Met hari Jumat semua....

1. Buat temen2 yang tertarik ikutan, atau serius pengen ikutan, atau  
siapa aja yang mencoba membuat jalan sendiri saya masukkan data  
tentang rute kereta dari seat61.com dalam bentuk pdf melengkapi  
jadwal kereta China kemaren. Silakan dibuka di :

http://groups.yahoo.com/group/indobackpacker/files/  > dalam folder   
IBP Challenge for Green Travel >  Dunlud : Singapore-Bangkok,  
Vietnam, Cambodia, China  Perhatian : beberapa file agak gede (2.7MB)  
jadi sabar aja. Kalau terpaksa akan saya kirimkan via email dengan  
resiko inbox akan jadi penuh terutama buat yang make email kantoran.

2. Dari perencanaan rute terdapat titik rawan antara Thailand- 
Cambodia yakni dari Bangkok menyeberang Siem Riep. Ada beberapa  
cara : kereta sampai perbatasan Aranyapathet (border di Thai) dan  
naik taksi/van/bus dari Poipet (border Cambodia) ke Siem Riep seperti  
cerita Mas Arief Bidjak. Atau seperti Mbak Yuni dari arah berlawanan  
(sisi Vietnam) yang pesen via Singh Cafe travel. Ada juga yang pake  
van sejak dari Khaosan Rd di Bangkok dan ada juga yang make perahu  
menyusuri Mekong di perbatasan Chau Doc seperti Agustinus Wibowo.

Baca aja cat-per Crossing the Border ini :
Mbak Yuni di
http://groups.yahoo.com/group/indobackpacker/message/9906
Mas Arief  di
http://groups.yahoo.com/group/indobackpacker/message/10051

Sayang Agustinus Wibowo belum nulis jurnalnya ketika nyebrang  
Cambodia (ayuh please ditulis Weng..!)  walau photonya bisa dilihat  
disini http://www.avgustin.net/gallery.php?id=9

3. Untuk perkiraan biaya hingga semalam saya hitung dalam posisi  
longgar (artinya makan kenyang dan tidur nyaman sekelas guesthouse  
serta plesir 3X) adalah USD 835 one way dalam posisi dihitung dari  
Singapura. Lama perjalanan dari Spore-Beijing adalah 11 hari dengan 3  
hari OFF alias break. Post biaya masih bisa berkurang banyak karena  
selalu saya sertakan 10% emergency needs (kena palak, kehabisan  
tiket, sakit butuh berobat de el el). Tidak dihitung biaya beli  
suvenir (he he he....) dan biaya et cetera et cetera...

Untuk pulang ke Indonesia, ada beberapa alternatif. Overland atau  
kereta ke Hongkong (ngg perlu visa) dan naik pesawat balik, atau  
fully overland lagi. Saya masih nyari beberapa alternatif kombinasi  
penerbangan dan overland. Saya sendiri berencana akan melanjutkan  
kereta hingga ke Mongol dan Rusia. Jadi kemungkinan kita pisahan disini.


4. Untuk temen2 IBP adalah informasi terkini tentang lintas border  
ini ? dari catatan rekan2 diatas kebanyakan adalah tahun 2005-2006,  
sedang beberapa sumber online terakhir adalah Januari 2007. Semua  
masih seperti yang diungkapkan diatas. Mungkin ada perkembangan baru?


Salam,
Ambar


  On 28 Jun 2007, at 10:59, Ambar Briastuti wrote:

> Met pagiiii.....
>
> Maaf ngg kekabar. Rasanya klise kalau disebut kesibukan. Tapi  
> begitulah hidup he he he... Ohya untuk updating IBP Challenge hari  
> ini hanya cerita tentang naik kereta di Shanghai-Hangzhou. Walau  
> cuman sehari pp tapi masalah pembelian tiket lumayan ribet.  
> Terutama karena saya enggak bisa bahasa Mandarin. Jadi please kalau  
> ada yang bisa Mandarin akan sangat-sangat membantu. Bisa sih  
> survive tapi akan membutuhkan dua kali effort untuk memahami rute.  
> Saya juga telah mengantongi jadwal kereta di China tapi yang ini  
> tahun lalu 2006.
>
> Juga soal info dari buku. Ternyata jalur SIN-Beijing ini kurang  
> terlalu diminati. Kemungkinan karena biasanya para backpacker  
> adalah melintasi Trans Manchuria dari Moscow-Beijing sedang  
> seterusnya lebih suka langsung ke Bangkok. Nah ini tantangan lagi  
> kan? Jika temen2 ada referensi buku tentang jalur ini akan sangat  
> membantu. Sementara ini saya hanya make dari cat-per seorang yang  
> overland EuroAsia dan buku pinjeman Trans-Siberia Handbook nya Bryn  
> Thomas.
>
> Jalur yang diberitakan putus antara Hanoi-Beijing itu ternyata  
> disebutkan dalam Lonely Planet Trans Siberia  dan belum diupdate.  
> Beberapa buku terbaru dan informasi lapangan menyebutkan rute ini  
> dua kali dalam seminggu. Jadi no problem. Permasalahan mungkin  
> adalah ngepasin hari keberangkatan. Kalau ketinggalan mungkin  
> terpaksa nginep beberapa hari lagi di Hanoi. Saya minta bantuan  
> temen2 untuk scheduling.
>
> Scheduling ini disusun berdasar day 1, 2, 3 dan seterusnya walaupun  
> kita belum menetapkan hari keberangkatan. Terus-terang saya cuman  
> bikin untuk saya sendiri berdasar interest saya terhadap tempat  
> mampir. Kemungkinan sidetrip saya dihitung dari Singapore :
>
> 1. Hat Yai (few hours)
> 2. Bangkok (one days for break)
> 3. Siem Riep (2days)
> 4. HCMC (1day)
> 5. Hanoi (2day)
> 6. Mampir Shanghai atau langsung ke Beijing?
>
>
>

Cerita Ambar
http://ambarbriastuti.blogspot.com
http://www.flickr.com/photos/ambarbriastuti/
Adventures. Backpacking. Photography.





[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke