Umat manusia rasa-rasanya bolak-balik trial and error melulu deh. Pasti pake 
dulu (aplikasi/teknologi dari pengetahuan tersebut,) belakangan setelah 
ditemukan fakta-fakta bahwa aplikasi/teknologi tersebut merusak, baru deh 
bingung. Ada yang bisa diatasi dengan mencari alternatif lain, ada juga yang 
sudah terlalu menggurita dalam peradaban manusia hingga menjadi dilema.

Antara lain misalnya: CFC, bahan bakar fosil (BBF? He he he... kenapa nggak ada 
yang pake singkatan ini, ya?) DDT, styrofoam. Banyak deh.

Apakah human cloning ini juga harus trial and error? Apa nggak sebaiknya dikaji 
dulu dampak masa depannya sebelum diaplikasikan? Coba kita telaah sedikit aja 
ke masa depan: si perempuan yang di-clone ini, katakan namanya Jenny, 
melahirkan anak yang sesungguhnya adalah clone-nya sendiri, anggap dinamai 
Dian. Padahal, sebelum proses cloning, Jenny punya adik (Nurul), punya suami 
(Derek) dan punya anak (Adi).

Pertanyaannya: Siapakah yang kakak-adik? Apakah Dian dengan Adi, yang sama-sama 
dilahirkan oleh Jenny? Ataukah Dian dengan Nurul, mengingat Dian adalah clone 
dari Jenny?

1 tahun kemudian, Jenny meninggal. Lalu 17 tahun berlalu, Dian sudah jadi 
dewasa. Muncul lagi pertanyaan: Bolehkah Derek berhubungan intim dengan Dian? 
Secara fisik plek-ketiplek sampai ke DNA, Dian adalah (bukan mirip, tapi 
adalah) istrinya. Walaupun dilahirkan oleh Jenny, pasti sepasti-pastinya, Dian 
bukanlah anak Derek, karena dia tak menyumbang "saham" dalam proses 
pembentukannya.

Saya nggak akan memperpanjang cerita. Ini adalah secuplik kecil saja kisah masa 
depan (yang nggak terlalu jauh) dari Dian si human clone pertama ini. 
Kelihatannya mungkin trivia, tapi hal-hal sepele di atas itu bisa berbuntut 
panjang dalam urusan legalitas, hukum, warisan, perkawinan, dan lain-lain. 
Apalagi agama.

Pertanyaan-pertanyaan tersebut tentunya nggak perlu dijawab. Hanya sekadar 
pemicu saja untuk perenungan lebih lanjut. Meskipun, kalau mau dijawab untuk 
menegaskan opini Anda ya boleh-boleh saja. Mungkin akan menambah seru diskusi. 
Tapi intinya, kelihatannya benar-benar perlu telaah, kajian dan perenungan yang 
mendalam dan bersifat global sebelum aplikasi human cloning ini bisa diputuskan 
untuk disetujui atau tidak.

Ario

Catatan: nama-nama di atas adalah nama-nama teman-teman kantor yang saya 
gunakan tanpa izin dan di luar sepengetahuan orang-orangnya. He he he...




________________________________
From: iful <[email protected]>
To: [email protected]
Sent: Wed, March 24, 2010 10:37:10 AM
Subject: Re: [Indo-StarTrek] Human cloning?

  
Ya, Ri...ini senada  dengan pendapat gue sebelumnya.

Perlahan-lahan tapi pasti manusia akan diberi/mendapatkan pengetahuan dan
kekuasaan "mirip-mirip" spt Tuhan, apalagi kalo dilihat dari kaca mata
peradaban manusia sebelumnya.

Hanya Kearifan (wisdom) yg dapat menjaga manusia agar pengetahuan dan
kekuasaan tsb tidak merusak diri sendiri.
Namun...... kearifan didapat setelah merasakan jatuh bangun, friksi, konflik
dll --> fakta sejarah

