Kalau anda lempar pertanyaan itu ke DR, Michio Kaku, maka ia akan menjawab
"Ya".

Black hole can be a way for travel back to time.

Bagaimana? Kan bis ahancur?

Menurut beliau, ini bisa dihindari (lihat tayangn Discovery Channel: Sci-Fi
Science oleh beliau) dengan cara membungkus obyek dengan medan anti materi.

Anti-mater field.

Karena black hole menyedot materi. Dan tidak anti-materi. (begitu
mernurutnya)

Tapi ini theory. 

Bagi gw yang I hate time travel, gw agak memicingkan mata ketika menyaksikan
penjelasan ini.. .hah. too far out! even in sci-fi context.

Maybe not time travel, maybe just travel to somewhere else.

 

 

Tapi ada satu yang mencengangkan (kalo boleh saya singgung; bikin mules)
mengenai black hole ini adalah bahwa kemungkinan black hole BUKAN obyek 3
dimensi-ruang. Melainkan hanya 2 dimensi-ruang. Artinya black hole hanya
punya luas saja, tanpa volume.

Bagaimana bisa?

Bisa baca di sini:
http://human-earth.blogspot.com/2008/05/black-hole-is-2-dimensional-object.h
tml

 

Singkatnya, entropi blackhole = luas permukaannya

Sehingga apa pun yang ada di dalam black hole tidak relevan dengan pengamat
di luar (di alam semesta ini). Ini artinya, isi blackhole bukan milik alam
semesta ini.

 

Hal ini dikuatkan oleh M-Theory yang mengatakan bahwa, bila di alam semesta
(membrane) ini ada black hole, maka di membrane lain (alam semesta lain)
juga terjadi black hole yang sama.

Satu kesamaan yang di-sharing oleh membrane mana pun, yaitu 'graviton'.

Graviton adalah partikel gravitasi yang bisa eksis keluar masuk membrane
manapun karena sifatnya yang merupakan string tertutup (closed-loop string).

Jadi sepertinya Black Hole adalah jalan tol tempat simapang-siur nya
graviton. Makanya gravitasi di sini sangat besar.

 

Kembali ke pertanyaan, apa yang terjadi dengan benda yang masuk ke dalam
black hole?

Kita ga pernah tau karena benda itu masuk ke realm yang tidak terukur, bisa
jadi hancur, diam, atau nyebrang ke membrane lain.

Ntar deh nunggu Michio Kaku berhasil menciptakan invincible cloak nya yang
terbuat dari Anti-materi itu.

 

(baca mengenai membrane / braneworlds di sini:
http://human-earth.blogspot.com/2008/01/braneworlds.html)

 

 

Salam,

ER

Sekalianpromosiblog..hehehe

 

-------------------------------------------------------------

Support Energy [R]evolution Now!

www.human-earth.blogspot.com

  _____  

From: [email protected] [mailto:[email protected]]
On Behalf Of Nugi
Sent: Monday, 22 March 2010 9:26 AM
To: [email protected]
Subject: RE: [Indo-StarTrek] Inertia Dampener

 

  

ternyata setelah saya baca2 event horizon adalah seperti ini :

"In <http://en.wikipedia <http://en.wikipedia.org/wiki/General_relativity>
.org/wiki/General_relativity> general relativity,
an event horizon is a boundary in <http://en.wikipedia
<http://en.wikipedia.org/wiki/Spacetime> .org/wiki/Spacetime>
spacetime, most often an area surrounding a
<http://en.wikipedia <http://en.wikipedia.org/wiki/Black_hole>
.org/wiki/Black_hole> black hole, beyond which events
cannot affect an outside observer."

Jadi kayanya event horizon dan black hole adalah 2 hal yg berbeda ternyata.

Benda yang masuk ke black hole tidak berarti juga hancur, bisa jadi memang
diam dan tidak terlihat, dan bisa juga malah melanjutkan ke sisi yang lain.
Banyak kemungkinannya. 

Tapi bisakah sebuah blackhole menjadi sebuah mesin waktu ?

rgds

From: indo-startrek@ <mailto:indo-startrek%40yahoogroups.com>
yahoogroups.com [mailto:indo-startrek@
<mailto:indo-startrek%40yahoogroups.com> yahoogroups.com]
On Behalf Of ER [Energy Revolution]
Sent: 22 Maret 2010 8:48
To: indo-startrek@ <mailto:indo-startrek%40yahoogroups.com> yahoogroups.com
Subject: RE: [Indo-StarTrek] Inertia Dampener

Ini menarik untuk dibahas.

Cahaya berhenti di event-horizon. Artinya di sini photon (cahaya) tidak kuat
untuk lolos dari gravitasi tapi cukup kuat untuk tidak masuk lebih dalam ke
lubang hitam. Jadi photon hanya melayang2 diam saja.

Jadi, kalo pernyataan "bergerak di dalam black hole" maka itu tidak sama
dengan berada di event horizon. Si benda sudah nyemplung ke dalam. Apa yang
terjadi dengan benda yang masuk ke black hole?

Secara teori, benda itu akan hancur dan ga ada yang tau nasibnya setelah
itu.

Hancur Apakah diam tapi tak terlihat? Ataukah meneruskan perjalanan ke sisi
lain? Dimana? Ga tau?

Ada yang mau coba masuk? :-)

Salam,

ER

----------------------------------------------------------

Support Energy [R]evolution Now!

www.human-earth.blogspot.com

_____ 

From: indo-startrek@ <mailto:indo-startrek%40yahoogroups.com>
yahoogroups.com <mailto:indo-startrek%40yahoogroups.com>
[mailto:indo-startrek@ <mailto:indo-startrek%40yahoogroups.com>
yahoogroups.com
<mailto:indo-startrek%40yahoogroups.com> ]
On Behalf Of Nugi
Sent: Monday, 22 March 2010 8:37 AM
To: indo-startrek@ <mailto:indo-startrek%40yahoogroups.com> yahoogroups.com
<mailto:indo-startrek%40yahoogroups.com> 
Subject: RE: [Indo-StarTrek] Inertia Dampener

Menarik.

Berarti di event horizon ini (black hole) tidak ada waktu yg bergerak. Jadi
jika ada yg bergerak di dalam black hole tersebut maka sebenarnya benda itu
hanya diam ?

*dulu ada film dengan judul yang sama, jadi orang pada masa datang bertemu
dengan orang masa kini.

From: indo-startrek@ <mailto:indo-startrek%40yahoogroups.com>
yahoogroups.com [mailto:indo-startrek@
<mailto:[mailto:indo-start...@%0b%3cmailto:indo-startrek%40yahoogroups.com%3
e%20yahoogroups.com]> 
<mailto:indo-startrek%40yahoogroups.com> yahoogroups.com]
On Behalf Of ER
Sent: 21 Maret 2010 22:37
To: indo-startrek@ <mailto:indo-startrek%40yahoogroups.com> yahoogroups.com
Subject: Re: [Indo-StarTrek] Inertia Dampener

------- kalau misalnya dg kecepatan cahaya massa suatu benda menjadi tak
berhingga besarnya, maka kalau kecepatannya absolut Nol massanya menjadi nol
juga?

pertama: tidak ada benda yang bisa melaju dengan kecepatan cahaya.
(relativitas khusus), jadi kalau ngebahas "JIKALAU ADA" maka pembahasannya
ga bakal habis. bayangkan bila seluruh energi obyek transform menjadi massa,
(E=MC2) maka massa menjadi tak hingga ketika obyek itu mencapai kecepatan
cahaya. benarkah demikian? aneh ya? dan tidak mungkin bisa dicoba.
Dan apa yg terjadi bila benda itu berhenti? maka massanya kembali seperti
semula.
dan oleh karena tidak mungkin ada diam yg absolut, maka kita tidak pernah
tau apa yg terjadi terhadap massa benda itu bila diam absolut.

kedua; contoh obyek yg bergerak dengan kecepatan cahaya ya cahaya itu
sendiri. dan cahaya selalu bergerak. jadi bagaimana kalau pertanyaannya
diganti menjadi, apa yang terjadi bila cahaya berhenti bergerak? jika di
suatu region of space, light stands still, maka time also stand still.
contoh area ini ada di event horizon sebuah black hole.

Salam,
ER

[Non-text portions of this message have been removed]

[Non-text portions of this message have been removed]

[Non-text portions of this message have been removed]

[Non-text portions of this message have been removed]





[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke