yg nomor 2, kayanya krg tepat...:-)
________________________________
From: [email protected]
[mailto:[email protected]] On Behalf Of heri
Sent: 30. maaliskuuta 2009 20:33
To: [email protected]
Subject: [Indo-StarTrek] Misteri Waktu dlm kehidupan kita
Salam members,
ini ada artikel dari situs wikimu, situs jurnalis amatir
gw dah ijin ama yg punya n gw copy paste ke sini
ini linknya
http://www.wikimu.com/News/DisplayNews.aspx?id=13631&post=1
<http://www.wikimu.com/News/DisplayNews.aspx?id=13631&post=1>
Kehidupan kita di dunia ini tidak pernah bisa dilepaskan dari
waktu. Waktu menghantarkan kita dalam menjalani kehidupan dari awal
kejadian kita di rahim ibu hingga akhir hayat kita. Setiap adegan dalam
kehidupan kita sebagian besar diukur berdasarkan waktu. Lama, sebentar,
lambat, cepat, tua, muda, kemarin, hari ini, akan datang, masa lalu dan
masa depan, adalah ukuran-ukuran berdasarkan waktu yang diterjemahkan
dalam bentuk kata keterangan waktu.
Disebabkan oleh waktu, kita bisa menjadi tua, peralatan menjadi
rusak, pertanyaan bertemu dengan jawabannya, permasalahan menjadi
tuntas, kebohongan terbongkar, kejahatan terungkap, dan kebenaran
menampakkan diri.
Tetapi tahukah Wikimuers bagaimanakah gambaran waktu itu? Di
manakah posisi dimensi waktu di dalam dimensi ruang? Berikut ini adalah
beberapa penjelasan tentang waktu yang mungkin sedikit memperjelas
misteri tentang waktu dalam kehidupan kita.
1. Garis waktu tidak linier
Seperti diketahui dimensi ruang terdiri atas tiga dimensi linier
(garis lurus), yakni panjang, lebar dan tinggi. Sedangkan dimensi waktu
digambarkan melengkung ke dalam dimensi ruang dan garis waktu berbentuk
spiral (per) dengan salah satu sisi putarannya bersentuhan dengan sebuah
titik di dimensi ruang.
Pada gambar dimensi ruang diwakili oleh sebuah garis horizontal
dan dimensi waktu oleh garis vertikal, di mana spiral waktu berputar
dengan salah satu sisi spiralnya menyentuh sebuah titik di garis linier
dimensi ruang pada titik A. Titik A tersebut adalah titik saat ini,
sedangkan putaran spiral yang meninggalkan titik adalah masa lalu, dan
putaran spiral yang menuju titik adalah masa depan. Bagian titik saat
ini (Titik A) berada di dalam dimensi ruang dan waktu yang positif,
sedangkan bagian spiral yang lain berada di dimensi ruang dan waktu yang
negatif. (Lihat gambar)
2. Di alam semesta hanya ada waktu sekarang
Waktu di bumi kita disepakati adalah 24 jam dalam sehari
semalam. Pembagian waktu ini berdasarkan besar sudut rotasi bumi pada
sumbunya sebesar 360 yang dibagi derajat bujur bumi sebesar 15 derajat,
sehingga setiap 15 derajat garis bujur bumi mendapatkan kenaikan waktu
sebesar 1 jam.
Kita menggunakan tanda waktu sebagai ukuran waktu keberadaan
kita di dalam dimensi ruang. Salah satu contohnya adalah tanggal lahir
kita yang memuat unsur tahun, bulan, hari atau tanggal dan jam serta
menit. Tanda waktu ini diakui sebagai ukuran universal dan ditetapkan
dalam bentuk perhitungan kalender dan jam.
Tanda waktu ini kemudian dibagi ke dalam tiga ukuran waktu
terbesar, yakni kemarin, hari ini dan besok. Bagi kita kemarin adalah
tanda waktu berupa tanggal yang telah lewat satu hari dari hari ini, dan
besok adalah satu hari menyusul setelah hari ini. Namun sebetulnya
menurut ukuran dalam dimensi waktu, kemarin juga berarti 1 jam yang
lalu, 1 menit yang lalu, 1 detik yang lalu, dan seterusnya hingga 1 per
sekian (tidak terhingga) detik yang lalu. Begitu juga halnya dengan
besok. Sedangkan pengertian hari ini atau lebih tepat di sebut sekarang
memiliki skala ukuran waktu yang juga sangat sempit tidak berhingga,
yakni sampai 1 per sekian (tidak berhingga) detik.
Apabila kita memperhatikan gambar penampang spiral waktu, maka
titik A adalah titik persinggungan spiral dimensi waktu dengan garis
lurus dimensi ruang. Titik A tersebut adalah waktu sekarang bagi titik
di dalam dimensi ruang tersebut. Sedangkan waktu yang lalu adalah
putaran spiral yang setelah titik A, dan waktu yang akan datang adalah
putaran spiral yang akan melalui titik A. Perhatikan waktu yang lalu dan
waktu yang akan datang berada di bagian negatif dari dimensi ruang dan
waktu, sedangkan waktu sekarang berada di bagian positifnya.
