Dear Travellers,

Ini ada cerita seru dari Fidi, yang baru berkeliling ke Singapore, Bangkok, 
Pattaya & Chiang Mai ala backpacker. Modalnya buku wisata Thailand (bagi yang 
mau silahkan email alamatnya ke saya ya).

Semoga berguna!
-------------------------------------------------------------------------------------

Info Thailand dari Mas Indra berguna banget.      Terutama peta & booklet dalam 
bahasa Indonesia. Ukurannya dibikin      "handy" aja Mas, jadi gampang dibawa2. 
Seperti versi bahasa inggris-nya.      Transportasi di Bangkok oke banget. Kita 
bisa jalan kemana2, hampir tanpa      bertanya. Cuma modal peta, jalur MRT & 
BTS. 
     Yang seru begitu ke Pattaya & Chiang Mai.      Modalnya cuma alamat hostel 
dalam aksara thailand he..he.. Seringnya kita      dikira orang Thai, jadi 
diajak ngomong dalam bahasa Thai. Kita cuma bisa      senyum sambil bilang " I 
don't speak Thai" he..he..
      
     Ini cerita perjalanan kita, Fidi & Iben,      selama 8 hari (18-25 
November 2006) :
      
      
     Hari 1. Sabtu, 18 November 2006.
     Mengejar Bangkok, dengan Airasia ke Batam,      sambung ferry ke 
Harbourfront. Ternyata imigrasinya rame banget, nunggu 30      menit. Karena 
ada dua ferry yang merapat pada saat yang sama. Kelar      imigrasi, kita naik 
MRT ke Changi dari Harbourfont juga. Ampe Changi,      masih harus ke Budget 
terminal by bis untuk naik Tiger. Wah, deg-deg-an      banget, karena mepet 
banget ampe Budget terminal. Begitu sampe, counter      check-in nya udah buka. 
Puih, selamet he..he..
     Sampe di Subvarnabhumi, kita terkagum-kagum ama      Airport-nya yang 
keren itu. Itu aja cuma lihat dalamnya aja. Dari Airport ke      Hostel by 
taksi. Cuma 300 baht (termasuk tol & service charge resmi -50      baht-di 
bandara). Nyampe Hostel jam 10 malam. Kita tinggal di Bangkok Centre      
Sukhumvit 25 (Youth Hostel), deket BTS Asok & MRT Sukhumvit.      Hostelnya 
masih baru & bersih. Gw rekondasikan ke temen yang      Januari 2007 mo ke 
Bangkok juga. 
      
     Hari 2. Minggu, 19 November 2006.
          Bangkok : Suka karena transportasi gampang (by      MRT, BTS, Taksi & 
Tuk-Tuk). 

     Belanja di Chatuchak pagi ampe siang (menjual      segala macam barang & 
hanya buka sabtu minggu). Itu aja belon kelar      semua dikelilingi. Chatuchak 
hanya buka sabtu dan minggu, dari jam 6 pagi      ampe jam 6 sore. Menjual 
segala macam barang, termasuk suvenir murah meriah.      Untuk ke Chatuchak, 
kita bisa naik MRT dan turun di stasiun Chatuchak atau      naik skytrain dan 
turun di BTS Mo Chit. Siangnya makan di MBK (sesuai saran      Mas Ray Indra). 
Terus sempet pulang ke Hostel. Malemnya ke Suan Lum Night      Bazaar, cukup 
naik MRT ampe Lumphini. Deket banget, cuma 2 station dari      hostel-ku di 
Sukhumvit. Enaknya tinggal di Sukhumvit, kemana-mana gampang      karena dekat 
dengan station MRT & BTS. Cuma jalan 5 menit. Nah Suan Lum      Night Bazaar 
buka dari jam 6 sore ampe 12 malam. Tempat keren, bersih, dan      tentu saja 
murah. Ada kaos, suvenir, sepatu, sandal, magnet lucu, aksesoris,      baju 
dll. Kalo laper, bisa makan di kafe-kafe yang ada ditengah
 area.      
      
     Hari 3. Senin, 20 November 2006.
     Bangkok : Keliling Wat-Wat.
     Naik BTS ke Saphan Taksin Station. Terus      naik Chao Praya River 
Cruise, buat naik seharian bayar 100 bath. Pertama,      Turun di Grand Palace, 
250 baht. Dilanjutkan jalan kaki ke Wat Pho, ternyata      lumayan jauh. 
Mending naik cruise lagi. Wat Pho bayar 50 baht. Next, lanjut      ke Wat Arun 
pake perahu lain (karena nyebrang sungai) & bayar 3 baht.      Terakhir ke 
Khaosan Road, pake cruise & nyambung Tuk-Tuk 40 baht untuk      berdua. Khaosan 
cuma bentar, kayak Malioboro. Rame banget. Deket Khaosan gak      ada MRT & BTS 
station, jadi kita pulangnya naik taksi ke Hua Lamphong      Railway Station, 
bayar 50 bath. Terus nyambung pake MRT ke Sukhumvit.      He..he..pengen ngirit 
& cepet.
     Malamnya ke Suan Lum Night Bazaar      lagi...he..he..ampe jam 11 malem 
lho. Tetep...belanja. Di sini ketemu orang      Indonesia lumayan banyak.
      
