Butterfly Effect = istilah dari sebuah buku sci-fi (kalau gak salah 
karangan Philip K. Dick) yang bercerita soal pengaruh matinya seekor 
kupu-kupu di jaman dinosaurus pada kehidupan manusia jaman sekarang.

Jadi, lebih ke bagaimana sebuah hal kecil di masa lalu bisa sangat 
berpengaruh di masa mendatang.



-------- Original Message --------
Subject:        RE: [Indo-StarTrek] Butterfly Effect
Date:   Wed, 5 Dec 2007 02:31:29 +0700
From:   Erianto Rachman <[EMAIL PROTECTED]>
Reply-To:       [email protected]
To:     <[email protected]>



Gw udah nonton tuh film.

Emang bagus. Walaupun menurut gw bukan termasuk film sci-fi.

Cuma satu nih. Kenapa "Butterfly Effect"? gw bingung. apa hubungannya ya?

Ada yang bisa kasih pencerahaan?

Salam,

Eri

_____

From: [email protected]
<mailto:indo-startrek%40yahoogroups.com>
[mailto:[email protected]
<mailto:indo-startrek%40yahoogroups.com>]
On Behalf Of Hadi Patronussto
Sent: Wednesday, December 05, 2007 2:08 AM
To: [email protected] <mailto:indo-startrek%40yahoogroups.com>
Subject: [Indo-StarTrek] Butterfly Effect

Wah, saya suka film Butterfly Effect. Plot-nya benar-benar cerdas.

Hmm, ada yg mengganjal sih, apakah kisah hidup di Aston Kutcher di Butterfly
Effect sama seperti Picard di Tapestry? Satu pilihan kecil berdampak besar
bagi kehidupan? Apakah itu kejadian nyata? Cuma khayalan di kepala? Atau
perjalanan pakai mesin waktu?

Dan Q-pun bersabda: "The Jean Luc Picard, who never fought the Nausicaan,
never realized how fragile life is or how important each moment must be...He
never led the away team in Orion Three to rescue the ambassador, or take
charge of the Stargazer's bridge when its captain was killed...never seizing
the opportunities that presented themselves...He has learned to play it
safe...and he never, ever got noticed by anyone, and nobody offered him to
command."

~HP

On 12/3/07, J <protoss_species@ <mailto:protoss_species%40lycos.com>
lycos.com> wrote:
  >
  > Numpang lewat...
  >
  > setuju dengan mr.ivan, yang bagus tuh yang bisa membuat kita
  > menduga-duga sepanjang film. dengan kata lain, bisa melibatkan
  > penonton ke konflik dalam cerita film. ada yang pernah liat butterfly
  > effect? gw liat nya di TV pas agak di tengah2 gitu, awalnya ga minat,
  > tapi lama2 gw terlibat diskusi dengan teman gw bagaimana endingnya..
  >
  > tentang visual effect tuh udah wajib hukumnya. ok, mungkin ada juga
  > yang ga terlalu mementingkan ini, tapi untuk sci-fi tanpa visual
  > effect rasanya seperti bakso tanpa kuah. bisa tetap dimakan, tapi
  > seret di tenggorokan... hehehehh
  >
  > terakhir, alur ceritanya mestinya berimbang, pelan & cepat
  > berselang-seling, jangan seperti deep impact... sepanjang film rasanya
  > pelannnn... menunggu komet jatuh.
  >
  > --- In indo-startrek@ <mailto:indo-startrek%40yahoogroups.com>
yahoogroups.com <indo-startrek%40yahoogroups.com>,
  > "Budiss" <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
  > >
  > > Menurut saya harus punya cerita yang kuat dan bagus, casting yang
  > > bagus, akurat dan masuk akal.
  > > Dan untuk film sci-fi juga harus dibantu dengan tehnik animasi digital
  > > yang canggih.
  > > Ada bumbu romansa dan sex yang cukup, tidak berlebihan.
  > > Lalu pemain utama dan pendukungnya cantik dan ganteng, latar
  > > belakang film nya yang masuk akal dan indah2. Seperti kalau di ST
  > > saat di Rissa ya ada pemandangannya yang indah.
  > >
  > > Salam,
  > > Budiss.
  > > ~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
  > > On 03/12/2007 at 14:35 Alidjaja Ivan <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
  > >
  > > > bagus itu relatif...
  > > >
  > > > selama bisa membuat penonton menduga2....dan selalu membuat kurva
  > > > 'keingintahuan' penonton 'menanjak'
  > > > dan tidak turun, saya bisa bilang serial itu bagus...
  > > >
  > > > kl utk serial ST, yg jelas, faktor artis cakep dan ganteng,d an kl
  > bisa
  > > > 'seksi'...itu perlu...(buat cuci mata),
  > > > tetapi yg lebih penting 'karakter' tiap pemain di situ...
  > > >
  > > > kl utk ST, faktor kecanggihan animasi jg penting...
  > > >
  > > > ________________________________
  > > >
  > > > On 03/12/2007 at 14:31 Erianto Rachman <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
  > > >
  > > >
  > > > Hi,
  > > >
  > > > Karena cukup sering kita mengkritik beberapa serial TV baik yang
  > > > lama maupun yang baru, saya jadi pingin Tanya nih.
  > > >
  > > > Menurut teman2, untuk mendapat kan kategori serial yang bagus
  > > > itu syaratnya bagaimana?
  > > >
  > > > Atau pertanyaannya saya ubah menjadi; apa yang dibutuhkan seuatu
  > > > serial TV untuk bisa bertahan lama?
  > > >
  > > > Ceritanya? Yang bagaimana itu?
  > > > Casting? Yang bagaimana?
  > > > Dll?
  > > >
  > > > Dan kalau ST mau dibuat serial barunya, bagaiman syaratnya?
  > > >
  > > > Salam,
  > > > Eri
  > >
  >
  >
  >

[Non-text portions of this message have been removed]

[Non-text portions of this message have been removed]



Kirim email ke