Ada pengalaman menarik ketika saya ke Botanic Garden di Singapura
minggu lalu. Sebuah rombongan turis dari negara Asia dalam rombongan
besar, memakai bus wisata berAC dan dengan seorang guide yang
menerangkan tetek bengek dimulai dari pintu gerbang hingga ke Kebun
Anggrek. 

Kami mengamati dengan senyum. Bukan apa-apa, cuma kawan jalan saya
bertanya, "Kenapa ya ke Botanic Garden saja harus dengan guide. Kan
sudah ada peta, leaflet gratis, nama2 bunga anggrekpun diberikan
dengan lengkap". Saya hanya menimpali bahwa tipikal turis Asia
menginginkan guide untuk menjawab pertanyaan yang ada saat itu, dengan
instan. Tugas guide adalah menjawab pertanyaan dan menyelesaikan
masalah jika ada.

Berbeda dengan jalan sendiri. Harus menentukan lewat pintu mana, apa
yang dilihat dsb. Keputusan ditangan kita sendiri, kita yang
mengkontrol apa yang ingin kita lihat. Ada nafsu eksplorasi didalamnya.

Nah backpacking yang dipahami di Indonesia dinilai murah karena
dilakukan berombongan. Yah emang ngg ada bedanya dengan tur kalau mau
dibandingkan. Alasannya simple saja: tipikal kita kemana-mana memang
lebih suka berbarengan. Lebih seru mungkin gitu alasannya. 

Backpacker yang cenderung sendiri  lebih mengeluarkan duit banyak.
Element travel seperti : visa, transport dan hotel jadi sangat mahal.
Dan itu lebih mahal lagi jika tempat yang kita kunjungi minim
informasi seperti Indonesia. Jadi semua trial and error. 

Saya menghitung biaya mengunjungi Bali berlipat jika mengunjungi Laos,
Vietnam atau Serawak. Terlebih jika kawan-kawan di Indonesia yang
mengunjungi tempat terpencil, butuh perahu dan pesawat perintis. Ah ya
memang siapa yang bilang dalam negeri itu selalu murah dan luar negeri
mahal?

Perbandingan menarik: mendaki Cartenzs sama harganya dengan trekking
di Himalaya. Nah loh..


Salam,
Ambar




--- In [email protected], Aris <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
> Untuk destination yang kategory Mass Tourism, ini biayanya sangat
> murah.. umumnya mass tourism menyediakan semua Moda transportasi...
> tentu,  biaya bisa di tekan sampai 75% dari harga travel Agent..
> 
> 

Kirim email ke