Sekedar nambahin, bisa juga Anda datang di luar jam sibuk (misalnya jam 10-11 
atau 2-4 sore, atau lewat jam 9 malam, lalu melihat bagaimana orang lain 
melakukannya. Atau tanya petugas informasi, atau kalau kebetulan ketemu orang 
Indo. Lebih hoki lagi kalau ada yang cakep lagi nganggur, dan mau nolongin... 
eh siapa tahu mau kenalan ha ha

Jangan waktu jam sibuk yah (kalau ada antrian), soalnya langsung di 
'ck..ck..ck' sama orang yang lagi terburu-buru..

Yang penting diinget, di mana stasiun Anda naik, dan di mana Anda akan turun 
(mirip Busway di Jakarta ya), cocokin dengan peta, lihat harganya. 

Tahap 1 belajar yang satu line (istilah kita "satu rit" saja), seperti dari 
Harbourfront (stasiun MRT pertama saat tiba dari Batam, persis di pelabuhan) ke 
Dhoby Ghaut (ujung timur Orchard Road), atau station Dhoby Ghaut ke Orchard.

Tahap 2 belajar pindah station.
Misalnya dari Harbourfront - Dhoby Ghaut - Orchard. 


BTW kudu belajar MRT di Sing, soalnya cara yang sama juga berlaku di
MRT/Skytrain di mana-mana, seperti HK, Bangkok, Tokyo, Delhi, London, New York. 
Cuma di
Tokyo 13 kali lebih ribet he he sudah namanya susah diinget, harganya juga 
beda2 ada yang swasta ada yang negeri. (PS: JANGAN naik taksi dari Narita Tokyo 
kalau belum "bebas secara finansial"... sekali naik bisa habis 2 - 3 juta 
rupiah!). 
Sedangkan di Sing nama2 tempatnya masih lumayan gampang diinget. 

Cheers,

Indra 





--- On Tue, 11/11/08, Ambar Briastuti <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
From: Ambar Briastuti <[EMAIL PROTECTED]>
Subject: Re: [indobackpacker] ke singapura > pake MRT
To: [email protected]
Date: Tuesday, November 11, 2008, 9:47 AM










    
            Wah padahal naik MRT itu murah sekaligus menyenangkan. Tambahan 
dari  

Dessy, cara paling mudah adalah menuju stasiun MRT terdekat. Langsung  

ke mesin jika pengen beli tiket hari itu aja. Koreksi dikit, uang  

kertas yang dimasukkan mesin ngga musti baru, paling tidak enggak  

basah atau kelipet-lipet. Biasanya jika mesin menolak, uang saya  

rapiin jadi mau tuh.



Cara kedua adalah dengan cashcard (EZ-Link) seperti kartu yang bisa  

diisi ulang. Enakan sih beli ini kalau sering jalan ke Singapura atau  

tinggal beberapa hari. Lumayan hemat, dari Changi Airport ke Bugis  

kalau pake taksi bisa SGD$12an (belum ERP-nya), tapi pake MRT bisa  

cuma SGD$1.60. Keuntungan pake EZ-Link adalah bisa dipake untuk bis  

dan taksi juga. Cara belinya, datengin aja tiket di stasiun trus  

minta kertu untuk turis. Harganya SGD$15 (termasuk $3 deposit  nilai  

$7 untuk tiket sedang $5 biaya kartu ngga bisa refund ).



Silakan dibaca/liat kartunya di http://en.wikipedia .org/wiki/ EZ-Link

Untuk ngecek berapa tarip pake MRT dilihat disini http:// 

www.smrt.com. sg/trains/ fares.asp

Kalau bingung stasiunnya, lihat di peta MRT : http://www.smrt. com.sg/ 

trains/network_ map.asp



Salam,



Ambar Briastuti

www.ceritaambar. com | ym : ambar_briastuti | Adventures. Backpacking.  

Photography.



On 10 Nov 2008, at 17:58, imelda lie wrote:



> Dear...

>

> Sebenarnya saya sudah 2x ke singapore.setiap mau pergi jalan2 saya  

> selalu menggunakan taksi karena selain praktis dan lebih cepat  

> adalah karena saya tidak tahu cara untuk naik MRT...

> bisa tolong di bantu bagaimana caranya?mulai dr cara beli tiket dsb...

>

> Terima kasih ya...n maaf agak gaptek..hehehe

>

>

> 



[Non-text portions of this message have been removed]




      

    
    
        
         
        
        








        


        
        

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke