sahabat,  
Ketika semangat Ibrahim mulai luntur dalam jiwa-jiwa kita, ketika 
keikhlasan menjadi oase di hati pejuang sejati, akankah pengorbanan 
masih menjadi sebuah kebutuhan? 
"Met Idul Adha yaa."

Idul Adha mestinya menjadi momen untuk membasahi kalbu kita dengan 
semangat gagah berani yang dipancarkan Ibrahim. Satu semangat dan 
keberanian untuk berkorban demi menegakkan kalimat Allah.!!!
 
Semangat yang menggerakkan para pejuang Islam untuk bertarung dan 
membisikkan Islam menjadi angin yang mengharu-biru dunia....

Apakah kita benar-benar berkorban ketika Lebaran kian digerus maknanya 
menjadi sebuah ritual yang nihil makna..????
Ketika semangat Ismail menjadi cerita heroik yang hanya bisa 
dituturkan sebagai dongeng pengantar tidur bagi anak kecil, Bahwa dulu 
pernah ada "Ismail si gagah berani"............ 


Kirim email ke