wah.....ini kedua kalinya ide saya sama dengan ide orang laen, dan ini merupakan ide yang bagus.kalo diliat diluar negri, jangan ke amerika dah coba liat negara spt sebia, mereka lebih nemampilkan tokoh lokal yang berperan dalam perkembangan sci-fi dinegara meraka. so bener kata bung ario kenapa tidak kita undang tokoh lokal yang pernah atau sedang terlibat dalam perkembangan sci fi dan fantasi di indonesia.banyak sinetron sci-fi yang cukup bagus pernah tayang spt: Saras 008, Panji millenium, Mister Hollogram, ada juga filmnya Joshua yang ceritanya ia merupakan robot yg diciptakan ( mirip spt astro boy) kenapa kita tidak undang mereka hadir, begitu juga dengan penulis komik sci fi dan fantasi.kiranya bila kita undang mereka setidaknya kita sudah memappresiasikan karya mereka, walaupun karya mereka belum sempurna karena masih imitasi, tetapi memnurut hemat saya karya sinetron yg bertema Scifi dan fantasy masih lebih bagus dulu dibanding sekarang. kalo sekarang ceritanya murni fiksi belaka sedangkan dulu unsur ilmiahnya masih ada walau kecil --- On Mon, 1/4/10, Ario at Yahoo dot Com <[email protected]> wrote:
From: Ario at Yahoo dot Com <[email protected]> Subject: Re: [Indo-StarTrek] bentuk kegiatan dan acara Sci-fi Expo yang Ideal menurut kalian seperti apa? To: [email protected] Date: Monday, January 4, 2010, 10:23 AM Zoe Saldana tidak menarik. Lho, saya tidak bicara untuk diri sendiri. Tapi kita jujur aja, Zoe pernah main di film apa? Pirates (peran kecil), Losers (belum main) dan Star Trek. Siapa yang kenal dia? Siapa pula yang kenal Chris Pine, Simon Pegg, Karl Urban? Hanya Zach Quinto yang mungkin cukup dikenal di sini. Itu pun masih tidak ada artinya dibanding ramainya pengunjung kalau yang hadir itu Anjasmara dan Happy Salma. Oke, memang ini hanya bicara fakta, belum tentu merupakan sesuatu yang kita inginkan. Sekarang kita tinggal pertimbangkan aja, target kita apa? Mengumpulkan massa sebanyak mungkin (dan membuat para sponsor happy) atau benar-benar menjaring target audience kita (dengan risiko event menjadi "sepi.") Atau mungkinkah kita bisa ketemu di tengah jalan? Target audience kita juga terjaring sementara massa "umum" juga datang? Kan tinggal mengelola jadwal dengan efisien. Jadi benci tidak benci pada sinetron Indonesia, kalau mau massa ya libatkan artis Indonesia. Karena content kita sci-fi ya cari yang sedikit-banyak terkait sci-fi. Kenapa massa penting? Karena idealisme harus disejajarkan dengan bisnis. Bagi sponsor, bisnis nomor satu, sementara kita tidak bisa jalan tanpa sponsor. Win-win solution, IMHO. Alasan lain, kalau kita terlalu idealis pun, yang hadir hanya target audience kita, maka tema Go Green yang diusung menjadi tidak terlalu efektif. Kenapa? Karena target audience kita sudah punya wawasan dan pikiran (setidaknya basic) yang kurang-lebih sama dengan kita. Paling mereka mendapat informasi tambahan dari event kita. Sementara kalau massa "umum" banyak yang hadir, maka tema kita menyentuh jauh lebih banyak "orang baru." My two cents aja ini sih, untuk diusung ke rapat, berhubung saya pasti nggak bisa hadir. At least udah urun rembug. Content lain yang bisa dipertimbangkan: ajak artis komik Indonesia. Udah banyak lho. Nanti mereka ngapain? Memamerkan komik mereka sendiri dan membuka kesempatan menggambar audience dengan gaya menggambar mereka, dengan catatatan, suasananya (suasana hasil gambarnya maksudnya) bernuansa sci-fi. Misalnya muka si pengunjung tadi digambar dengan baju dan background Star Trek atau Star Wars. Nanti pengunjung harus bayar untuk itu, 20-30 ribu masuk akal kayaknya. Hasilnya kita nanti ffty-fifty sama si artis. Kira-kira gitulah. Ario ____________ _________ _________ __ From: Arlandi Landjono <arla...@yahoo. com> To: indo-startrek@ yahoogroups. com Sent: Mon, January 4, 2010 1:45:12 AM Subject: Re: [Indo-StarTrek] bentuk kegiatan dan acara Sci-fi Expo yang Ideal menurut kalian seperti apa? jumpa artis. zoe saldana and others. ;) a.r.l.a.n [Non-text portions of this message have been removed] [Non-text portions of this message have been removed]