     Hari 4. Selasa, 21 November 2006.
     Bangkok - Pattaya
     Dari Bangkok ke Pattaya dari      terminal bis Ekkamai, bayarnya 97 baht. 
Dapet bis yang lelet, karena gak      masuk tol & menaikkan serta menurunkan 
penumpang sepanjang jalan.      Abis 3,5 jam. Padahal mestinya cuma 2 jam. 
Sampe di Pattaya, kita ke hostel      naik Songthew, 200 baht karena cuma 
nganterin kita aja. Gila mahal banget,      tapi gak punya pilihan lain. Gak 
kemana-mana karena udah sore &      angkotnya rada susah & mahal. Jadi jalan ke 
night market (yang biasa      aja) & ke pantai. Dan tentu tak lupa Hard Rock 
Hotel Pattaya. Buat      beli souvenir. 
      
     Hari 5. Rabu, 22 November 2006.
     Pattaya - Bangkok - Chiangmai.
     Pagi, kita ngeliat pantai Pattaya. Duduk-duduk      aja di pinggir pantai. 
Acung jempol deh ama taman di pinggir pantainya.      Teratur en bersih. Nyaman 
buat yang ingin olahraga. Banyak yang lari pagi.      
     Kita mau ke Chiangmai pake kereta api. Beli      tiketnya hari kedua tiba 
di Bangkok, dapet tiket duduk (900 bath). Tiket      sleeper-nya udah abis. 
Dari Pattaya ke Bangkok, bisnya tepat waktu 2 jam      & 121 baht. Nunggu di 
Hua Lamphong & nemu sushi halal & murah.      Cuma 69 baht. Counternya khusus, 
deket kursi-kursi nunggu. Ada foodcourt      & beli pake kupon. Kupon bisa beli 
di situ juga. Kereta ke Chiangmai      berangkat sekitar jam 6 sore. Keretanya 
mirip kereta Argo, dapet makan      malam & makan pagi.  
      
     Hari 6. Kamis, 23 November 2006. 
     Chiangmai.
     Nyampe jam 8 pagi. Wow, Chiangmai indah banget      & dingin. Lanjut ke 
Royal Flora Expo yang diadakan dari      November 2006 - Januari 2007. 
Kereeeeeeeeeeeen banget. Taman bunga      & tanaman dari berbagai negara. 
Indonesia juga ada. Top banget, cukup      naik bis gratis dari Chiangmai 
Railway Station ke sana. Gak sempet keliling      Chiangmai night bazaar. Udah 
malem sih. Kota Chiangmai mirip Jogja, tenang      & tidak terburu-buru. Harus 
ke Chiangmai lagi, suatu saat nanti.      
      
     Hari 7. Jumat, 24 November 2006.
     Chiangmai - Singapore.
     Naik Tigerairways 3 jam. Di singapore keliling      kota pake citibuzz. 3 
Jalur dicoba semua, dengan start dari Esplanade. Naik      jalur 1 dari 
Esplanade & turun di Esplanade lagi. Terus Pindah ke jalur      2, begitu 
seterusnya. Oke lho, murah meriah & gak capek. Cukup SGD 6,      untuk seharian.
      
     Hari 8. Sabtu, 25 November 2006.
     Balik ke Jakarta lewat Batam. Tiket ferry Batam      - Singapore PP dibeli 
di Hang Nadim Airport atau langsung di Batam      center, SGD 28.  Dari Batam 
Center naik taksi ke Hang Nadim      Airport, 60 ribu. Kalo rute sebaliknya, 70 
ribu. Taksi dengan tarif resmi,      loketnya ada di pintu keluar. 
      
     Asyik banget deh. Gak semua di dapat, karena      pengen save energi. Coz, 
lumayan gempor. Pasti ada acara balik ke Hostel,      ketika di Bangkok. Biaya 
perjalanan sesuai budget. Yang melenceng belanjanya      he..he..& berat ransel 
nambah 4 kilo. Berat banget. Rada salah strategi,      coz kebanyakan bawa baju 
& beli oleh2 yang berat. Seperti kaos. Next      trip, oleh-oleh cukup 
gantungan kunci ato hiasan HP aja  he..he..
      
      
     Fidi


[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke