bisa lebih diperjelas nih Bung, kenapa Anda lebih memilih revolusi timbang evolusi? Apa yang Anda maksud itu adalah mutasi genetika? atau hasil hybrid dengan 'mahluk/ras' lain?? cyborg masuk kategori ini juga kah??
:) MN --- In [email protected], "Alidjaja Ivan" <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > Majalah ini dengan Hai yg ada 'Si rambut merah' , Trigan-nya dan Roel > Djikstra-nya, lebih lama mana? : ) > > -- > Kalo ngikutin teori evolusi (baik yg mikro atau yg makro)...manusia akan > tetap > menjadi 'mamalia' selamanya... > > Transformasi terjadi kalo ada mutasi genetika (contonya film: > Heroes.....dan 4400). > Itu-pun manusia juga mamalia, punya rasa, punya hati.... > -- > Jadi kepikiran nih....jgn2 manusia tidak berevolusi..tapi ber-revolusi > utk mencapai tahap berikutnya.. > -- > > > -kok gw jadi serius gini ya???- > > > ________________________________ > > From: [email protected] > [mailto:[EMAIL PROTECTED] On Behalf Of Sharif Dayan > Sent: 6. lokakuuta 2007 12:59 > To: [Indo-StarTrek] > Subject: [Indo-StarTrek] Q (dh: Sejarah penemuan teknologi) > > > > Salam Sejahtera... > > Pada 6 September 2007, Ario Wirawan menulis: > > > Bangsa Q berfungsi dengan cara yang beda dengan manusia (dan > humanoid > > lainnya) karena mereka sudah berevolusi ke tahap selanjutnya. > Bergerak > > melewati warp 10 kan sudah melanggar hukum fisika, makanya > kita nggak bisa > > lakukan dengan kondisi saat ini. Kita harus berevolusi dulu ke > tahap berikut > > untuk menembus batasan-batasan hukum fisika yang mengekang > kita saat ini. > > Berevolusi dalam pengertian apa ? Apakah manusia berkemampuan > untuk sampai pada > tahap itu ? Jangan-jangan, sebelum itu terjadi, manusia sudah > punah, entah apa > sebabnya. > > Sudah ada yang pernah membaca mengenai masa depan spesies > manusia, yaitu ketika > mereka beralihragam (transformized) menjadi serupa plasma, yang > daur / denyut > napasnya berada dalam ordo kalpa ? Ini pernah dituliskan dalam > majalah Aku Tahu, > yang sudah lama berhenti terbit...mungkin sebagian besar di > antara Anda belum > lahir...ohoek...ohoek...ohoek...(batuk-batuk manula)... > > Sharif Dayan > di Palembang > > > > > > > > [Non-text portions of this message have been removed] >
