Kalau Time Travel itu ada berarti seperti juga space, time juga bisa multi dimensi, jadi kita bisa berpindah-pindah time. Kalau sudah begitu di mana awal dan di mana akhir?
________________________________ From: Dwi Santoso <[email protected]> To: [email protected] Sent: Fri, May 7, 2010 11:13:24 PM Subject: Re: [Indo-StarTrek] Bls: Stephen Hawking Suggests Avoiding Alien Contact! Memang susah jika membahas tentang Tuhan karena tergantung pada keyakinan (belief). Di ajaran Nasrani, Tuhan adalah alpha dan omega alias awal dan akhir. Di ajaran Islam, Tuhan adalah Sang Maha Kuasa. Berarti Tuhan berada di luar alam semesta jika alam semesta diibaratkan sebagai bola yang maha besar. Jika alam semesta ini diibaratkan sebagai bola maka akan ada bola lain yang juga merupakan alam semesta...nah lo? hehehe Tuhan di mana? Jika diandaikan sebagai zat yang maha besar maka Tuhan ada di mana-mana. Seperti yang dikisahkan di salah satu hadits bahwa Tuhan itu lebih dekat daripada penunggang unta terhadap leher unta. Tetapi jika diandaikan sebagai zat yang tunggal maka Tuhan terletak di satu tempat saja namun berpindah-pindah. ..misalnya Q ... hehehe. Q pernah berkata kepada Jean-luc Picard yang dinyatakan tewas oleh dokter bahwa "Jean-luc, kamu sudah mati dan aku adalah Tuhanmu..." Jika menelaah kedatangan Vulcan secara resmi karena manusia sedang melakukan warp engine test maka itu adalah logis. Sesuai dengan prinsip Vulcan yaitu tidak mau mengotori (kontaminasi) suatu kebudayaan yang belum menemukan mesin warp sehingga sesuai dengan pernyataan ER bahwa yang membuat manusia maju/mundur adalah manusia bukan alien. Tapi bagaimana jika ada ras lain yang memiliki prinsip berbeda? Misalnya ras Vissian berprinsip bahwa suatu ras yang belum maju dapat diperbaiki (improved) dengan memberikan pengetahuan sehingga perkembangan mereka lebih pesat, silakan tinjau kembali episode Star Trek:enterprise ketika Vissian berbaik hati menunjukkan teknologi mereka yang lebih canggih tanpa ada rasa cemas/curiga. Setelah ras yang belum maju itu berhasil mencapai tahap awal interstellar age lalu mereka diundang menjadi anggota persemakmuran (commonwealth) . Ini yang dahulu diterapkan oleh Inggris di masa penjelajahan samudra sehingga bekas koloni inggris menjadi negara yang maju dan siap membantu Inggris ketika Inggris alami kesulitan (India dan Kanada mengirim pasukan di masa WW2). Tapi ada juga kemungkinan lain yaitu ras yang berprinsip bahwa tak boleh ada ras yang maju selain ras dia sendiri. Contoh: Borg. Jika ada ras yang sudah capai interstellar age maka langsung dicaplok alias asimilasi. Dan mungkin masih ada kemungkinan- kemungkinan lain yang perlu dianalisis.. . Let's think. Cheers, Dwi Santoso ------------ --------- --------- --------- ------- YM = anto_ti96 FB = dwisant...@gmail. com ------------ --------- --------- --------- ------- 2010/5/7 ER <erianto.rachman@ gmail.com> > > > Ya, seperti yang pernah saya singgung bahwa Hawking sempat dijuliki tidak > percaya Tuhan ketika ia bertanya, "Jakalau alam semesta ini ada awal dan > ada > akhir, maka dimana letak Tuhan?" > > Pertanyaan di atas membuat Hawking dinobatkan sebagai seorang Atheis. > > Kenapa harus Hawking saja dijuliki seperti itu? Saya sendiri hampir setiap > hari bertanya hal yang sama. > Dimana? dimana Tuhan itu? oh saya adalah atheis!!! waw hebat!. langsung > mendapatkan penobatan yang sama dengan Hawking! > hehehe > > Kembali ke topik mengenai alien. > sekali lagi, Alien is Irrelevant. > Bumi akan hancur oleh karena ulah manusia, ga perlu bantuan alien > Bumi akan survive dan maju seperti pada film Star Trek juga tidak dengan > bantuan alien. > > Salam, > ER > [Non-text portions of this message have been removed] [Non-text portions of this message have been removed]
