapi di negara ini
> belum ada UU yang mengatur.
> 
> ps: saya tahu anda cuma guyon tentang trio macan, seperti bung Ario,
> saya juga lagi marah2 sama negara ini, but not to you...
> 


Kirim email ke