3. Setiap orang mempunyai paket waktu sendiri
Setiap titik di dalam dimensi ruang mempunyai spiral waktunya
sendiri-sendiri. Begitu juga setiap manusia, setiap organ dalam
tubuhnya, setiap sel, dan seterusnya. Bayangkan bahwa setiap spiral
waktu tersebut tidak berputar secara bersamaan.
Seandainya kita bandingkan dua orang dengan usia yang sama A dan
B sedang berada di dimensi ruang. Putaran spiral waktu A lebih cepat
dari pada B sebanyak 1 jam, berarti waktu yang dibutuhkan A untuk
menempuh suatu jarak di dalam dimensi ruang 1 jam lebih cepat dari B.
Itu artinya usia A akan relatif lebih muda 1 jam dari pada B.
Begitu juga dengan spiral waktu organ tubuh, sel sampai atom di
tubuh kita. Semakin cepat putaran spiral waktunya, akan semakin banyak
umur yang diberi diskon. Itulah sebabnya kenapa orang yang tingkat
spiritualitasnya tinggi cenderung terlihat lebih muda dan berumur
panjang. Tingkat konsentrasi ke dimensi yang lebih tinggi relatif
meningkatkan putaran spiral waktu. Selain itu melemahnya pengaruh
gravitasi juga ikut mempercepat putaran spiral waktu. Ini bisa dilihat
pada orang-orang yang tinggal di pegunungan tinggi relatif berumur lebih
panjang dan awet muda. Pendeta-pendeta Tibet memperoleh dua keuntungan
ini, selain mereka sering bermeditasi, mereka juga tinggal di pegunungan
Himalaya yang sangat tinggi dari permukaan laut.
4. Jarum jam di tanganmu bukan penunjuk waktu sebenarnya
Putaran spiral waktu alam semesta yang sangat besar tidak sama
dengan putaran spiral waktu bumi dan diri kita. Jarum jam yang sering
digunakan sebagai penunjuk waktu dalam kehidupan kita sehari-hari adalah
jarum jam untuk bumi karena berdasarkan putaran rotasi bumi pada
sumbunya. Sedangkan alam semesta maupun diri kita mempunyai jamnya
sendiri.
Ini terbukti apabila kita menunggu berjam-jam di dalam suatu
antrian misalnya, anda merasa 2 jam sangat lama dan membosankan karena
tidak melakukan apa pun. Sedangkan bagi teman di sebelah anda yang
sedang asyik main game dari konsul portabelnya merasa waktu hanya
sebentar saja. Dan bonus tambahan untuk teman anda yang hatinya senang
adalah berupa diskon umur lebih panjang dari kita yang merasa kesal dan
bosan.
5. Putaran waktu sekarang lebih cepat dibandingkan masa lalu
Banyak orang berkata bahwa di masa kini waktu terasa sangat
cepat berlalu dibandingkan sepuluh atau dua puluh tahun yang lalu.
Setahun seperti hanya enam bulan, sebulan seperti beberapa hari, sehari
seperti beberapa jam dan satu jam berlalu dalam sekejap!
Apakah yang menyebabkan waktu berlalu sangat cepat seperti itu?
Dan kenapa kita semua merasakan hal yang sama?
Jawabannya adalah karena alam semesta mengalami pengerutan.
Akibatnya spiral waktu juga mengalami pengerutan. Ingat contoh penerapan
asas gaya sentrifetal. Kita mengikat sebuah batu pada tali kemudian
memutarnya mengelingi jari telunjuk kita. Semakin pendek jarak batu
dengan titik pusat jari kita semakin cepat putaran batu.
Demikian yang terjadi dengan spiral waktu alam semesta. Dan
percepatan spiral waktu alam semesta ini berpengaruh kepada spiral waktu
yang lebih kecil seperti spiral waktu bumi dan diri kita, disebabkan ada
tekanan ruang.
6.Wilayah dimensi lain juga memiliki spiral waktunya sendiri
Setiap dimensi memiliki spiral waktunya sendiri, dengan
kecepatan putaran yang berbeda-beda. Semakin tinggi dimensinya, semakin
cepat putaran spiral waktunya. Bisa dibandingkan 1000 tahun di bumi
nilainya sama dengan 1 hari di dimensi tertinggi (alam akhirat). Artinya
manusia di bumi dengan kecepatannya membutuhkan waktu 1000 tahun untuk
menyelesaikan satu putaran spiral waktu di dimensi tertinggi. Atau kalau
makhluk di dimensi tertinggi tersebut menggunakan kecepatannya untuk
menyelesaikan sebuah perjalanan yang ditempuh oleh manusia selama satu
hari di bumi, maka dia hanya membutuhkan 1/365.000 atau 2,7 x 10-6 hari
atau sekitar 0,24 detik.
heri
[Non-text portions of this message have been removed]