Pak Ossi,  di trekking panjang emang di sarankan untuk tidak terlalu banyak
minum Air, karena

Ini akan bikin badan malah tambah malas.

Saya sendiri membiasakan diri minum di saat istirahat / break.   

 

Saya perhatikan, dari sekian banyak teman2x saya  yang bawa Kantong Air,
terus minumnya pake nyedot!

Pasti boros air dan jalannya agak lambat di Bandingkan dengan yang bawa
Botol 600ml 

 

Dulu saya pernah bawa Zahra ke Baduy, gendong nya pake jarik.   Resiko
banget..  kalau naik Gunung Gede

Saya rasa Mungkin Banget, karena jalurnya luas dan notabene sangat Mudah.

 

Kalau naik semeru, rasanya tidak mungkin karena Kaki dan Tangan harus
bekerja.

 

Salam

ARIS

 

From: Dandossi Matram [mailto:[EMAIL PROTECTED] 
Sent: Sunday, July 06, 2008 6:00 PM
To: [EMAIL PROTECTED]
Cc: [email protected]
Subject: Re: [indobackpacker] share photo, dan... kayaknya pension nih,
gendong anak..

 

Saya ada cerita kelakuan teman saya (wanita) yg bikin saya geleng2 kepala
..... Naik ke Gunung Gede, gendong ananknya yg berumur sekitar 3 tahun ...
yg bikin saya takjub, gendongnya nggak pakai alat, bener2 digendong pakai
tangan bebas saja ... padahal orangnya kecil mungil tapi tenaganya luar
biasa sekali ....

Dulu waktu masih SMA, saya menemani dia jalan kaki jakarta - bogor .... yg
saya alami, diri saya sdh ampuun2 ... tapi dianya masih segar .... hebatnya
ini wanita, sejak berangkat dari jakarta siang harinya ... sampai besok
paginya nonstop jalan dari jakarta ke bogor tidak minum setetes air pun
...!!! 

Sampai hari ini saya masih bingung metabolisme tubuhnya sama dgn manusia
umumnya atau beda ..... he he he he .... koq sakti sekali .... 

ossy

2008/7/6 Aris <[EMAIL PROTECTED]>:

Ini perjalanan ke 2 saya nyoba ajak bayi naik gunung,
Saya pakai backpack merk Bogie type Kangaroo... kendala di backpack ini,
kalau si anak
Tidur kepalanya lari2x kekiri dan kanan,

Susahnya lagi di backpack ini susah kalau mau Break, kalau saya duduk si
anak jadi mau jatuh.

Beda banget dengan Backpack merk MacPac, tentu ada harga ada kualitas, harga
backpack untuk gendong
Bayi merk macpack kisaran Rp. 2 - 4 juta
Sementara backpack buatan boggie saya beli sektar 250K??? hehe..

Karena kendala itu, kayaknya mesti pension nih, gendong bayi ke puncak
gunung! Belum lagi kalau
Di gunung dinginnya minta ampun.

Saya jadi terharu dengan rekan pendakian saya ke semeru kemarin, dia gendong
bayi usia 2.6 tahun,
Walaupun bayinya udah jerit2x menangis karena kedinginan... si ayah tetap
aja naik terus!

Saya tau ini, ketika kami pergi ke pananjakan, ketika di bayi bule ini di
bawa ke warung yg ada apinya, eehh..
Dia senyum2x dan pengen ke gunung 

Hi, aris..have big smoke in the volcano, we will going there? ... kata di
bayi.

Kalau anak saya ngomong nya " bagus amat yah, kok di gunung ada sabana?"
walaupun dia sangat bosan dengan
Perjalanan panjang pendakian ke Argopuro kemarin.
Cape banget! Karena perjalanan penuh sementara beban nggak pernah berkurang!

Ada yang punya pengalaman gendong bayi ke puncak semeru sebelumnya???
Menurut saya terlalu resiko dengan debu nya.

Photo tengok di 
http://odesya.multiply.com/photos/album/70/Mount_Argopuro_Mountain_Trekking

salam

ARIS
My New Mobile +62811-1875236 CDMA +021 99135840

http://odesya.multiply.com
http://community.webshots.com/user/kunlun_it
"The true mountaineer-climber or hill walker walks softly through the
wilderness striving to leave not the slightest trace in his passage."

"Mountaineering - Freedom of the Hills"

Send instant messages to your online friends http://asia.messenger.yahoo.com


 

 



[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke