Menjawab singgungan Ivan mengenai membrane yang mungkin hancur:
IMHO Membrane ada karena harus ada - yaitu karena string memerlukan 10 dimensi-ruang untuk eksis. Jadi, tanpa adanya satu brane -pun keseimbangan akan terganggu dan string tidak mungkin eksis. Tabrakan antar membrane (antar universe) bisa terjadi dan menghasilkan ledakan besar (yg diduga orang sebagai big bang). Tapi tabarakan itu tidak menghancurkan membrane. Menghancurkan brane berarti menghancurkan dimensi-ruang - menghancurkan universe. Bayangkan statement ini: "menghancurkan atau meniadakan dimensi panjang" Aneh kan terdengarnya? Bagaimana bisa salah satu dimensi-ruang (misalnya 'panjang') ditiadakan? Tapi kalaupun "akhir" yang sempurna adalah kemusnahan total dari membrane, maka energy yang dibutuhkan tentunya di luar akal kita. Hanya Sang Pencipta membrane-lah yang mampu menghancurkannya. Maaf kalau ada yang mules. Salam, ER ____________________________________________________ Visit our special site for The New STAR TREK Movie: <http://www.indo-startrek.org/promo/STXI/> ttp://www.indo-startrek.org/promo/STXI/ Save Paper! Save Trees! Before printing, think about the Environment. Support Energy [R]evolution Now! www.human-earth.blogspot.com http://www.solargeneration.co.cc/ _____ From: [email protected] [mailto:[email protected]] On Behalf Of Alidjaja Ivan Sent: Monday, April 20, 2009 4:44 PM To: [email protected] Subject: RE: [Indo-StarTrek] "The Last Question" (dh: Jembatan Es...) sebenarnya agnostik memegang kebenaran mutlak yaitu bahwa mereka yakin bahwa tidak ada kebenaran yang mutlak. Gene adalah seorang agnostik, kalau tidak mau dibilang atheist. Pengaruhnya pada ST cukup kuat. Di salah satu episode Voyager (Season 2 kalo tidak salah), Janeway pernah ditanya oleh Chakotay ttg kepercayaan dia ttg keotentikan cerita Adam dan Hawa - yang dijawab oleh Janeway bahwa dia krg begitu 'yakin' ttg cerita agama samawi ini. Di salah satu episode di ST:Enterprise, Archer pernah ditanya ttg keyakinannya, dan dia berkata bahwa dia 'open minded'. Jadi si archer ini agnostik. Picard jg saya pikir agnostik, tetapi he wants to believe bahwa ada sesuatu yg lebih yg mengatur universe, cm dia 'kecewa' banget waktu dia pikir dia menemukan 'tuhan', tetapi ketemunya si Q di realm yg terang benderang itu. Gw ga tahu sama si Kirk atau yang laennya.. - Kalo bagi saya, akhir merupakan sebuah awal. Jadi akhir yg sempurna harusnya merupakan awal yg sempurna juga. Kalo di teori favorit bung Eri, kl brane yg berangka kecil kolaps (atau disebut-sebut sebagai 'akhir', apakah brane2 yg di angka besar kolaps juga?) - ________________________________ From: indo-startrek@ <mailto:indo-startrek%40yahoogroups.com> yahoogroups.com [mailto:indo-startrek@ <mailto:indo-startrek%40yahoogroups.com> yahoogroups.com] On Behalf Of Kuntadi, Andi (NSN - ID/Jakarta) Sent: 20. huhtikuuta 2009 16:06 To: indo-startrek@ <mailto:indo-startrek%40yahoogroups.com> yahoogroups.com Subject: RE: [Indo-StarTrek] "The Last Question" (dh: Jembatan Es...) Sharif wrote: .... Apakah ia benar ? Apakah yang masing-masing kita yakini sesuai kepercayaan masing-masing sudah benar ? Saya tidak yakin. Wah, ini pertanyaan filosofis. Sebelum kita bisa menentukan apakah sesuatu itu benar, tentu ada pertanyaan filosofis lebih mendasar: "Apakah itu kebenaran?" Kalau jawabannya "Saya tidak yakin"... larinya ke faham agnostik... Dalam Al Quran atau pun Injil, alam semesta ini akan memiliki akhir. Akhir yang sempurna, di mana seluruh materi akan hancur. Sebagai umat penganut agama Islam atau pun Injil, keyakinan akan hari akhir menjadi salah satu dasar kepercayaannya. Meyakini bahwa hari akhir itu ada dan akan terjadi sebagai salah satu kebenaran. Ujung-ujungnya... apa yang kita anggap dan yakini sebagai kebenaran memerlukan satu lompatan yang besar... "Leap of FAITH"... Ujung-ujungnya.. kita harus memilih, "kebenaran" mana yang ingin kita yakini. Agnostis tetap akan mengatakan bahwa tidak ada kebenaran yang mutlak... Penganut agama akan mengatakan bahwa kebenaran merekalah, yang berasal dari tuhan mereka, yang mutlak. Sebagai muslim, saya yakin akan adanya hari akhir. BR, Andi. ________________________________ From: indo-startrek@ <mailto:indo-startrek%40yahoogroups.com> yahoogroups.com <mailto:indo-startrek%40yahoogroups.com> [mailto:indo-startrek@ <mailto:indo-startrek%40yahoogroups.com> yahoogroups.com <mailto:indo-startrek%40yahoogroups.com> ] On Behalf Of ext Sharif Dayan Sent: Monday, April 20, 2009 2:52 PM To: [Indo-StarTrek] Subject: [Indo-StarTrek] "The Last Question" (dh: Jembatan Es...) Salam Sejahtera... Pada 16 april 2009, Andai Kuntadi menulis: > The Last Question... > > --- ini yang kalimat akhirnya adalah... > "Let there be light"... > --- betul nggak? Ya. enurut ajaran garis Ibrahim/Abraham, penciptaan melalui gari lurus hingga mencapai pemusnahan segala yang ada, sementara itu ajaran seperti Hindu dan Buddhis tidak seperti itu. Menurut Asimov, alam ini 'berjalan' sebagaimana yang ia tuliskan dalam cerita tersebut. Apakah ia benar ? Apakah yang masing-masing kita yakini sesuai kepercayaan masing-masing sudah benar ? Saya tidak yakin. Tapi, justru dengan ketidakyakinan itu saya diyakinkan mengenai kuasa yang berada pada puncak piramid, yang melampaui segala kemampuan makhluk, yg ber IQ 50 sd ber IG ~. Jadi, mengapa bersitegang urat leher karena berkeyakinan berbeda ? Sharif Dayan [Non-text portions of this message have been removed] [Non-text portions of this message have been removed] [Non-text portions of this message have been removed]