/ivul

2010/3/24 ER [Energy Revolution] <erianto.rachman@ gmail.com>

>
>
> Ilmu pengetahuan adalah semua yang ada di alam. Manusia 100% ter-expose
> terhadap pengetahuan itu.
>
> Manusia suka atau tidak suka, perlu atau tidak perlu pasti akan mempelajari
> dan menguasai pengetahuan itu.
>
> Kemudian dari situ manusia harus memilih, apakah pengathuan ini dilanjutkan
> kebentuk teknologi/aplikasi atau tidak?
>
> Menurut saya Pribadi, di sinilah ujian manusia yang sebenarnya.
>
> Apakah cukup justifikasi untuk menngaplikasikannya ? Atau tidak?
>
> Satu pertanyaan awal untuk membantu manusia memilih adalah: TUJUAN
>
> Apa tujuannya kit amengaplikasikannya ? Apakah ada manfaatnya sekarang, masa
> depan?
>
> Bila jawabannya adalah YA, maka apakah positif atau negative? Apakah
> menjadi
> sesuatu yang bermanfaat atau malah merusak alam?
>
> Siapa yang harus Menjaga ini?
>
> Atua bila manusia memutuskan untuk TIDAK meneruskannya, atau tidak
> mengaplikasikannya, maka Mau diapakan Pengetahuan ini?
>
> Ditulis kemudian disimpan, dimusnahkan? Atau gimana?
>
> Human cloning adalah salah satu contoh.
>
> Pemimpin negara Beirut (yang tentunya seorang pemuka agama) menyatakan
> bahwa
> human cloning yang dilakukan saat itu adalah "boleh" dan tidak bertentangan
> dengan Agama.
>
> Sedangkan di AS cloning ini ditentang habis2-an.
>
> Saya sih berharap manusia, setiap individu di masa depan sudah bisa sadar
> dan tau mana yang baik dan benar.
>
> Jadi ga perlu lagi ada organisasi seperti Greenpeace yang selalu kerepotan.
> Punya wewenang tidak, hanya bermodal dari sumbangan sukarela dan segelintir
> anggota tetap, walaupun partisipan nya sangat banyal tersebar di seluruh
> dunia.
>
> Just my opinion.
>
>
> Salam,
>
> ER
>
> ------------ --------- --------- --------- --------- --------- -
>
> Support Energy [R]evolution Now!
>
> www.human-earth. blogspot. com
>
> _____
>
> From: indo-startrek@ yahoogroups. com <indo-startrek% 40yahoogroups. 
> com>[mailto:
> indo-startrek@ yahoogroups. com <indo-startrek% 40yahoogroups. com>]
> On Behalf Of Nugi
> Sent: Tuesday, 23 March 2010 11:58 AM
>
> To: indo-startrek@ yahoogroups. com <indo-startrek% 40yahoogroups. com>
> Subject: RE: [Indo-StarTrek] Human cloning?
>
> "life will find a way"
>
> Quote from John Hammond - ending of Jurassic Park #1
>
> From: indo-startrek@ <mailto:indo- startrek% 40yahoogroups. com<indo- 
> startrek% 2540yahoogroups. com>
> >
>
> yahoogroups. com [mailto:indo- startrek@
> <mailto:indo- startrek% 40yahoogroups. com<indo- startrek% 2540yahoogroups. 
> com>>
> yahoogroups. com]
>
> On Behalf Of Ario at Yahoo dot Com
> Sent: 23 Maret 2010 11:55
> To: indo-startrek@ <mailto:indo- startrek% 40yahoogroups. com<indo- startrek% 
> 2540yahoogroups. com>>
> yahoogroups. com
>
> Subject: Re: [Indo-StarTrek] Human cloning?
>
> Ini pertanyaan personal 'kan? Opini pribadi: sangat tidak setuju.
>
> Setuju banget bahwa ini playing God, bahkan untuk alasan seperti di film
> The
> Island itu pun saya nggak setuju.
>
> Yang masih meringankan ketidaksetujuan ini menjadi mengarah ke setuju (tapi
> belum 100% setuju) adalah prosesnya. Sorry, Er, gue nggak dapet Discovery,
> jadi nggak bisa nonton. Kalo boleh dijelasin dikit aja, apakah setelah
> di-cloning, embrionya dimasukkan ke rahim perempuan untuk dibiakkan secara
> alami atau 100% dibiakkan di luar tubuh perempuan? Soalnya kata "lahirlah"
> yang lo tulis itu bisa harfiah bisa juga perumpamaan, he he he...
>
> Kalo dibiakkan dalam rahim perempuan, maka mungkin saya masih akan
> pikir-pikir lagi, tapi kalau udah bener-bener 100% dibiakkan di luar, maka
> jelas-jelas saya tidak akan setuju.
>
> Setuju banget ama Ivan, yang di-cloning itu binatang (dan tumbuhan) yang
> nyaris punah aja. Itu pun cukup di awal. Setelah cukup banyak untuk berbiak
> sendiri secara alami, ya dibiarkanlah semua berjalan secara alami.
>
> Ario
>
> ____________ _________ _________ __
> From: ER [Energy Revolution] <erianto.rachman@
> <mailto:erianto. rachman%40gmail. com <erianto.rachman% 2540gmail. com>>
> gmail.com
>
> <mailto:erianto. rachman%40gmail. com <erianto.rachman% 2540gmail. com>> >
> To: indo-startrek@ <mailto:indo- startrek% 40yahoogroups. com<indo- startrek% 
> 2540yahoogroups. com>>
> yahoogroups. com
>
> <mailto:indo- startrek% 40yahoogroups. com<indo- startrek% 2540yahoogroups. 
> com>>
>
> Sent: Tue, March 23, 2010 11:30:14 AM
> Subject: RE: [Indo-StarTrek] Human cloning?
>
> Bro, kenapa topic ini gw angkat? Karena human cloning SUDAH terjadi. Dan
> berhasil.
>
> Sang doctor pertama kali ingin mencobanya di Amerika, tapi dilarang oelh
> pemerintah.
>
> Kemudian ia terbang ke Beirut. Di sana pemimpinnya membolehkan.
>
> Maka terjadilah.
>
> Dan lahirlah itu manusia cloning.
>
> Salam,
>
> ER
>
> ------------ --------- --------- --------- --------- --------- -
>
> Support Energy [R]evolution Now!
>
> www.human-earth. blogspot. com
>
> _____
>
> From: indo-startrek@ yahoogroups. com [mailto:indo- startrek@ yahoogroups.
> com]
> On Behalf Of Nugi
> Sent: Tuesday, 23 March 2010 11:15 AM
> To: indo-startrek@ yahoogroups. com
> Subject: RE: [Indo-StarTrek] Human cloning?
>
> Om soal cloningan ini kan masih jadi polemik.
>
> Kalangan pemuka agama jelas menentang hal ini, karena di anggap 'menduakan
> TUHAN'
>
> Banyak pro dan kontranya.
>
> Kalo sempet nonton film Island itu adalah salah satu contoh penggunaan
> cloning manusia yang di ambil 'jeroan' tubuhnya sebagai pengganti 'jeroan'
> asli si manusia.
>
> Inget juga film 6th day nya Arnold. Kurang lebih sama.
>
> regards
>
> From: indo-startrek@ <mailto:indo- startrek% 40yahoogroups. com
> <mailto:indo- %20startrek% 25%2040yahoogrou ps.%20com< indo-%2520startr 
> ek%2525%252040ya hoogroups. %2520com> >
> >
> yahoogroups. com [mailto:indo- startrek@
> <mailto:indo- startrek% 40yahoogroups. com
> <mailto:indo- %20startrek% 25%2040yahoogrou ps.%20com< indo-%2520startr 
> ek%2525%252040ya hoogroups. %2520com> >
> > yahoogroups. com]
> On Behalf Of ER [Energy Revolution]
> Sent: 23 Maret 2010 11:11
> To: indo-startrek@ <mailto:indo- startrek% 40yahoogroups. com
> <mailto:indo- %20startrek% 25%2040yahoogrou ps.%20com< indo-%2520startr 
> ek%2525%252040ya hoogroups. %2520com> >
> > yahoogroups. com
> Subject: [Indo-StarTrek] Human cloning?
>
> Barusan nonton discovery channel dan menyaksikan human cloning.
>
> Wah.. kok bisa ya?
>
> Kalo di Star Trek sih sering liat ya.
>
> Tapi ini terjadi sekarang.
>
> Setuju atau tidak setujukah anda?
>
> Salam,
>
> ER
>
> ------------ --------- --------- --------- --------- --------- -
>
> Support Energy [R]evolution Now!
>
> www.human-earth. blogspot. com
>
> [Non-text portions of this message have been removed]
>
> [Non-text portions of this message have been removed]
>
> [Non-text portions of this message have been removed]
>
> 
>

[Non-text portions of this message have been removed]


 


      

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke