Dalam film2 STAR TREK, seringkali kisahnya menggugah pemirsanya untuk memikirkan dan perduli dengan lingkungan. Wujud peduli lingkungan ternyata bukan selalu harus berarti harus terjun langsung ke lapangan. Lewat karya seni pun bisa menginspirasi dan membangkitkan kesadaran kita akan lingkungan hidup.
Pesan-pesan inilah yang hendak diusung oleh Festival Film South to South [StoS] yang akan digelar pada 22-24 Januari mendatang di 2 tempat yaitu di gedung Goethe Institut dan gedung CCF Salemba Jakarta. Lewat 23 film yang bertajuk “Kita Peduli”, penonton diajak melihat dan menyadari betapa lingkungan dan sumber daya alam kita telah dirusak guna kepuasan dan kepentingan kelompok tertentu. Dan tragedy Lumpur Sidoarjo di Indonesia adalah salah satu fenomena yang diangkat dalam film-film ini. Selain itu ada juga kekhawatiran warga Alberta di Kanada yang harus rela kehilangan 4 liter air bersih untuk setiap 1 liter minyak yang dikirim ke Amerika Serikat setiap harinya. Untuk anak-anak, juga ditampilkan film yang bercerita tentang kepiting yang hidup di laut yang sarat dengan sampah plastik, dimana anak-anak digiring untuk lebih peduli akan sampah. Dan masih banyak lagi cerita-cerita lain tentang alam kita yang hancur akibat kerakusan manusia. Tentulah hal ini seharusnya membangunkan kita semua agar semakin peduli tentang alam. Perlakuan kita terhadap alam akan menjadi apa yang akan kita tuai sesudahnya. Salah memperlakukannya, akan berdampak sistemik [istilah yang tengah booming saat ini] dan berkelanjutan untuk masa depan kita. Penasaran ingin nonton ga? ~ LIVE LONG and PROSPER ~ Bowo T. Suharso http://trekphilosophy.blogspot.com/ http://facebook.com/trahutomo SKYPE: bowo.trahutomo LinkedIn: http://id.linkedin.com/in/bowotrahutomo "Coba Yahoo! Mail baru yang LEBIH CEPAT. Rasakan bedanya sekarang! http://id.mail.yahoo.com" [Non-text portions of this message have been removed]
