Setiap lebaran aku justru pusing, tiket mahal, makanan mahal, hotel 
mahal, tempat pariwisata berjubel... tak bisa dinikmati. Masak aku 
harus setiap tahun bolak-balik ke ortu atau mertua dengan susah payah? 
Masak aku selama hidup hanya tiga kota (ortu-mertua-tempat kerja)saja 
yang dikunjungi? KA full, bis full, pesawat full, jalan-jalan macet, 
apa-apa mahal, inikah berkat Lebaran? Mungkin teman-teman punya ide 
cemerlang tuk menikmati liburan panjang lebaran, mohon saran.

Kirim email ke