Ah..good point  Ivan.
Saya ingin nimbrug topik ini tapi ngga tau mau mulai dimana.

Memang lebih sempurna jika manusia memperlakukan hewan dan tumbuhan
'selayaknya' tetapi bukan berarti menjadi anti dng segala aktifitas
perburuan, olar raga dng hewan (jangan2 nanti menunggang kuda jadi tidak
disukai krn dianggap memperbudak kuda) atau ingin ideal sehingga semua orang
mesti menjadi vegitarian.

Soal berburu, faktanya, anatomi manusia adalah mahluk pemburu (hunter), spt
hewan pemburu, ciri khasnya adalah ke-dua mata berada sejajar di depan (baik
dari bangsa kucing, hingga burung pemburu - elang, burung hantu), anatomi
mata sejajar kedepan tsb dirancang untuk melihat stereoskopis sehingga dapat
membedakan jarak antara objek-objek di depan.
Bandingkan hewan yg diburu (prey), rata2 posisi matanya adalah berada agak
kesamping atau benar-2 disamping, sehingga luas pandangan hingga hampir
kebelakang. ..dan dapat memantau pemangsa hampir 360derajat.
Diantara mahluk pemburu lainnya, manusia adalah bi-pedal dan berjari artinya
kemampuan memakai alat untuk berburu lebih advance dari pada hewan
merangkak.

So, sulit untuk mengubah semua manuisa menjadi suatu peradaban yang tidak
lagi untuk memakai naluri berburunya. paling tidak jika tidak ada lahan
berburu secara harfiah, game atau permainan bersifat berburu bisa
membangkitkan suatu kepuas dasar (basic instinct) .  Masyarakat
ber'teknologi' tinggi bisa mengalihakan naluri itu dng game-game di komputer
atau consule game.
coba saja perhatikan hampir semua yang laku adalah game bersifat berburu,
mencari, mengejar membunuh (bisa juga menguasai).
Pada masyarakat yg tidak mengenal 'teknologi' melakukan perburuan dengan
mahluk hidup.tentunya!.

/Ivul


2010/6/29 Ivan Alidjaja <[email protected]>

>
>
> cm nambahin aja..
>
> tetumbuhan dan binatang (sejauh yg diketahui oleh manusia) tdk
> mengembangkan peradaban.
>
> -
>
> Ivan
>
> ________________________________
> From: Sharif Dayan <[email protected]<centurion.acilius%40yahoo.com>
> >
> To: [Indo-StarTrek] 
> <[email protected]<indo-startrek%40yahoogroups.com>
> >
> Sent: Tue, 29 June, 2010 11:30:43 AM
> Subject: [Indo-StarTrek] Bls: OT: ADUAN SAMPAI MATI
>
>
>
> Salam Sejahtera...
>
> --- On Fri, 6/25/10, [email protected] <arlandi1974%40yahoo.com> <
> [email protected] <arlandi1974%40yahoo.com>> wrote:
>
> > Begitu juga dg pohon2an.
> > Tangan dan kaki mereka dipotong. Bayi2 dan anak mereka
>
> Tetumbuhan adalah makhluk regeneratif, berbeda dengan manusia dan hewan,
> yang sekali tebas bisa mengakibatkan kecacatan tetap. Selain itu, sesuai
> dengan perkembangan evolusi di Bumi, tetumbuhan tidak mengembangkan
> peradaban karena mereka memang tidak diberi otak.
>
> > bagaimana manusia memanfaatkan alam sekitarnya dg
> > bertanggung jawab.
>
> Mengenai tanggung jawab inilah yang tidak ada 'hukum'nya. Dalam "Warhammer
> 40.000", yang kita kenal sebagai "warp" sebenarnya adalah dunia 'lain', yang
> di 'dalam'nya ada aturan-aturan yang berbeda dengan yang kita kenal,
> termasuk keberadaan makhluk-makhluk yang logikanya berbeda dengan kita.
>
> > Begitu juga dg urusan tontonan babi vs anjing ini. Kalau
> > dalam konteks berburu, mungkin utk membasmi babi yg dianggap
> > hama atau mungkin utk dimakan (inget Asterix dan Obelix deh,
> > jadinya...). Ini bisa dianggap sah sah aja.
>
> Sependapat... walau sebenarnya itu terjadi karena manusialah yang
> mengakibatkan terjadinya ketidakseimbangan di Bumi ini. 'Logika' Sang
> Pencipta memang tidak dapat kita pahami seutuhnya...
>
> > Tetapi kalau cuma buat HIBURAN, keburukannya akan
> > lebih besar daripada manfaatnya (Judi sudah pasti muncul di
> > sana).
>
> Dalam pengumumannya, itu disebutkan sebagai SENI KETANGKASAN. Ini yang
> menyakitkan nurani ! Bagaimana logika yang dipakai sehingga tumpahnya darah
> dan hilangnya nyawa disebut sebagai SENI ? Jangan-jangan kita sudah punah
> jauh sebelum terjadinya "first contact" !
>
> > Tetap aja yg namanya kebudayaan haruslah diperbandingkan
> > dulu dg norma2 yg ada. Karena siapa tahu keadaan dan kondisi
> > sewaktu kebudayaan itu dulu dibuat sudah berbeda dg saat
> > ini.
>
> Kalau pun memang kita Manusia bukan makhluk pertama berkecerdasan di dalam
> alam ini, kalaulah memang akan terjadi bahwa kita yang didatangi, maka
> sebenarnya di antara manusia sendiri sudah ada cara pandang berbeda mengenai
> peradaban. Apakah yang merasa di 'atas' tidak usah ikut campur sampai dengan
> yang dianggap di 'bawah' akhirnya sampai pada tahap itu, ataukah 'atas'
> harus ikut campur ? Ini bukan "prime directive", kan ?
>
> > Dan lagi, apakah nenek moyang kita tidak bisa berbuat
> > salah? Apakah kita mau dg buta mengikuti jalan hidup mereka
> > tanpa mau peduli benar dan salahnya?
>
> Dulu, konon, manusia dikorbankan kepada kuasa-kuasa yang berada di atas
> manusia. Bahkan dalam 3 agama besar yang berbagi sejarah yang sama, pernah
> ada perintah untuk mengorbankan manusia.
>
> Pertanyaannya: Apakah Yang Mahakuasa yang kita kenal ini adalah serupa Q,
> yang tertarik pada perselisihan di antara manusia dan ciptaan lain, mengenai
> bagaimana memahami aturan yang digariskan ?
>
> > Kapan bisa menjadi Warp Capable Civilization kalau begini
> > terus?
>
> Sharif Dayan
>
> [Non-text portions of this message have been removed]
>
>  
>


[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------------------

============[[email protected]]===========
[Indo-StarTrek] Indonesian Star Trek Community
"...to boldly go where no Indonesian has gone before."
------------------------------------------------------
Website: http://www.indo-startrek.org
Forum: http://www.indo-startrek.org/forum
Twitter: http://www.indo-startrek.org/twitter
Milis: http://www.indo-startrek.org/yahoogroups
Facebook: http://www.indo-startrek.org/facebook
=/\= ================================================= =/\=Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/indo-startrek/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/indo-startrek/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke