Ray, Gampangnya gini, di tiap stasiun kereta MRT bisa dipastikan ada foodcourt. Jadi coba ke MRT yang paling populer seperti Orchard, City Hall, Dhoby Ghaut, Bugis, Chinatown, Little India pasti ada warung2 deket2 situ. Kalau nyari yang halal, coba cari konter Nasi Padang. Kalau enggak ada, coba ke konter orang India minta vegetarian food. Nanti dikasih nasi dan sayur kari plus pompodoum. Cumaaaaa....dasar orang sana mulai hidupnya jam 11 siang, jadi jarang banget foodcourt pagi2.
Buffet breakfast muahal. Untuk perorang di hotel sekitar SGD$25. Memang sih se-kenyangnya, tapi kalau saya terbiasa mengawali hari dengan makan ringan. Saya langganannya di Ya Kun Kaya. Makan sepiring roti bakar dengan dua telor plus kopi kental seharga SGD$7. Kalau ada warung dengan judul Kaya Toast dengan suasana seperti pecinan maka disitu tempatnya. Kaya ini maksudnya bukan biar tambah kaya, tapi nama selai di roti bakar itu. Srikaya. Eits...bukan dibuat dari srikaya tapi dari telor dan gula. Cuma hasilnya seperti warna srikaya. Hijau kecoklatan. Kalau fastfood duh saya malah dah jarang ke mak'edonal atau priedciken. Harganya berkisar SGD$5an. Kadar kenyang enggaknya wah boleh dicoba. Salam, Ambar On 4 Oct 2007, at 07:53, Suryatmaning Hany wrote: > > Buffet breakfast cuma disediakan di hotel2. > Coba ditanyakan di hotel terdekat. > Belum pernah merasakan soalnya, hehehhe... > > Pilihan lain adalah makanan siap saji dari Mc Donald [banyak yang > buka 24 > jam] yang cuma sedia pancake dan bagel kalau pagi. > KFC kalau pagi juga tidak sedia ayam, lupa saya apa tepatnya yang > disajikan > kalau pagi. > Burger King, juga bagel2an kalau pagi. > > Lalu pilihan lain lagi adalah Yakun Kaya, warung kopi yang sedia > roti bakar > dengan selai dan telur setengah matang. > Termasuk salah satu favorit jeng Ambar kalau sedang ronda di SG. > [Non-text portions of this message have been removed]
