Tulisanku itu tidak dimaksudkan untuk menjadikan jin maupun makhlus gaib
lain sebagai acuan pembelajaran teknologi. Namun sudah jelas bagi manusia
bahwa mereka adalah "lifeform" tidak berbasis karbon. Sebagai makhluk hidup
(lifeform) maka sudah tentu mereka bisa belajar dan mengembangkan teknologi.
Cobalah pikirkan sekali lagi. Mereka memang hidup di "alam" yang berbeda;
itu menuruf definisi yang kita yakini sampai kini. Film-film Star Trek
menggugah perombakan pada pemikiran kita tentang "alam". Mungkin masih ada
yang ingat dengan salah satu episode di Voyager maupun TNG yang mengisahkan
tentang hologram yang memiliki kesadaran (conciousness) bahkan EMH di
Voyager bisa merasakan ( di sisi lain, ini masih mimpi untuk Lieutenant
Commander Data ). Bahkan di salah satu episode Voyager, Tom Paris bertemu
dengan *photonic lifeform*.

Inti dari pendapatku adalah makhluk hidup bisa tercipta dari zat apapun.
Seperti jin yang dikisahkan sebagai makhluk yang tercipta dari api sedangkan
malaikat dari cahaya. Manusia dari tanah atau lebih tepatnya adalah zat
alkali. Dikaitkan dengan reliji apapun termasuk reliji terakhir yaitu Islam,
belum ada penjelasan detil tentang makhluk hidup lain di luar Bumi. Apakah
hanya ada nabi di planet Bumi jika Tuhan menciptakan makhluk hidup di planet
lain? Jika iya maka secara logis menyatakan bahwa manusia adalah
satu-satunya makhluk pandai di alam semesta sehingga fenomena UFO adalah
isapan jempol belaka. Pernyataanku ini tidak dimaksudkan menyinggung
keyakinan (*belief*) namun sekedar wacana untuk menggugah pemekaran
pemikiran.

Ku jadi teringat dengan polemik tentang atom yang kalian dapatkan di masa
SMP dan SMA tentang Fisika. Kini manusia tahu bahwa lintasan elektron tidak
hanya lingkaran namun bisa berbentuk macam-macam. Dahulu manusia tidak tahu
ada neutron di inti atom namun kini manusia menemukan partikel-partikel lain
bahkan ada anti partikel. Padahal semua itu adalah benda gaib.

Cheers,

Dwi Santoso
----------------------------------------------
YM = anto_ti96
FB = [email protected]
----------------------------------------------


2010/4/4 Arlandi Landjono <[email protected]>

>
>
>
> (karena gue Muslim, jadi referensi gue ambil dari Quran)
>
> kalau mau mempelajari teknologi jangan menjadikan mahluk2 Ghaib sebagai
> patokan. kenapa? karena mereka tidak menguasai teknologi.
> kenapa gue bilang begitu? gue tarik kesimpulan dari Quran surat An Naml
> ayat 38 - 40. di situ disebutkan kalau jinnya kuat. berarti bisa gue
> simpulkan kalau jin mengerjakan sesuatu dg cara "Brute Force". dan lagi, jin
> alamnya berbeda dg alam kita sehingga tidak dibatasi oleh hukum alam kita.
> makanya jin bisa melakukan hal2 yg "aneh" itu.
> tapi kenapa Nabi Sulaiman AS malah memilih untuk melakukan Matter Transport
> lewat teknologi bukannya minta tolong jin? karena Nabi Sulaiman AS memilih
> teknologi karena teknologilah (atau sains) yg diciptakan Allah bagi manusia
> untuk memanfaatkan alam dan seisinya, bukan disuruh untuk mengandalkan
> bantuan jin.
>
> that's my two cents...
>


[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke