Sanny, Noeng, deedee, Rossy, Ardi, Indra, Susan, Alex Thanks untuk sharingya. Ada beberapa point yang jadi pemikiran saya :
1. Semua penumpang dijamin tempat duduk. Iyah make Xpress atau enggak ya sami mawon kok. 2. Memilih tempat duduk kan selera hi hi kayak ngebis saja. Bukan 'privileges' kalau di penerbangan murah. Oya teman2 pernah baca tentang Safety di Penerbangan? ternyata posisi tempat duduk itu menentukan. Sarannya sih tidak terlalu jauh dari pintu darurat (baris 2-5 kanan kiri). Tapi sekali lagi tergantung sama jenis dan tipe pesawat yang dipake. Kalau ngebis saya menghindari duduk diatas roda atau paling belakang. 3. Prioritas boarding biasanya untuk anak2 sama orangtua, apakah ini masih berlaku ? Maksudnya prioritas tapi ngga bayar. 4. Tingkat efektifitas express boarding jika yang memakai fasilitas ini dibawah 30%. Lah kalau semua penumpang (paling tidak mencapai 70% atau lebih) make serpis ini ngga efektif dung. Wah ya namanya bukan express lagi he..he..Mending dikasih nomer terutama disaat masa sibuk penerbangan. Biar lebih teratur enggak empet2an kayak mau masuk gerbong kereta pas Lebaran. 5. Tampaknya Airasia mengikuti jejak Ryanair.com (Priority Boarding) dan easyjet.com (Speedy Boarding). Kedua serpis ini lagi diamati karena ternyata banyak komplain termasuk tingkat efektivitasnya. Angka 70% itu dari Trading Standards (artikelnya di http:// tinyurl.com/45jbb6). Eh temen2 ngga komplain kan? Salam, www.ceritaambar.com | Adventures. Backpacking. Photography. [Non-text portions of this message have been removed]
