Pembahasan yang sangat dari bung Anugerah, krn teori fisika mengenai perjalanan waktu juga pernah dibahas dalam buku "Physics of Impossible" - dan bagi para pengkhayal spt saya, ini bisa jadi semacam ide cerita pendek yg sangat menarik utk digali.. bukan jadi film scimis (science misteri) spt Glitch, tetapi benar2 bisa di tinjau dan dijelaskan dari sisi ilmiah dan science.
~ LIVE LONG and PROSPER ~ Bowo T. Suharso http://trekphilosophy.blogspot.com/ http://facebook.com/trahutomo SKYPE: bowo.trahutomo LinkedIn: http://id.linkedin.com/in/bowotrahutomo --- Pada Jum, 7/5/10, Anugerah Sentot Sudono <[email protected]> menulis: Dari: Anugerah Sentot Sudono <[email protected]> Judul: Re: [Indo-StarTrek] Manusia bisa lakukan Time Travel in space Kepada: [email protected] Tanggal: Jumat, 7 Mei, 2010, 10:57 AM Dari Philadelphia Experiment (percobaan untuk mencapai invisibility- tak kasat mata) yang dilakukan pada kapal USS Eldridge di bulan Oktober 1943 ditemukan bahwa EMF (Electro-Magnetic Field) intensitas tinggi dapat merobek space dan time. Jadi Philadelphia Experiment sebenarnya menghasilkan 3 hal yang fundamental : 1.Tercapainya Invisibility 2.Space atau ruang dapat dimodifikasi dengan EMF intensitas tinggi, dari sini bisa dibuat mesin anti gravitasi 3.Time dapat dimodifikasi dengan EMF intensitas tinggi, dari sini bisa dibuat mesin waktu Sebenarnya percobaan ini membuat efek yang aneh pada awak kapal, ada awak kapal yang badannya menyatu dengan barang-barang kapal akibat efek space distorsion, dan ada awak kapal yang badannya kadang transparan, kadang menghilang dan kadang ada, ini akibat time distorsion. Pada saat USS Eldridge akan mencapai invisibility muncul sinar hijau phosphor dan menyelimuti kapal. Ada analisa menarik dari David Wilcox sehubungan dengan sighting modern dinosaur dan time travel. Berdasarkan informasi penduduk Papua, mereka sering melihat dinosaurus terbang (pterosaurus/ pterodactyl) yang mereka namakan Ropen, yang menarik Ropen yang mereka lihat tersebut memancarkan sinar hijau fosfor. David Wilcox berteori bahwa sighting modern dinosaurs adalah bukti bahwa time travel itu ada, ada banyak robekan waktu di bumi, dan kebetulan saja dinosaurus2 tersebut melaluinya dan dapat dilihat oleh penduduk sekitar. Sekitar 3 minggu yang lalu seorang teman saya menceritakan kisah yang lumayan menarik dan berhubungan dengan time travel. Ceritanya dia sedang menunggu kereta di stasiun Tugu Yogyakarta, kejadiannya di pertengahan April 2010 sekitar 17.30. Pada saat hendak mengambil koran tiba-tiba pemandangan sekelilingnya berubah menjadi seperti kembali ke abad 18, dimana keretanya masih kuno, dan dia juga melihat ada kereta yang datang mengangkut mayat-mayat para pekerja yang dibuang begitu saja oleh belanda. Karena takutnya teman saya itu berkonsentrasi kuat sambil memejamkan mata agar pemandangan tersebut hilang, namun anehnya pemandangan tersebut hanya hilang sebentar dan kemudian kembali lagi, kejadian itu terjadi berulang kali, namun untungnya pemandangan tersebut akhirnya hilang juga. Menariknya lagi teman saya ini termasuk paranormal dan sudah terbukti kalau dia berada di dekat barang2 elektronik maka besar kemungkinan barang2 elektronik tersebut akan rusak. Teori saya teman saya ini sensitif terhadap EMF, dan bisa berfungsi sebagai amplifier EMF. Pada saat magrib (sekitar 17.30) EMF dari Matahari perlahan mulai lenyap dan diganti dengan EMF Bulan (EMF Bulan paling tinggi pada bulan purnama seperti pada saat kejadian). Saya menduga terjadi impulse atau lonjakan EMF dari Bulan pada saat itu yang amplifikasi oleh teman saya secara tak sadar sehingga menghasilkan EMF intensitas tinggi yang merobek waktu sehingga dia bisa melihat pemandangan stasiun tugu yogyakarta di abad ke-18. ____________ _________ _________ __ From: Bowo Trahutomo <bowo_trahutomo@ yahoo.com> To: indo-startrek@ yahoogroups. com Sent: Fri, May 7, 2010 9:15:39 AM Subject: [Indo-StarTrek] Manusia bisa lakukan Time Travel in space PROFESOR Stephen Hawking memperkirakan manusia suatu hari bisa membuat pesawat ruang angkasa dengan kecepatan tinggi sehingga lamanya masa di pesawat akan terasa singkat. Pesawat ini bisa melakukan perjalanan ribuan tahun ke masa depan dan mencapai bintang yang jauh dalam usia kehidupan para awaknya. "Perjalanan waktu yang dianggap mengada-ada dan saya dulunya menghindari berbicara tentang hal itu karena takut dicap aneh, tetapi sekarang saya tidak akan hati-hati," kata Hawking dalam siaran berserinya di saluran Discovery. Dia menduga manusia dapat membangun pesawat angkasa relativistik raksasa. Disebut demikian karena akan memanfaatkan ilmu pengetahuan yang ditetapkan oleh Albert Einstein dalam teori relativitasnya. Einstein menemukan bahwa jika objek bertambah cepat lewat ruang angkasa, maka waktu berjalan lambat bagi mereka. Untuk objek seperti mobil dan kapal terbang, efek tersebut dapat diabaikan. Namun, tidak bagi pesawat ruang angkasa yang digambarkan Hawking akan melebihi 98 persen kecepatan cahaya. Hawking menjelaskan sebuah pesawat secara teoritis bisa mencapai kecepatan lebih dari 1.000 juta km/jam. Tapi, pesawat harus dibangun dalam ukuran besar sehingga mudah membawa bahan bakar yang diperlukan. "Pesawat akan memakan waktu enam tahun dengan kekuatan penuh untuk mencapai kecepatan ini. Setelah dua tahun pertama akan mencapai setengah kecepatan cahaya dan jauh ke luar tata surya. Setelah dua tahun lagi akan melesat dengan 90 persen kecepatan cahaya," katanya. Setelah itu, setiap hari di pesawat akan sama dengan satu tahun di Bumi. Dengan kecepatan ini, perjalanan ke tepi galaksi hanya akan butuh 80 tahun bagi para awak. Namun, Hawking menolak kemungkinan perjalanan waktu ke masa lalu. http://www.mediaind onesia.com/ read/2010/ 05/07/141050/ 45/7/Manusia- Bisa-Lakukan- Perjalanan- Waktu#docu ~ LIVE LONG and PROSPER ~ Bowo T. Suharso http://trekphilosop hy.blogspot. com/ http://facebook. com/trahutomo SKYPE: bowo.trahutomo LinkedIn: http://id.linkedin. com/in/bowotrahu tomo [Non-text portions of this message have been removed] [Non-text portions of this message have been removed] [Non-text portions of this message have been removed]
