Kalau boleh saran,

Sebaiknya jangan pernah kita menganjurkan mengikuti diving tanpa harus punya
license .....

Kalau terjadi apa2 dengan yang mengikuti saran kita untuk tidak perlu ikut
ambil license terlebih dahulu, dan kemudian terjadi kerusakan syaraf yang
fatal karena tidak tahu, maka kita yg akan berdosa lho ....

Saya sendiri, juga suka diajak temen2 untuk nggak usah pakai license, tapi
untung saya nggak pernah terbujuk. Setelah saya mendapat license baru saya
berani, dan setelah saya belajar saya nggak kebayang betapa besarnya
resikonya kalau saya nekat diving tanpa mengambil license.

Mengambil license sendiri kalau buat saya ternyata hanya sekedar untuk tahu
apa yang DO dan DON'T dalam diving dan itu kalau setelah kita mengetahui
resikonya, maka mengambil license ternyata menjadi sangat murah ketimbang
resiko yang "pasti" akan terjadi bagi mereka yang tidak mengambil license.
Mungkin sebagian orang yg tdk mengambil license selamat, tapi sebagian lagi
pasti akan mendapat resiko tersebut ....

Contoh pentingnya belajar terlebih dahulu adalah apakah mereka yg tidak
pernah mengambil license tahu bahwa setelah sekian jam diving, dilarang
terbang (no flying) atau pergi ke ketinggian diatas 300 meter dalam 24 jam?
Dengan resiko kalau dilanggar, syaraf punggung atau syaraf lainnya terkena
dampaknya (tertekan bubble yg keluar)? Beberapa teman saya yg diving di Bali
tanpa license baru mengerti kenapa syaraf mereka sakit sekaliii beberapa
lama, akibat sore selesai diving dan langsung terbang ke jakarta setelah
saya kasih tahu penyebabnya ... Untung bisa pulih lagi. Kalau nggak?

Apa lagi di Tulamben kedalamannya bisa nggak tahu bisa sampai beberapa puluh
meter .... rasanya terlalu nekat diving tanpa pengetahuan dasar diving
sebelumnya .....

Kalau saya boleh rekomendasikan, jangan pernah diving sebelum kita tahu DO
dan DON'T dalam diving yang umumnya diperoleh saat mengambil sertifikat
diving ..... Ongkos resikonya jauuuuuh lebih mahal dari pada biaya
license-nya ..... Kecuali kalau divingnya hanya sampai kedalaman 5 meter
saja ya .... Kalau lebih, jangan deh, biaya sakit daerah syaraf nggak ada yg
murah ..... dan bisa mematikan ....!

Ossy'81

2008/5/2 Mighty Bowo <[EMAIL PROTECTED]>:

>   Kalau diving saya lebih senang di daerah Tulamben, selain tidak terlalu
> ramai seperti di selatan bali, disana juga bisa lihat Ship Wreck, gak punya
> license juga gak masalah, kan bisa ikut paket fun dive.
> Untuk operatornya juga banyak disana, bisa ditemui di sepanjang jalan dan
> harganya juga cukup bersaing.
>
> Best Regards
>
> Bowo
>
> ----- Original Message -----
> From: satubiru
> To: [email protected] <indobackpacker%40yahoogroups.com>
> Sent: Friday, May 02, 2008 4:17 PM
> Subject: [indobackpacker] Diving di Bali
>
> halo
> saya brangkat ke bali malem ini
> pinginnya diving
> ada yang bisa rekomen dimana yang worthed dari bagus dan murahnya?
> saya belum punya license dan ini pertama kali saya diving.
> sebelumnya, terimakasih ya!!!
>
> Adhe
>
> 
>


[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke