Teman-teman, brothers and sisters... Terima kasih semua. Mohon maaf saya baru respon sekarang karena jadwal pekerjaan lagi gila-gilanya saat ini. Orgasmic rasanya nonton Star Trek setelah penantian sekian lama. Maklum saya benar-benar celibate selama ini. Tidak beli VCD/DVD dan tidak nonton download-an yang sudah lama nangkring di hard disk. Pokoknya nonton di bioskop or die!
Pengennya pun nonton lagi dan lagi di bioskop, tapi sayangnya kerjaan yang lagi padat membuat hal itu jadi tidak memungkinkan. Tapi dari pengalaman nonton sekali hari Minggu kemarin itu, sedikit yang bisa saya ceritakan antara lain: Di Semarang hanya ada 2 bioskop, keduanya cineplex. Keduanya memutar Star Trek. Keduanya membagi teater dengan film lain. Jadi di kedua cineplex tersebut, Star Trek hanya kebagian jadwal siang sampai sore. Jadwal berikut, sore sampai malam, film lain yang diputar. Makanya saya tidak bisa memaksakan menonton berulang kali, karena kesempatan nonton siang hanya ada pada hari Minggu. Penonton hanya (atau ini sudah bagus?) setengah teater. Saya rasa untuk ukuran Semarang dengan karakter manusia-manusianya, ini sudah sangat bagus. Filmnya sendiri, ini IMHO banget, personal banget: DAHSYAT sekaleee! Memang reboot-nya terasa banget. Alternate reality-nya jelas sekali. Tapi siapa peduli? Film itu menghidupkan kembali gairah terhadap Star Trek yang telah lama mati! Karakter-karakter yang di-resurrect itu benar-benar "dead-on" dengan yang kita kenal dan cintai selama ini, tidak lagi gendut dan keriput (walau gendut dan keriput pun tetap kita cintai,) melainkan fresh dan muda kembali, lean mean fighting machine, seperti pada awal kemunculan mereka, tapi ditampilkan dengan gaya storytelling dan teknologi masa kini! DAHSYAT! Setuju boleh, nggak setuju juga boleh. Tapi bagi saya, nggak ada satu titik pun yang menodai film ini. Nggak ada sisi jeleknya. Sangat memuaskan. Padahal saya adalah orang yang paling meragukan pasangan Orci-Kurtzman sebelum nonton film ini. Sekarang mereka sudah membersihkan nama mereka di mata saya dan saya acung 4 jempol buat mereka (kalau saya alien, mungkin bisa acung 8 jempol.) Kesimpulan saya, mereka bekerja berdasarkan pesanan. Sutradara minta cerita bagus, mereka bikin bagus. Sutradara minta cerita norak dan tidak berbobot, mereka bisa penuhi. Pokoknya apa kata klien dah! Nyota. Itu satu hal yang saya baru tahu setelah sekian tahun. He he he... subtitle-nya juga bagus. Feeling saya yang mengerjakan adalah penggemar yang punya kedekatan dengan pihak Subentra dan secara khusus meminta untuk menerjemahkan dan membuat subtitle untuk film Star Trek. Definitely bukan orang-orang yang selama ini mengerjakan subtitle untuk film-film bioskop. That much I'm certain. Woo-hoooo! Ario ________________________________ From: Philip Yusenda <[email protected]> To: [email protected] Sent: Mon, February 1, 2010 11:10:10 AM Subject: Re: [Indo-StarTrek] Star Trek main di bioskop! Nggak juga vul Ingat Denpasar baru main 7 bulan setelah Jakarta, itupun hanya di 1 bioskop (dari 2 bioskop 21 yang ada di seluruh Bali..) Philip Yusenda Blog: http://phil. yusenda.or. id YM/GTalk/Skype/ Plurk : yusenda1 LinkedIn: http://www.linkedin .com/in/philipus yusenda *don't take life too seriously, nobody gets out alive anyway* 2010/2/1 iful <iful.sp...@startrek .or.id> > > > Setelah Setahun (tahun lalu, 2009) .......Akhirnya 2010 ST XI diputar juga > di kota simpang 5. Sepertinya perjalanan si roll film hingga tiba di > bioskop > Semarang perlu *light year speed* yg lebih tinggi lagi =D atau "alon alon > asal klakon" > > Atau....mungkinkah kota kota yg banyak pengujung (baca: turis) lebih > didahulukan jadwal peredaran film asing dari pada kota-kota yg minim tempat > wisata? just curious. > > /ivul > > 2010/1/31 ER [Energy Revolution] <erianto.rachman@ gmail.com<erianto.rachman% > 40gmail.com> > > > > > > > > > > Selamat menikmati! > > > > Wah kok baru sekarang masuk bioskop ya??? > > > > ------------ --------- --------- --------- --------- --------- - > > > > Support Energy [R]evolution Now! > > > > www.human-earth. blogspot. com > > > > 2010/1/31 <donnymegananda@ yahoo.com <donnymegananda% 40yahoo.com> > > > Betul.. Sungguh sangat mengherankan ya semarang kota besar koq gd > sinema-nya > yg bagus cuman 1, isinya cuman 4 teater.. Dg film2 yg ketinggalan pula.. > Pdhal di jogja yg kota lbh kecil bioskopnya lbh bnyak dg film yg terbaru > pula... > Salam dari USS Ngayogyakarta Hadiningrat :) > Kintun saking OnyxBerry®nipun kula monggo tindak dateng Museum Wayang > Kekayon Ngayogyakarto > > > _____ > > > > From: indo-startrek@ yahoogroups. com <indo-startrek% 40yahoogroups. > > com><indo- startrek% > 40yahoogroups. com>[mailto: > > indo-startrek@ yahoogroups. com <indo-startrek% 40yahoogroups. com><indo- > > startrek% > 40yahoogroups. com>] > > > On Behalf Of Ario at Yahoo dot Com > > Sent: Saturday, 30 January 2010 4:45 PM > > To: Indo-StarTrek > > Subject: [Indo-StarTrek] Star Trek main di bioskop! > > > > > > Yes! Finally! Itu pun sharing teater sama horor Indonesia, jadi cuma > dapat > > jadwal pemutaran siang dan sore. Sayang hari ini nggak bisa siang. Besok > > kalo gitu. > > > > Ario > > > > [Non-text portions of this message have been removed] > > > [Non-text portions of this message have been removed] [Non-text portions of this message have been removed]
