Indah, Mana lanjutannyaaaaa? Manaaaaaaaaaaa....??? :D -nef- indah games <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
Early in the morning... Setelah sholat subuh dan gosok gigi, saya memulai sessi melamun dipinggir pantai. Bagi saya melamun yang paling menyenangkan (selain melamun melihat bintang di langit terang) adalah melamun melihat laut. Dan saat itu laut sangat koperatif. Menyenangkan sekali memperhatikan perubahan gelap menjadi terang. Pulau karimunjawa yang sebelumnya hanya berupa deretan cahaya lampu mulai menjadi nyata, pegunungannya semakin lama semakin membentuk dan menghijau, perahu-perahu nelayan mulai jelas terlihat, akhirnya gambaran pelabuhan dengan berlatar pegunungan lengkap sudah. Tanpa saya sadari, disekeliling, para papparazzi memulai aktivitas mereka. Kali ini apa lagi korban mereka kalau bukan matahari (lagi), tapi sayang, hasrat mereka untuk mendapatkan foto saat matahari sedang lengah tak terpuaskan. Sepertinya penginapan ini bukanlah spot yang bagus untuk menunggu matahari terbit, mungkin karena arah timur adalah tepat di arah pegunungan bagian selatan pulau karimunjawa, bukan berbatasan dengan horizon. Beberapa teman memulai aktifitas mereka hari ini dengan snorkling. Snorkling? Pagi-pagi? Ternyata mereka memang tidak mau rugi ya... Ketika Ibu pengurus penginapan hendak pergi ke karimunjawa guna mengambil sarapan pagi, kami berduyun-duyun mengantar, berhubung kami sangat menyayanginya dan tidak ingin dia pergi seorang diri. (alasan sebenarnya : kami ingin nebeng sampai karimun, kemudian melihat-lihat keramaian yang ada). Bagitu sampai di karimun, seperti biasa, kami menjadi makhluk asing yang selalu diperhatikan oleh penduduk setempat, tapi tidak lama. Karena kemudian kami mulai menyatu dengan lingkungan, beberapa orang mulai ke pasar membeli ikan asin dan jajanan pasar yang hampir serupa dengan ongol-ongol (ada yang tidak tahu ongol-ongol?.... kasihan sekali...). beberapa orang dipergoki sedang mengikuti Senam Kesegaran Jasmani 2004. Setelah sampai pada jam yang ditentukan, kami berkumpul di pelabuhan untuk kembali ke penginapan. Tapi sebelum berangkat beredar rumor: yudha dan cevy masih ketinggalan! Bukannya menunggu, nahkoda kami malah dengan cueknya menyalakan mesin dan meninggalkan pelabuhan. Kami juga tidak memprotesnya, karena dari lubuk hati yang paling dalam, kami sangat yakin bahwa cevy dan yudha cukup tangguh untuk dapat berenang menuju penginapan... Di penginapan, teman-teman yang lain terus beraktivitas, selain bersnorkling ada juga yang mulai mendayung, bahkan mereka ini akhirnya bisa menemukan benua baru!! Hehehe... tidak sehebat itu sih, mereka hanya mendayung sampai ke pulau menjangan besar yang tepat bersebelahan dengan penginapan, dengan jarak tempuh sekitar 100m. Saya tidak mau snorkling pagi-pagi, takut kena kram lagi, jadi saya memilih ekstra kurikuler mendayung saja. Bersama mbak nonon dan ebi, kami mulai mendayung. Pada beberapa titik, naik perahu serasa tidak penting deh, berhubung masih pagi, perairan sebelah barat penginapan sangat dangkal, bahkan ada yang hanya sekitar 40 cm. Apa gunanya coba naik perahu?? Diperjalanan vebbian tidak bosan-bosannya menyesali tidak membawa kamera-nya serta di dalam perahu. Terutama setelah melihat sebuah perahu motor yang lumayan bagus (semi-yacht gitu kali ya...). yang ada di pikirannya adalah berfoto di depan perahu. Kemudian foto itu akan diakui sebagai foto yang diambil saat dia berada di singapore. Singapore gitu looooh... Tidak lama setelah kembali dari laut, sessi yang paling penting dimulai. Makan!! Pagi ini kami mendapat sarapan lontong sayur, komplit dengan opor ayam dan krupuk udang. Yum yum... Puas sarapan, kami bersiap-siap untuk acara berikutnya. Jalan-jalan!! Sekitar jam 9 pagi kami menaiki 2 perahu yang telah disiapkan, dan tidak lebih dari setengah jam berikutnya kami telah sampai di pulau menjangan kecil. Acara bebas!! Begitu sampai langsung terjadi perebutan kekuasaan atas snorkle dan fin sewaan. Yang beruntung, langsung bersnorkling ria. Tapi ada juga yang seperti Lina, yang satu hari ini sudah diniatkan untuk tidak snorkling, dan lebih memilih mancing. Atau seperti saya yang (karena sejujurnya masih trauma terhadap bulu babi dan kaki kram) memilih untuk jalan-jalan dipinggir pantai dulu, baru snorkling kemudian. Saya mulai mengikuti kelompok penjelajah pesisir pantai yang terdiri dari mbak evy, susy, mbak vibry dan mas yohannes. kami sangat gembira, tidak lupa berfoto-foto. Bahkan saat pantai menjadi sedikit dalam hingga selutut karena ada beberapa pohon bakau, kami tetap semangat melintasinya. Eh, tapi tunggu dulu! Saya kan membawa handycam!! Jadi dengan terpaksa, saya harus mengambil jalan darat, kebetulan saya melihat atiek dan deny, jadi saya ikuti mereka. Maksudnya cuma sebentar, hanya sampai pohon bakau tidak ada, dan pantai jadi landai lagi. Dibelakang saya melihat mbak nana. Jadilah kami jalan berempat. Tapi setelah berjalan agak jauh, saya tidak lagi dapat melihat rombongan pantai saya. Ups.... jadi saya meneruskan perjalanan bersama tiga orang ini, yang ternyata... anak gunung abis!!! mereka dengan jelas menolak untuk berjalan di pantai, dan jadilah saya mengikuti mereka menerabas ilalang dan pepohonan... (loh.. daripada jalan sendirian, kemudian hilang? Masih bagus kalau ada yang sadar saya hilang, kalau nasib saya seperti yudha dan cevy tadi pagi bagaimana?) saya mulai jalan terseok-seok diantara mereka, kaki saya mulai lecet-lecet dan berdarah-darah (hehehe... hiperbola dikit... biar kesannya tersiksa bgt gitu) karena hanya memakai celana selutut. Jari telunjuk saya di gigit makhluk yang tak jelas, yang mengakibatkan bengkak (bukan bentol) yang keras yang membiru. Semut-semut banyak yang marah karena mungkin sarangnya terinjak atau untuk alasan lain yang belum jelas. Mereka mulai naik ke kaki dan menggigiti kaki. Aduh tuhan.. tema liburan kali ini kan laut, kenapa saya terjebak dengan tiga anak gunung dan harus berjalan menyusuri pulau dari balik ilalang, dan bukannya berjalan-jalan di pantai? Tuhan memang maha mendengar.... Sebelum anak2 gunung ini memutuskan untuk melintasi pulau lewat jalan tengah, yang berupa ilalang setinggi kepala, mbak nana teringat bahwa kita seharusnya menghormati koordinator yang telah mencanangkan tema laut untuk perjalanan kali ini. HORE!! Dan kami pun berbalik arah, bukan menuju laut, tapi kembali ke tempat start (tetap saja lewat darat!). paling tidak masih lebih bagus daripada harus menguak ilalang yang jauh lebh tinggi danbanyak daripada sebelumnya. Tidak jauh dari situ saya menemukan mbak vibry!!! Senangnya!!! Akhirnya saya dapat kembali keperadaban yang saya cintai. Setelah mengucapkan terimakasih dan beberapa omelan, saya kembali berjalan bersama �team pantai� mengelilingi pulau. Ternyata pulau Menjangan Kecil tidak sekecil namanya. Mengelilingi pulau via pantai memerlukan waktu yang cukup lama. Lamaaaa sekali, sampai-sampai kami mulai ingin membuat api unggun dan meniupkan asap bertuliskan SOS... Berjalan... berjalan... berjalan.... saya sudah tak dapat lagi menikmati perjalanan, karena sangat lelah, terutama karena harus tetap menjaga handycam tidak terkena airlaut. Lelah sekali... hingga (akhirnya) kami melihat warna orange di kejauhan... kehidupan!!! Tak dapat dibayangkan betapa gembiranya kami melihat warna orange itu. Baru sekali ini saya begitu menyukai warna orange (HIDUP JAK MANIA!!) manusia pertama yang berpapasan dengan kami adalah Aris. �aris, aku cinta padamu� kata mbak vibry penuh haru, karena akhirnya bertemu dengan rombongan lagi dan kami pun langsung menceburkan diri ke laut... melepas lelah... ah... bahagianya. *** Beberapa orang yang pergi memancing ternyata membuahkan hasil, maka diadakanlah acara membakar ikan. (tidak lupa foto-foto. Biasalah...) Kabarnya ikan bakar ini rasanya manis. Sekitar tengah hari kami makan siang nasi box yang diantar.... ikan. Satu hal yang menarik dari nasi-nasi box ini adalah, lain dari di jakarta dimana nasi dibentuk dengan mangkuk (kelihatan kecil tapi padat), disini nasi di ratakan di bagian dasar kotak makan tapi hanya dengan ketinggian 2cm. Terlihat banyak tapi bohong. Jadi, banyak pria-pria kelaparan yang merasa nasi mereka tidak mencukupi ruang dalam perut. Puas makan, kami berangkat ke Tanjung Gelam *** Tanjung Gelam adalah sebuah tempat di Pulau Karimunjawa. Indah dengan batu-batu pantai yang lumayan besar. Dalam perjalanan menuju tanjung gelam, kami sudah disuguhi pemandangan bawah air yang cukup menggoda. Jadi tepat setelah perahu berlabuh, sekali ini saya ikut acara berebut fin. Kali ini saya benar-benar berniat untuk snorkling. Tidak terlintas sedikitpun untuk berjalan-jalan dulu berkeliling, apalagi berniat untuk mengelilingi pulau karimunjawa. Tidak deh. Terimakasih! Masih dengan dihantui oleh tatapan bulu babi yang tidak bersahabat, saya mulai menjejakkan kaki dilaut dengan extra hati-hati mengikuti rombongan yang melaut. Tapi hati saya terlalu gundah karena masih takut terkena kram lagi, lalu tidak bisa berenang, kemudian terbawa arus hingga ke laut lepas, lalu hilang ditelan laut dalam... (**cegluk...) Untung ada berry! Berry dengan baik hati menawarkan diri untuk memegang tangan saya. Dan kami pun snorkling dengan bergandengan tangan... (gimana, gimana? Cukup romantis ga? Hehehe...) Setelah beberapa lama dan melihat keadaan yang cukup bersahabat, dan ternyata rombongan teman-teman yang snorkling selalu ada di sekitar saya (sampai terkadang ada saja yang kakinya menendang muka atau badan saya ditengah-tengah asyiknya melihat kehidupan bawah air) saya pun melepaskan diri dari Berry. Thanks Berry! (siapa nama panjang Berry ? Kirim jawaban anda via sms. Caranya : Ketik (jawaban anda) spasi (nama anda) ke 021-92788097, satu pemenang akan mendapatkan hadiah berupa satu VCD hasil rekaman selama di karimun, yang akan di undi secepatnya) Berenang-renang.... dum di dudum... Mari kita bernyanyi! Renang-renang di kolam renang... Hari panas hari dingin di kolam renang Gaya katak dan gaya punggung, Aduh senangnya berenang di kolam renang! Yang paling membahagiakan adalah : TIDAK ADA BULU BABI!!! Sebenarnya saya sempat lihat satu bulu babi, saya sempat bertatapan cukup lama dengannya, tapi berhubung dari eye contact itu tak terlihat suatu ancaman (mungkin karena dia sendirian ya?), ya sudah, saya pun tidak ambil peduli. pemandangan bawah laut memang luar biasa ya... padahal mungkin belum seberapa dari yang terbagus tuh (tapi sebagai pemula, saya pikir cukup bagus kok) ada terumbu karang warna-warni... ada ikan warna-warni ikan besar.. ikan kecil... karang tajam.... karang gendut... bulu babi.... (cuma satu? siapa takut???) aaaah.... pokoknya legaaaaa... seperti melihat lukisan hidup... seperti berada dilain dunia... seperti ingin ikutan berenang bersama mereka dikedalaman ( mungkin someday saya harus belajar diving... ada yang berminat memberi kursus?)... *** Saat sedikit menepi, kebetulan sekali mbak nur terlihat sedang foto-foto, jadilah kami semua tiba-tiba muncul dari laut siap di foto tak lupa senyum manis. Puas di foto kami kembali snorkling... Lalu menepi sedikit, istirahat, dan sedikit berharap ada salah satu teman kami yang didarat sedang berfoto sehingga bisa numpang ikut difoto, tapi ternyata tidak ada.... hicks... Snorkling lagi.... Istirahat lagi... Tiba-tiba... **priiiiiiit priiiiit priiiiiiiiiiiiiiit** [ belajar dari pengalaman, bahwa hampir semua dari kami tidak bisa dipercaya soal jadwal kegiatan selama perjalanan ini, dan kata-kata himbauan hanya masuk telinga kiri lalu keluar dari kiri juga, maka Pak Joko mengambil inisiatif menggunakan peluit untuk memanggil kami semua untuk berkumpul. Jadilah kami semacam anak TK (untuk tidak mengatakan mirip doggy) yang langsung berkumpul begitu mendengan peluit berbunyi. Wuff... wuff ] Dengan amat sangat berat hati kami naik kedarat. --bersambung--- __________________________________________________ Do You Yahoo!? Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam protection around http://mail.yahoo.com [Non-text portions of this message have been removed] Indonesian Backpacker Communities visit our website at www.indobackpacker.com "No Spamming or forwarding unrelated messages, you will be banned immediately" untuk bergabung kirim email kosong ke : [EMAIL PROTECTED] Yahoo! Groups Links --------------------------------- Yahoo! Mail Stay connected, organized, and protected. Take the tour [Non-text portions of this message have been removed] ------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> Give the gift of life to a sick child. Support St. Jude Children's Research Hospital's 'Thanks & Giving.' http://us.click.yahoo.com/5iY7fA/6WnJAA/Y3ZIAA/yppolB/TM --------------------------------------------------------------------~-> Indonesian Backpacker Communities visit our website at www.indobackpacker.com "No Spamming or forwarding unrelated messages, you will be banned immediately" untuk bergabung kirim email kosong ke : [EMAIL PROTECTED] Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/indobackpacker/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
