Lihat di memory alpha, dimulai dari ribuan tahun yg lalu
Sent from United Federation Planets Sub Space Channel

-----Original Message-----
From: Bram <[email protected]>
Sender: [email protected]
Date: Sat, 29 May 2010 09:10:12 
To: <[email protected]>
Reply-To: [email protected]
Subject: [Indo-StarTrek] Asal-usul Borg?

Ada yang tahu sejarah asal-usul Borg gak?
Borg sudah ada begitu saja... 
atau merupakan bentuk 'kecelakaan' percobaan dilaboratorium.
coba-coba gabungin mekanik & organik setelah jadi, tidak bisa
bereproduksi, lalu ia terpaksa pake cara mengasimilasi makhluk lain

baru-baru ini ada berita ilmuwan menciptakan kehidupan buatan,
kalo kehidupan buatan ini tidak bisa bereproduksi lalu
ia mengasimilasi ... alamat muncul species 'borg' :)

teknologi manusia belum 'superior'. seandainya ada 'kecelakaan' 
percobaan mengakibatkan kehidupan buatan tidak bisa dikendalikan,
kira-kira bisa gak di antisipasi...

RESISTANCE IS FUTILE

------------------------------------
http://www.inilah.com/news/read/teknologi/2010/05/28/563221/ilmuwan-kontroversial-pencipta-kehidupan/

Ilmuwan Kontroversial Pencipta Kehidupan

INILAH.COM, Jakarta - Craig Venter mengklaim sukses menciptakan makhluk 

hidup dari bahan kimia dan menyebut temuannya itu terobosan. Tapi ilmuwan 

lain memperingatkan organisme buatan itu bisa saja liar dan menyebabkan 

lingkungan binasa.

Langkah kontroversial untuk menciptakan makhluk hidup itu melibatkan 20 

ilmuwan selama lebih dari 10 tahun dengan estimasi biaya US$40 juta (Rp373,4 

miliar). Hasil itu digambarkan oleh peneliti sebagai sebuah momentum dalam 

ilmu biologi.

Craig Venter, pionir ahli genetika Amerika Serikat adalah orang di balik 

eksperimen itu. Ia mengatakan pencapaian itu sebagai tanda munculnya fajar 

era baru bentuk kehidupan.

Venter mengklaim penemuan itu bisa bermanfaat bagi kemanusiaan, di mana 

bakteri bisa diolah menjadi bahan bakar bio untuk mengurangi karbondioksida 

di atmosfer dan bahkan memproduksi vaksin.

Meskipun demikian, banyak kritik yang muncul termasuk dari kelompok 

agamawan, yang mengutuk pekerjaan para ilmuwan itu. Satu organisasi bahkan 

memberi peringatan bahwa organisme buatan bisa saja liar dan menyebabkan 

lingkungan binasa.

Makhluk ciptaan itu bisa saja diubah menjadi senjata biologis. Sementara 

lainnya mengatakan bahwa Venter memainkan dirinya layaknya Tuhan.

Organisme baru yang dibuat Venter tersebut berbasis bakteri eksisting yang 

menyebabkan penyakit mastitis pada kambing. Tetapi inti bakteri diganti 

genom sintetik yang dibuat dari bahan kimia di laboratorium.

Organisme bersel satu tersebut memiliki empat 'tanda tersembungi' yang 

ditulis di DNA untuk mengidentifikasi benda tersebut sebagai sintetik dan 

membantu melacak keturunan ke awal mulanya.

"Kami sangat senang ketika sel-sel tersebut hidup dengan semua 'tanda 

tersembunyi' di tempatnya," ujar Dr Venter kepada Guardian. "Benda tersebut 

menjadi spesies hidup saat ini, menjadi bagian penemuan bentuk kehidupan 

baru di planet bumi."

Riset tersebut dilaporkan secara online Rabu (26/5) di jurnal Science. "Ini 

adalah langkah penting baik sains dan filosofi," ujar Dr Venter. "Hal itu 

telah mengubah pandangan saya tentang definisi kehidupan dan bagaimana 

kehidupan bekerja."

Tim saat ini tengah merencanakan menggunakan organisme sintetik itu untuk 

mengerjakan jumlah minimum dari gen yang dibutuhkan untuk kehidupan muncul 

di dunia.

Dari titik tersebut, mikro organisme baru bisa diciptakan dengan tambahan 

gen yang memproduksi bahan kimiawi bermanfaat, termasuk untuk menghancurkan 

polutan atau menghasilkan protein yang berguna dalam vaksin.

Juliasn Savulescu, profesor etika di Universitas Oxford mengatakan, "Venter 

telah mendobrak pintu paling dalam dari sejarah kemanusiaan, berpotensi 

mengintip takdir. Dia tidak saja menyalin kehidupan menjadi tiruan atau 

memodifikasi kreasinya secara radikal dengan cara rekayasa genetika. Dia 

sedang menuju jalan menjadi Tuhan, menciptakan kehidupan buatan yang tidak 

akan pernah bisa eksis secara alamiah."

"Penemuan tersebut merupakan momen menggambarkan ulang sejarah biologi dan 

bioteknologi," ujar Mark Bedau, seorang ahli filosofi di Reed College di 

Portland Oregon.

Dr Venter menjadi figur kontroversial pada 1990-an ketika dia melepaskan 

diri dari pendiri perusahaan Celera Genomics. Ia mempublikasikan usaha 

pendanaan penelitian genom melalui Proyek Genom Manusia.

Venter telah mengaplikasikan paten lebih dari 300 gen dan menimbulkan 

kekhawatiran bahwa perusahaan akan mengklaim hak kekayaan intelektual 

mencakup riset blok gen kehidupan. [mdr]




      

[Non-text portions of this message have been removed]




[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke