"lhoo... justru masa kecil gue sangat bahagia sampai gue ingin itu berulang
kembali!"

Itulah ujian untuk para penggemar fiksi ilmiah khususnya Star Trek. Film
berjenis ini memang memancing konsep pemikiran yang dianggap "nyeleneh" oleh
orang awam apalagi yang berpihak kuat pada reliji. Ketika misi ulang alik
berawak berhasil mendarat di bulan maka saat itu timbul polemik tentang
keberadaan Tuhan. Padahal Tuhan sangat menginginkan umatnya selain beriman
juga berpikir. Jika suatu saat manusia berhasil bertemu (first contact)
dengan spesies lain maka gemparlah umat manusia di bumi; terjadi polemik
tentang keberadaan manusia sebagai satu-satunya peradaban di alam semesta.

"Kenapa yang kayak gini awalnya selalu dari alat perang? Karena mereka yang
punya anggaran R&D paling tinggi? Dasar... untuk killing machine aja,
anggarannya nggak kira-kira. Tapi ya udahlah, semoga aja perkembangannya ke
depan bisa jadi positif."

Teknologi canggih memang lebih dulu diteliti oleh kalangan militer. ARPAnet
yang merupakan cikal bakal Internet pun dirintis oleh kalangan militer.
Mengapa begitu? Karena manusia masih diselimuti oleh rasa takut, rasa curiga
dan keinginan lebih hebat daripada kelompok (nation) lain. Silakan bayangkan
jika pihak sipil punya dana yang buanyak yang dialokasikan untuk R&D
sehingga mampu membuat alat canggih yang lebih hebat daripada militer. Tentu
saja akan terjadi masalah keamanan karena pihak militer curiga terhadap
penggunaan alat itu kelak. Walaupun umat manusia di abad 24 sudah bersatu
namun R&D berskala besar tetap didominasi oleh Starfleet yang tentu saja
merupakan kelompok militer.

Konklusi: wajar saja jika R&D skala besar didominasi oleh militer, yang
penting adalah tidak disalahgunakan.

"duh.harus hadiri sidang tilang nih akibat menyenggol orang dari jarak
"jauh"
karena force field mobil gue disetting terlalu lebar sampai-sampai penjalan
kaki tersungkur pas mobil gue lewat masih jauh 5 meter darinya."

Wah repot juga jika force field disetel seluas itu sehingga "nyenggol"
pejalan kaki...hehehe. Lain kali, hati-hati ya bang....wkwkwk

Cheers,

Dwi Santoso
----------------------------------------------
YM = anto_ti96
FB = [email protected]
----------------------------------------------


[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke