Dengan membandingkan berbagai fakta perkembangan situasi pasar dunia, bersama 
ini saya ingin memberikan prediksi berdasarkan logika (logic) mengenai 
perkembangan kondisi ekonomi kita di thn.2010 dan menjelang peluncuran film 
Star Trek di 2011. Ketika ngobrol-ngobrol dengan rekan-rekan Ferrengi dan 
ekonom Federasi, tahun ini diyakini akan menjadi tahun kebangkitan ekonomi 
dunia, setelah terpuruk di tahun 2008 dan 2009 lalu. Tanda-tanda itu sudah 
jelas terlihat.  
 
Tengoklah negara-negara maju di Eropa dan Jepang yang ekonominya semakin 
menggeliat dan berhasil masuk zona pertumbuhan ekonomi yang positif. Bahkan, 
negeri matahari terbit, Jepang, berhasil membukukan pertumbuhan ekonomi sebesar 
4,8 % (year on year). 
 
Tentunya ini pertanda baik bagi perekonomian domestik, mengingat negara-negara 
tersebut termasuk dalam daerah tujuan ekspor barang-barang produksi negara 
Republik Indonesia kita tercinta ini. Semakin cepat negara-negara tersebut 
memacu pertumbuhan domestiknya, berarti semakin besar peluang peningkatan 
permintaan akan barang-barang kita. 
 
Bila itu terjadi serentak di berbagai penjuru dunia dengan akselerasi yang 
semakin tinggi, maka kita boleh berharap bahwa pertumbuhan ekonomi domestik 
akan semakin melaju ke posisi lebih baik dibandingkan pencapaian tahun 2009 
yang diperkirakan sekitar 3,4 – 4,5 %. Bahkan, kita pun boleh berharap 
pertumbuhan ekonomi tahun ini dapat mendekati posisi tahun 2008 (6,1 %) apabila 
pemerintah mau dan mampu lebih agresif lagi dalam membenahi berbagai hal 
terkait dengan upaya peningkatan daya saing produk-produk jasa dan barang 
Indonesia. 
 
Variabel faktor penentu daya saing tersebut antara lain birokrasi yang lebih 
efisien dan tidak berbelit, pemangkasan biaya pungli pengurusan perizinan, 
infrastruktur, kualitas sumber daya manusia, kepastian hukum, stabilitas 
politik, dan akses pasar. Ancaman keterbatasan pasokan listrik tidak boleh 
terjadi lagi sepanjang tahun 2010 ini, karena itu akan mengganggu proses 
produksi di berbagai bidang. Kendala akses jalan dari satu tempat ke tempat 
lainnya dalam suatu rantai produksi juga harus diminimalisir.
 
Pemerintah juga harus mampu membuat terobosan dalam meminimalisir titik-titik 
kemacetan, memperbaiki jalan rusak, dan membuat jalan baru untuk mempersingkat 
waktu tempuh atau jarak angkut. Hal tersebut merupakan kunci untuk meningkatkan 
efisiensi pengeluaran logistik di tanah air yang saat ini masih tercatat 
sekitar 30 % PDB, jauh diatas China yang sekitar 20% PDB nya. 
 
Dengan optimisme keadaaan ekonomi dunia, diharapkan Paramount dapat melebarkan 
kantong pengeluaran budget nya untuk membuat Film sequel Star Trek TFB dengan 
lebih dahsyat lagi. Dan kesempatan peluang kita mengadakan Star Trek convention 
di thn.2011 semoga dapat menjadi lebih optimis dengan adanya peningkatan 
perdagangan, diharapkan mitra-mitra yang diharapkan menjadi sponsor Star Trek 
convention ini dapat lebih optimis memandang pertumbuhan perekonomian dan 
perdadangan di tahun 2010 dan 2011. Live Long and Prosper ! …  

~ LIVE LONG and PROSPER ~
Bowo T. Suharso
http://trekphilosophy.blogspot.com/
http://facebook.com/trahutomo
SKYPE: bowo.trahutomo
LinkedIn: http://id.linkedin.com/in/bowotrahutomo


      Yahoo! Mail Kini Lebih Cepat dan Lebih Bersih. Rasakan bedanya sekarang! 
http://id.mail.yahoo.com

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke