mudah-mudahan sih karena transmisi gelombang radio jarak segitu udah 
gak bagus, banyak terdistorsi...
maklum blum bisa transmisi lewat subspace

---------------------------------------------------
- Voyager 2 is about 13.8 billion kilometers, or 8.6 billion miles, 
from Earth. 

- Voyager 1 is about 16.9 billion kilometers (10.5 billion miles) away 
from Earth. 
---------------------------------------------------

kira-kira udah sampe mana ya voyager 1? 
sepertinya sudah keluar dari sistem tatasurya
[jarak bumi pluto sekitar 2,6 - 4,2 billion miles]

voyager 2 sudah pake navigasi otomatis apa masih manual 
diremote dari bumi ya?
klo diremote dari bumi bisa 1 hari baru bisa belokin voyager

CMIIW, misal 
voy.2 didepannya ada komet, lalu mengirim gambar komet tsb ke bumi,
diterima stasiun dibumi sekitar 12.84 jam kemudian,
stasiun bumi memerintahkan berbelok arah, perintah diterima voy.2
12.84 jam kemudian. jadi kira2 butuh 1 hari (12.84 + 12.84 jam)
keburu tabrakan ama kometnya :)


kec.transmisi maks. = c = 300.000 km/s = 186.000 miles/s
jarak voy.2 ke bumi = 8.600.000.000 miles

waktu dibutuhkan transmisi voy.2 sampai stasiun bumi
= 8.600.000.000 miles / 186.000 miles/detik
= 46.236 detik = 12.84 Jam




--- On Fri, 5/14/10, [email protected] <[email protected]> wrote:

From: [email protected] <[email protected]>
Subject: Re: Bls: [Indo-StarTrek] Pesawat Luar Angkasa Voyager 2 Dibajak Alien?
To: [email protected]
Date: Friday, May 14, 2010, 1:46 AM

Ngeri juga ya, tapi mungkin kita sudah siap. Kan sudah Federation Mas Bowo, Mas 
Bram mungkin aja datanya error ya karena technical problems, kalo allien bener 
wah kita nggak sanggup ngadepinnya...moga2 in a peaceful mission...

Doan
Sent from United Federation Planets Sub Space Channel

-----Original Message-----
From: Bowo Trahutomo <[email protected]>
Date: Thu, 13 May 2010 18:40:18 
To: <[email protected]>
Subject: Bls: [Indo-StarTrek] Pesawat Luar Angkasa Voyager 2 Dibajak Alien?

mungkin 100 tahun lagi kalau satelit voyager itu kembali ke bumi setelah 
memasuki black hole / worm hole dari dimensi lain, akan berubah wujud menjadi 
V'GER (refer to STAR TREK the Motion Picture - 1979) 
 
 Commander Spock: V'Ger must evolve. Its knowledge has reached the limits of 
this universe and it must evolve. What it requires of its god, doctor, is the 
answer to its question, "Is there nothing more"? 
Commander Leonard 'Bones' McCoy, M.D.: What more is there than the universe, 
Spock? 
Commander Willard Decker: Other dimensions. Higher levels of being. 
Commander Spock: The existence of which cannot be proven logically. Therefore, 
V'Ger is incapable of believing in them. 
Captain James T. Kirk: What it needs in order to evolve... is a human quality. 
Our capacity to leap beyond logic. 

~ LIVE LONG and PROSPER ~
Bowo T. Suharso
http://trekphilosophy.blogspot.com/

http://facebook.com/trahutomo

SKYPE: bowo.trahutomo
LinkedIn: http://id.linkedin.com/in/bowotrahutomo


--- Pada Jum, 14/5/10, Bram <[email protected]> menulis:


Dari: Bram <[email protected]>
Judul: [Indo-StarTrek] Pesawat Luar Angkasa Voyager 2 Dibajak Alien?
Kepada: [email protected]
Tanggal: Jumat, 14 Mei, 2010, 8:10 AM


  



http://dunia.vivanews.com/news/read/150858-pesawat_luar_angkasa_voyager_2_dibajak_alien_


Pesawat Luar Angkasa Voyager 2 Dibajak Alien?
Voyager 2 mengirimkan data-data yang tak bisa dibaca para insinyur NASA 
di Bumi.
Jum'at, 14 Mei 2010, 05:06 WIB

VIVAnews - Misteri melingkupi Voyager 2, pesawat tak berawak milik 

Amerika Serikat yang diluncurkan 20 Agustus 1977, 33 tahun yang lalu.

Sebab, baru-baru ini Voyager 2 mengirimkan pesan dalam format yang tak 

bisa dibaca ilmuwan Badan Antariksa Amerika Serikat, NASA.

Muncul dugaan pesawat itu dibajak alien alias mahluk luar angkasa -- 

yang mengirimkan jawaban pesan NASA. Seperti diketahui, menurut 

astrofisikawan, Stephen Hawking, NASA pernah mengirim sinyal ke luar 

angkasa berupa sebuah tembang dari grup pop legendaris The Beatles.

Tembang itu berjudul, "Across the Universe" (Melintasi Alam Semesta).

"Ini seperti seseorang telah memprogram ulang atau membajak Voyager 2, 

tapi kita tak tahu pasti apa yang sebenarnya terjadi," kata pakar 

alien, Hartwig Hausdorf, seperti dimuat laman Daily Telegraph, 12 Mei 

2010.

Saat ini, para insinyur sedang mencoba untuk membaca data yang dikirim 

Voyager 2 -- yang lokasinya berada dekat tepi tata surya.

Keanehan Voyager 2 terjadi pada bulan lalu, ketika pesawat itu mengirim 

data dari jarak 8,6 miliar mil ke Bumi dalam format yang berubah dari 

sebelumnya. Data itu tak terbaca.

Selama ini Voyager 2 diprogram untuk mengirimkan data tentang 

kondisinya kesehatannya sendiri agar para insinyur di Bumi bisa 

memperbaiki -- jika ada masalah.

Semenjak diluncurkan, Voyager 2 dan kembarannya, Voyager 1 ditugasi 

mengeksplorasi Planet Jupiter, Saturnus, Uranus, dan Neptunus.

Dua Voyager ini adalah pesawat manusia dengan daya jelajah paling jauh.

Voyager 1 kini berjarak 10,5 miliar mil dari bumi, dalam lima tahun 

pesawat ini diharapkan dapat melintasi heliosfer -- gelembung matahari 

yang terbentuk di tata surya, dan masuk ke lintasan antarbintang.

Sementara, Voyager 2 bergerak mengikuti kembarannya. (jn)

[Non-text portions of this message have been removed]










[Non-text portions of this message have been removed]




[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------------------

============[[email protected]]===========
[Indo-StarTrek] Indonesian Star Trek Community
"...to boldly go where no Indonesian has gone before."
------------------------------------------------------
Website: http://www.indo-startrek.org
Forum: http://www.indo-startrek.org/forum
Twitter: http://www.indo-startrek.org/twitter
Milis: http://www.indo-startrek.org/yahoogroups
Facebook: http://www.indo-startrek.org/facebook
=/\= ================================================= =/\=Yahoo! Groups Links






      

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke