Sebelumnya kenalin saya member baru, Syauqi, mo urun opini. Kebetulan saya sekarang sedang belajar di Malaysia. Klo ada yg tanya, alasan ambil di Malaysia adalah cari sekolah yang gratis dan pengalaman baru, titik. :)
Berdasarkan pengalaman saya di Malaysia sini, berkaitan dengan tourism ada satu hal yang bisa kita pelajari dari negara ini, yaitu: Marketing. Banyak kawan saya bilang "kalau ada yg bilang suatu tempat (di Malaysia) itu sangat bagus berarti tempat itu lumayan, kalau ada yang bilang bagus berarti biasa2 saja". Ehm... jangan lihat sebagai menjelek2an, tapi point saya disini adalah bahwa mereka itu punya strategi marketing yang bagus. Salah satu contoh kecil adalah, ketika kita sampai di bandara LCCT Malaysia, disana ada counter tourism yang menyediakan brosur2 tempat wisata di Malaysia. Di Indonesia rasanya belum pernah nemuin. Berikutnya adalah tentang Sepang dengan F1nya. Kalau ditinjau hanya dari keuntungan penyelenggaraan F1, rasanya tidaklah terlalu menguntungkan (di Malaysia harga tiket F1 murah dan penontonnya ga gitu banyak), kalo ga boleh dibilang merugi. Tapi kalo dilihat dari sisi promosi, wah ini langkah yang sangat bagus. Semua orang di dunia, terutama yang suka F1, pasti tau tentang Malaysia. Kalau di Indonesia, sebenarnya kita mampu secara finansial untuk membuat sirkuit untuk F1, tapi yg sering jadi masalah adalah faktor sosialnya. Masih banyak yang berpikiran bahwa bikin sirkuit F1 adalah pemborosan, lebih baik dananya dipake' untuk memberi makan rakyat miskin. Yaa ada benarnya sih pendapat seperti ini. Tapi kalo kita melihat implikasinya secara lebih luas dan jangka panjang, rasanya hal ini merupakan langkah yg cukup strategis. Saya yakin dah banyak sekali temen2 yg punya ide dan yg sudah melakukan promosi untuk negara Indonesia tercinta ini. Itu hal yang sangat positif. Sering terpikir di benak saya, seandainya ada semacam gerakan yang mengajak dan mengkoordinir kita untuk bersama2 melakukan promosi. Tapi sementara ini itu hanya dalam batas pemikiran saja. Eh maaf, rasanya ini dah ga sesuai dengan topik ya. Mungkin klo mau dilanjutkan bisa dibuat thread baru. Thanks moderator, atas kesempatan ceritanya hehe... 2008/9/29 Hendra Saputra <[EMAIL PROTECTED]> > Setuju mas dengan essensi-nya menjadi seorang traveller atau apapun > namanya itu, banyak sekali sesuatu yang baru yang bisa didapat selain > pemandangan, budaya, dll. Tetapi kembali lagi ke obsesi setiap orang dalam > melakukan perjalanan kan beda2, ada yang mencari spot diving & snorkeling > yang bagus, kebudayaan, desa yang sejuk dan lain2nya lagi, nah disini > merupakan hal yang lumrah bila ada perbandingan2, jadi mungkin "judging" > disini mungkin bukanlah perwujudan dari kecemburuan tetapi mungkin lebih > kepada berbagi informasi. Hal ini akan berbeda bagi orang dengan obsesi > traveller/backpacker yang mencari ilmu atau pengalaman, kemanapun melangkah > itulah tujuannya tak perduli dengan bagus atau jeleknya daerah itu, karena > hal yang baru (pengalaman & ilmu) pasti akan di dapat. > > So setuju banget dengan ide2 teman yang ikut promosiin Indonesia, entah itu > saat keluar negeri, bertemu orang asing, via website dan lain2nya. > > Regards, > > Hendra Saputra > Expedition "Menemukan yang hilang" > [Non-text portions of this message have been removed]
